Tongsis, Dari Tidak Berguna, Hingga Semua Punya

tongsis (3)

Siapa sih yang hare gene gak pernah selfie? Tongkat narsis atau tongsis adalah sebuah fenomena yang baru-baru ini populer di dunia. Semenjak budaya selfie menjadi lumrah, keberadaan alat batu untuk mengambil foto diri sendiri ini pun menjadi alat yang ngetrend pada masa kini. Tapi bagaimana awal tongsis ditemukan? Bagaimana kemunculan dan pengembangan tongsis hingga menjadi populer pada saat ini? Apa saja cerita di balik popularitas tongsis? Berikut adalah “sejarah” tongsis yang menarik dan mungkin belum kamu ketahui!


SELFIE STICK SI TONGKAT NARSIS


Tongkat narsis atau tongsis adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk selfie dari jarak jauh. Tongsis merupakan alat berupa tongkat yang dapat dipanjangkan, dengan di ujung tongkat terdapat tempat untuk meletakkan telepon selular atau perangkat portabel lainnya. Alat ini merupakan modifikasi dari kaki-satu (monopod).

Alat ini muncul karena selaras dengan munculnya budaya selfie. Swafoto atau foto narsisis (selfie) adalah jenis foto potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakankamera digital atau telepon kamera. Foto narsisis sering dikaitkan dengan narsisisme, terutama dalam jejaring sosial.

tongsis (1)

Saking populernya budaya selfie, pada tahun 2013, kata selfie secara resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary versi daring. Dan pada bulan November 2013, Oxford Dictionary menobatkan kata ini sebagai Word of the Year tahun 2013, Menurut Oxford, kata ini berasal dari Australia.

Kadangkala, mengambil selfie tidak cijup dengan jangkauan tangan, terutama jika ingin mengambil gambar yang lebih luas, atau mengambil selfie kelompok (dikenal dengan istilah wefie). Nah, karena kebutuhan inilah tongsis pun mulai dikembangkan. Pengembangannya akan kita bahas nanti, namun penulis akan mengungkapkan fenomena menarik pada awal kemunculan tongsis ini.

tongsis (9)


TONGSIS PADA AWALNYA TIDAK BERGUNA DAN KONYOL


Siapa penemu pertama tongsis memang simpang siur. Namun keberadaan awal tongsis bisa mengacu pada catatan sejarah berikut ini.

Pada tahun 1995, tongsis terlihat di negara Jepang. Hanya saja tongsis ini bukan merupakan alat yang ngetrend seperti sekarang ini, namun justru tongsis tercatat sebagai penemuan tidak berguna. Kok bisa?

 tongsis (11)

Jepang seperti yang kita ketahui, selain merupakan negara maju, juga suka membuat penemuan-penemuan aneh. Penemuan aneh ini biasanya karena dianggap merupakan penemuan yang tidak diperlukan pada generasi saat itu. Untuk di Jepang sendiri, penemuan aneh tidak berguna ini disebut sebagai “chindōgu”, dan dalam kala tertentu, buku tentang chindōgu ini juga terbit dalam buku Useless Invention.

tongsis (12)

kalau diperhatikan, ada kabel-kabel untuk timer yang penulis rasa cukup ribet untuk masa itu.

Nah, uniknya, tongsis justru masuk dalam buku 101 Japan Un-Useless Invention pada tahun 1995! Pada penjabarannya, stik kamera ini berguna bagi orang yang suka jalan-jalan baik sendiri maupun berpasangan dan ingin mengabadikan momen secara mandiri. Bisa kita lihat, fungsi tongsis di buku ini tidak jauh beda dengan fenomena tongsis masa kini.

Hanya saja, saat itu kamera belum ada yang otomatis maupun digital. Kamera-kamera analog perlu mengambil fokus gambar terlebih dahulu, dan sistem timer saat itu tidaklah praktis. Ini menjadi salah satu penyebab bahwa tongsis dianggap useless, karena setidaknya saat itu tongsis ini masih dianggap ribet. Sehingga tongsis pun tercatat dalam buku 101 Japan Un-Useless Invention.

Pada circa 2011, tongsis mulai muncul di Amerika Serikat. Hanya saja, saat itu penggunaan tongsis masih dianggap konyol. Jika kamu rajin browsing, banyak meme dan guyonan menyindir tongsis ini. Biasanya tongsis saat itu dianggap sebagai “forever alone” selfie.

tongsis (6)

ini postingan 9gag yang cukup lama, sekitar tahun 2012-an

Tapi jika kamu ingin mengetahui runtutan penemuan tongsis dengan lebih detil, bisa lanjut bacaan ini ke halaman selanjutnya.

1
2

SHARE
Previous articleNGAKAK! Begini Jadinya Jika Lagu Champions League diberi Lirik Bahasa Indonesia
Next articleInilah Kenapa Trilogi The Hobbit Lebih Buruk Dibanding The Lord of the Rings
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.