Square Enix Tawarkan Tiga IP Klasik Eidos Kepada Para Developer Indie!

Eidos IP - Fear Effect

Kilas balik satu hingga dua dekade lalu, Eidos dikenal pernah menelurkan berbagai Intelectual Property (IP) besar. Sebut saja tiga diantaranya adalah Fear Effect, Gex dan Anachronox. Memang sudah sangat lama sekali tiga IP ini tidak memiliki game baru. Namun sebentar lagi, sepertinya tiga IP tersebut bakal memiliki game baru. Bukan dari developer besar, melainkan Square Enix menawarkan ketiga IP tersebut untuk digarap oleh developer indie sebagai bagian dari program Square Enix Collective!

Program ini digelar untuk merayakan keberhasilan Goetia dalam menembus target di Kickstarter. Goetia sendiri adalah game ketiga dari Square Enix Collective yang berhasil menembus target di Kickstarter. Tiga IP klasik Eidos ini merupakan permulaan, dan nantinya akan lebih banyak IP lagi dari Eidos yang akan ditawarkan kepada developer indie melalui Square Enix Collective ini.

Eidos IP - GEX

“Saya sangat antusias untuk menunggu tim mana yang bisa melanjutkan IP Eidos seperti Gex, Fear Effect atau Anachronox,” ungkap Phil Elliott, Project Lead dari Collective seperti dikutip dari pernyataan resminya. “Kami akan memonitor respon yang masuk dengan baik sebelum memutuskan IP mana yang akan mengikuti ketiganya nanti,” lanjutnya.

Developer yang tertarik untuk mengembangkan salah satu dari tiga IP Eidos tersebut bisa mendaftarkannya ke Square Enix Collective. Setelah itu, konsep yang kamu daftarkan nantinya akan ditampilkan di platform Collective untuk mendapatkan respon dan dukungan dari komunitas selama 28 hari. Setelah mendapatkan tanggapan positif dari komunitas, maka developer bisa melanjutkan konsep tersebut ke jalur crowdfunding, baik melalui IndieGogo ataupun melalui Kickstarter dengan bantuan internal dari Square Enix.

Collective sendiri terbukti sudah berhasil membantu beberapa proyek dalam menembus pendanaan di Kickstarter. Sebelum game point and click Goetia, ada beberapa game yang sudah lebih dulu sukses seperti Black the Fall dan Moon Hunters. Collective juga menjadi tujuan Ferryman, salah satu studio yang terdiri dari gabungan developer Asia Tenggara (termasuk Indonesia) lewat game-nya, Belial: Art of the Devil. Meskipun mendapatkan feedback yang positif dari komunitas, game ini masih juga belum memulai kampanye crowdfunding-nya.

Belial: Art of the Devil, Proyek Kolaborasi Indonesia-ASEAN Bernuansa Castlevania!

Dengan dukungan Square Enix Collective, siap menggebrak mobile dan PC!
Baca Juga

Dengan adanya program ini, sepertinya dalam beberapa tahun mendatang kita akan mendapatkan game baru dari IP-IP lawan Eidos. Bagaimana, ada yang tertarik untuk menghidupkan kembali Fear Effect, Gex atau Anachronox?

[Sumber: Square Enix Collective]


SHARE
Previous articlePresiden? Di Internet, Barack Obama Adalah Seorang Wibu!
Next articleSistem Baru Disgaea 5 Membuat Karakter Bertubuh Chubby Menjadi Tidak Menarik
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.