5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Dragon’s Dogma Online!

Dragon's Dogma Online

Sudah hampir tiga tahun berlalu sejak Dragon’s Dogma pertama kali dirilis Capcom pada tahun 2012 silam. Pasca merilis Dark Arisen tahun 2013, Capcom pun tidak mengkonfirmasikan apa-apa terkait dengan sekuel dari game ini. Namun di akhir Januari ini, Capcom memberikan kejutan dengan mengumumkan kelanjutan Dragon’s Dogma. Bukan sekuel, melainkan sebuah game online free to play yang diberi nama dengan Dragon’s Dogma Online yang dikembangkan bersama dengan Sony Computer Entertainment!

Game ini masih dikembangkan oleh beberapa anggota tim yang sama dengan pengembang Dragon’s Dogma dulu, termasuk sang produser eksekutif Hiroyushi Kobayashi. Game ini rencananya akan dirilis tahun ini juga untuk PS3, PS4, dan PC. Awalnya Capcom ingin membuat game ini menjadi sebuah game online dengan sistem langganan setiap bulan. Namun akhirnya, mereka memutuskan game ini menjadi free to play dengan opsi item premium untuk memberikan lebih banyak gamer memainkan game ini.

Scan majalah Famitsu tentang Dragon's Dogma Online
Scan majalah Famitsu tentang Dragon’s Dogma Online

Sayang, Capcom belum merilis banyak screenshot ataupun trailer untuk menunjukkan gameplay game ini. Namun melalui majalah Famitsu, Capcom pun memberikan banyak detail mengenai game ini. Berikut ini adalah lima hal yang harus kamu tahu tentang game ini.


1

Bisa Main Sendiri, Bisa Juga Bareng-bareng


Dalam game ini, kamu akan berperan sebagai seorang Awakened di sebuah pulau bernama Lestaria. Kamu harus membentuk sebuah party yang terdiri dari empat pemain. Jika kamu tidak mau bermain bersama tiga orang lain, maka kamu bisa bermain secara solo dan tiga orang pemain lain yang ada dalam party-mu akan digantikan oleh AI.

Selain itu, game ini juga memiliki beberapa fitur standar khas game MMO seperti chatting, lobby yang bisa menampung maksimal hingga 100 pemain dan juga fitur Quick Matching untuk menemukan pemain lain yang pas untuk party-mu. Kamu bisa membentuk party di dalam Lobby.


2

Sistem Pertarungan Mirip Dragon's Dogma


duniaku-dragonsdogmaonlinescan-4

Sistem pertarungan dalam game ini akan mirip dengan Dragon’s Dogma, dimana kamu akan berhadapan dengan monster-monster raksasa dalam sebuah pertarungan yang sinematik. Bukan hal yang mengherankan, karena tim pengembang sendiri mengungkapkan bahwa ide dasar dari pembuatan game ini adalah karena mereka ingin membawa Dragon’s Dogma agar bisa dimainkan secara online.

Diluar sistem pertarungan yang mirip Dragon’s Dogma, Capcom menjanjikan game ini akan menjadi sebuah game dengan kisah yang benar-benar baru, tidak ada koneksi dengan Dragon’s Dogma maupun Dark Arisen.


3

Sistem Job yang Dinamis


Karaktermu di dalam game bisa memilih satu dari empat job yang sudah dikonfirmasikan, antara lain Fighter, Hunter, Priest dan Shield Sage. Kamu bisa berganti-ganti job kapanpun kamu suka lho! Menarik bukan?


4

Character Creation yang Lebih Detail


Capcom juga menjanjikan bahwa sistem pembuatan karakter dalam game ini merupakan versi upgrade dari Dragon’s Dogma. Banyak detail dan bagian tubuh baru yang bisa kamu kustomisasi dalam game ini nantinya. Selain itu, mekanisme Crafting untuk membuat armor, senjata dan item-item lain juga akan kembali dalam game ini.


5

Dunia Open World yang Luas


Dragon's Dogma Online

Game ini menyajikan sebuah dunia open world yang luas. Jika kamu nanti melihat dunia open world yang luas di awal permainan, maka itu belum seberapa, karena Capcom menjanjikan update berkala untuk semakin memperbesar dunia tersebut!

Dunia yang semakin membesar ini juga akan membuat misi-misi yang kamu jalankan semakin kompleks. Sehingga Capcom menjanjikan di masa yang akan datang mereka akan memperbesar ukuran party maksimal menjadi delapan orang untuk menyelesaikan misi-misi yang lebih besar.

[Sumber: Gematsu/PCGamer]


SHARE
Previous articleHsssss…. Reptile Siap Meracuni Mortal Kombat X!
Next articleMereka Telah Kembali, Naruto Live Action Buatan Fans!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.