Cantiknya Silence The Whispered World 2 Juga Dinikmati PlayStation 4

Silence-The-Whispered-World

Mesin gamenya Sony ini sepertinya memang tidak bisa lepas dari image game indie. Mayoritas game indie berkualitas dipastikan masuk perpustakaan PlayStation 4, bahkan yang sebelumnya kami pikir juga akan eksklusif Xbox One. Seperti game adventure point-and-click Silence The Whispered World 2, yang juga dipastikan mendapatkan versi PS4-nya, selain PC Windows dan Max OS X, serta Xbox One, yang terakhir diumumkan Oktober lalu.

Silence-The-Whispered-2

Game adventure dengan gameplay point-and-click biasanya memang dirilis untuk desktop. Seperti The Whispered World yang memang eksis di PC Windows dan Mac OS X. Game fantasi yang keseluruhan grafisnya digambarkan secara hand-drawn dan dianimasikan tersebut dirilis 2010 lalu, dan rencananya sekuelnya yang berjudul Silence The Whispered World 2 akan dirilis akhir tahun 2015 ini (meleset dari jadwal rilis awalnya akhir Desember 2014 lalu). Game tersebut pertama kali dikonfirmasikan Desember 2013 lalu, dan juga sama direncanakan hanya akan eksis di desktop. Namun ternyata karena kemiripan hardware PC dengan konsol generasi delapan, bukan hal yang sulit bagi developer mem-port-nya ke konsol [baca: PlayStation 4 vs Xbox One, Mana Yang Lebih Baik Untuk Gamer?].

Silence-The-Whispered-1

Game point-and-click tersebut kembali mengajak kalian bertualang di dunia mimpi Silentia. Developer-nya yang berasal dari Jerman, Daedalic Entertainment serta publishernya Deep Silver menyebutkan jika kalian bakal kembali ke dunia mirip mimpi Silentia, dan kini bukan mengendalikan badut muda, melainkan anak bernama Noah — bocah yang terbangun dari koma di akhir game pertama, kini sudah tumbuh menjadi pemuda berusia 16 tahun — dalam perjalanannya menemukan adiknya, Renie. Karena sekuel langsung, banyak wajah dari game sebelumnya akan kembali. Gamepaly-nya masih sama, point-and-click, dengan lingkungan mirip mimpi serta atmosfer yang menggambarkan keadaan semasa perang.

Silence-The-Whispered-3

Versi konsol Xbox One dan PS4-nya bisa jadi bakal dirilis bersamaan dengan PC-nya, meskipun belum ditentukan kapan tanggal rilisnya. Hal itu dikarenakan memang dari awal Silence The Whispered World 2 sudah menjadi game yang dikembangkan multi-platform, namun dengan kontrol yang disesuaikan untuk konsol. Developer menilai konsol now-gen menjadi platform yang ideal bagi pengembangan game indie, karena itulah mereka memutuskan memberikan port-nya untuk konsol.

Silence-The-Whispered-Wor-4

Seperti prekuelnya, game adventure ini menggunakan obyek dan karakter 3D di atas linkungan yang juga 3D, namun developer menproyeksikan artwork 2D yang digambar tangan di atas semua perpaduan obyek 3D tersebut, sehingga menghasilkan visual yang cantik. Kalian bertugas menjelajahi lingkungan, mendengarkan dialog dan berkomunikasi dengan karakter lainnya untuk memecahkan puzzle melalui tangan Noah dan adik perempuannya, Renie yang berusia 6 tahun. Puzzle selalu dibuat logis, mudah dipahami, dan dengan petunjuk pemecahannya berada di area yang sama. Mereka masing-masing memiliki ability yang berbeda.

Silence-The-Whispered-Wor-2

Selain itu, selama permainan. Mereka juga memiliki sahabat karib, seekor ulat bernama Spot, yang sepertinya juga memegang peranan penting. Dia bisa berubah menjadi berbagai wujud, yang kemudian membantu selama memecahkan puzzle, selain juga bisa menjelajahi lingkungan dengan caranya dan reaksinya sendiri, sesuai dengan wujud yang saat itu dia pakai.

Silence-The-Whispered-Wor-1 Silence-The-Whispered-Wor-5 Silence-The-Whispered-Wor-6 Silence-The-Whispered-Wor-3


SHARE
Previous articleBaru Satu Minggu Kampanye, Elventales: A Path Foreseen Berhasil Tembus Steam Greenlight!
Next articleThe Witcher 3 Wild Hunt Puaskan Dengan 100 Jam Permainan dan Dunia Seluas Skyrim
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.