Jokowi Lantik Ayah Sherina Munaf Jadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif

Bulan Oktober tahun lalu, Presiden Jokowi mengumumkan susunan Kabinet Kerja, yang berisi berisi 34 menteri. [baca: Yuk Kerja! Inilah Harapan Industri Game Kepada Kabinet Kerja Presiden Jokowi]

Publik agak tercengang dengan langkah kuda Presiden Jokowi yang menghilangkan Kementrian Ekonomi Kreatif. Padahal saat kampanye pada pilpres lalu, Jokowi dan Jusuf Kalla sempat berjanji akan menggerakkan sektor ekonomi kreatif. Ide ini bahkan menggerakkan kalangan pegiat seni untuk membantu Jokowi-JK memenangkan pilpres melalui berbagai karya kreatif, salah satunya adalah lewat game. [baca: Jokowi Go! Kampanye Kreatif dari Generasi Optimis Berhasil Tembus Top Rank Google Play Store]

Namun seperti yang pernah kami tulis sebelumnya, Presiden Jokowi memang menyiapkan badan khusus untuk menangani Ekonomi Kreatif ini. Bidang ekonomi kreatif memang dipisahkan dengan Kementerian Pariwisata. Bidang ekonomi kreatif ini nantinya akan diurusi oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEK). [baca: Akankah Masa Depan Industri Game Indonesia Berada di Tangan Lembaga Ini?]

kepalaBEK
Triawan Munaf

Kemarin (Senin, 26 Januari 2015), Presiden Jokowi melantik musisi Triawan Munaf sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Pelantikan digelar di Istana Negara, dan dihadiri sejumlah pejabat negara, serta menteri Kabinet Kerja.

Bagi yang kurang familiar dengan namanya, Triawan adalah mantan personel grup band Giant Step, yang beraliran progresif rock asal kota Bandung pada tahun 1970-an. Setelah keluar dari grup band, ia menekuni profesi sebagai pengusaha di bidang periklanan. Namanya juga disebut-sebut sebagai pembuat logo banteng moncong putih, yang tak lain adalah logo PDI Perjuangan.

Masih belum familiar? Kebetulan, Triawan juga ayah dari penyanyi kondang, Sherina Munaf, yang juga salah satu pengguna Twitter terpopuler di Indonesia (peringkat dua, setelah Agnez Mo).

sherina
Ini lho Sherina Munaf…

Kabarnya BEK ini nantinya akan dipimpin 10 hingga 12 direktur, yang mewakili masing-masing subsektor Ekonomi Kreatif. Direktur Badan Ekonomi Kreatif ini akan diisi oleh figur-figur yang berlatar belakang musisi, film, fashion, animasi, dan tentu saja game.

Saya berharap Triawan Munaf segera melakukan gebrakan nyata dan melanjutkan obor yang telah dinyalakan oleh Menparekraf sebelumnya, Mari Elka Pangestu, yang telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Ekonomi Kreatif Indonesia tahun lalu. [baca: Era Kreatif Sudah Didepan Mata, Terima Kasih Bu Mari Elka Pangestu]

Sebelumnya , CEO Duniaku Network, ditunjuk menjadi ketua tim RPJP Ekonomi Kreatif, subsektor Permainan Interaktif, yang disusun dalam buku berjudul Ekonomi Kreatif: Kekuatan Baru Indonesia Menuju 2025. [baca: Di Buku Inilah Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia Dirancang]


SHARE
Previous articleParodi Naruto Bikinan Indonesia Ini Ngakak Abis!
Next articleGregetnya 48 Jam Membuat Game dalam GGJ 2015 Jogjakarta
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.