Season Pass Dying Light Ini Hanya Untuk Kalian yang Hobi Membantai Zombie

Dying-Light-1

Zombie sebenarnya sudah sering diceritakan di banyak media. Dan dari semua judul komik, film, hingga game bertemakan zombie, makhkuk undead tersebut selalu kalah. Namun di mata Techland, developer game yang sepertinya sudah identik dengan tema kiamat zombie (melalui Dead Island), zombie bisa terus dieksploitasi, bahkan kini mereka menciptakan zombie jenis baru yang mahir melakukan gerakan parkour melalui Dying Light. Game action-adventure survival horror ini sudah dirilis untuk PC Windows, PlayStation 4 dan Xbox One 27 Januari 2015 lalu.

Dying Light – Launch Trailer

Season Pass Dying Light Ini Hanya Untuk Kalian yang Hobi Membantai Zombie

Dari developer spesialis game zombie, apa yang kalian harapkan kalau juga bukan pembantaian zombie?

Abaikan

Dan seperti game Techland sebelumnya, mereka sudah menjanjikan memberikan DLC pasca gamenya dirilis, yang bisa dibeli satuan, atau langsung melalui Season Pass yang dipatok dengan harga US $19.99, atau sekitar Rp. 250 ribu. Season Pass ini tersedia untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC, serta memasukkan misi yang tidak disertakan dalam game retailnya, senjata baru, kostum dan juga gameplay yang berbeda. Berikut detail isi dari DLC dan Season Pass tersebut, serta kapan ketiga paket unduhan tersebut dirilis.

Baca: Dying Light Beri Kalian Kesempatan Menjadi Zombie yang Anti Matahari

Konten pertama Season Pass Dying Light sudah tersedia mulai hari ini. Berjudul “Cuisine & Cargo,” menawarkan dua misi baru, dimana kalian perlu menyelidiki bangunan yang terkunci dalam beberapa hari pertama pasca menyebarnya wabah zombie. Kalian diajak menjelajahi koridor bangunan yang sebelumnya menjadi restoran terkenal di Harran, serta misi kedua kalian bakal mengandalkan kemampuan stealth serta combat untuk menggeledak area bongkar muat di sebuah jalur kereta api yang sudah ditinggalkan.

Dying-Light-5

Kemudian DLC kedua, “Ultimate Survivor Bundle,” bakal dirilis Maret 2015 mendatang, yang memberi kalian pemegang tiket Season Pass tujuh item melalui blueprint, yang bisa membantu selama memburu para zombie di kota Harran yang dikarantina dari dunia luar.

Dying-Light-6

Dan DLC ketiga akan dirilis Mei 2015 mendatang, disebut “The Bozak Horde,” berisi peta dan juga gameplay yang baru, bisa dimainkan entah itu secara single-player dan co-op. Peta tersebut berlokasi di Harran Stadium, serta bakal menguji kalian melawan gelombang serangan para Infected (sebutan untuk zombie dalam game ini) yang tiada henti, serta makin kuat, seiring kalian melawan musuh baru, seorang psikopat bernama Bozak.

Dying-Light-3

Selain detial Season Pass tersebut, pekan lalu Techland juga mengundang para gamer untuk mengembangkan perlengkapan modding Dying Light. Sepertinya Techland memahami hal ini (pengalaman dari Call of Juarez 2 dan Dead Island), dan dengan dukungan gamer, mereka bisa mudah menentukan apa mod yang paling diminati, sekaligus juga memperpanjang secara otomatis usia game ini karena mod-nya yang terus berkembang. Apalagi game ini dari awal juga dikonsep sebagai sebuah sandbox dengan dunia open world, yang dengan mudah dirubah kontennya melalui modding. Kalian yang memainkan game ini bisa memberikan saran langsung melalui discussion board resminya di sini.

Dying-Light-4

Dalam Dying Light, kalian mengendalikan karakter bernama Kyle Crane, yang dikirim untuk menyusup ke wilayah yang dikarantina, yaitu kota Harran. Kota dimana wabah zombie terjadi tersebut diasingkan oleh negara lainnya, karena mereka tidak berani membantu mengatasi masalah yang dialaminya. Di tengah kota tersebut juga terjadi pertikaian dua kelompok politik antara Ministry of Defense Harran dan organisasi kemanusiaan swasta, Global Relief Effort.

Your first week in Harran

Season Pass Dying Light Ini Hanya Untuk Kalian yang Hobi Membantai Zombie

Dari developer spesialis game zombie, apa yang kalian harapkan kalau juga bukan pembantaian zombie?

Abaikan

Sepanjang permainan karaktermu berupaya mengumpulkan persediaan makanan dan senjata rakitan untuk bertahan hidup, sambil bertahan dari serangan zombie. Walaupun kelihatannya konsepnya sama seperti Dead Island, namun karena di tengah gameplay-nya disisipkan gerakan-gerakan freerunning ala parkour, sehingga akhirnya banyak yang menyebutnya sebagai perpaduan dari Dead Island dan Mirror’s Edge, game action adventure dari EA Digital Illusions CE yang terfokus pada aksi karakter yang menggunakan gerakan parkour – aktivitas berpindah tempat dengan efisien dan cepat.

Dying-Light-2

Apa yang juga kami sukai dari game ini adalah penerapan konsep multipayer yang mulai banyak dipakai banyak game lainnya akhir-akhir ini, mode PvP 4 vs 1 (yang paling banyak dibicarakan saat ini, mode 4 vs 1 tersebut menjadi mode utama dalam Evolve). Disebut mode zombie “Be the Zombie,” yang merubah karakter menjadi zombie dalam satu-satunya mode PvP online dalam game ini. Melalui mode tersebut, kalian mengendalikan zombie untuk meneror sekelompok pemain lain yang bermain secara koperatip, lengkap dengan teriakan menyeramkan makhluk undead tersebut. Lihat trailer di bawah untuk lebih jelasnya:

Night Hunter Evolved

Season Pass Dying Light Ini Hanya Untuk Kalian yang Hobi Membantai Zombie

Dari developer spesialis game zombie, apa yang kalian harapkan kalau juga bukan pembantaian zombie?

Abaikan


SHARE
Previous articleShooter Klasik Era 80-an Bangkit Sebagai Game Open-World Asteroids Outpost
Next articleBahkan Sekolah dan Rumah Sakit Pun Tidak Aman Dari Jebakannya Deception IV Another Princess
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.