Main Game Dapat Uang? Bisa, Bahkan Jadi Miliarder di Usia Muda!

Gamer sejati justru mampu dapatkan uang dari game, bukan menghabiskannya. Begini lho caranya jadi miliarder dengan main game!

Main Game Dapat Uang

Jika melihat napak tilas satu hingga dua dekade yang lalu, game masih dijadikan sebuah media hiburan semata saja. Untuk itulah mengapa kita yang lahir di era 80 atau 90-an, orang tua kita kerap membatasi jam permainan video game yang kita miliki, baik dari konsol maupun PC. Dari sejumlah penelitian yang dilakukan di Indonesia, video game mampu menjadi “candu” untuk anak-anak yang bisa membuat mereka untuk malas belajar. Jika diteruskan akibat buruknya mereka akan malas melakukan kegiatan selain bermain game. Ujung-ujungnya mereka akan malas bekerja dan masa depan mereka juga ikut suram.


CONTINUE READING BELOW

Main Game Bisa Sukses Dunia Akhirat

Inilah Alasan Kenapa Main Game Bisa Bikin Kamu Sukses Dunia Akhirat, Gamer Pacar Idaman, Gamer Smart Inovatif, Mario Teguh Gamer


Namun jaman kini telah berubah. Di negara-negara lain, game sudah menjadi sebuah “pekerjaan” mereka, main game dapat uang. Yap, mereka disebut sebagai profesional gamer (gamer yang mampu menghasilkan uang dari hasil kinerja mereka dibidang game). Tentu saja yang mereka kerjakan adalah bermain game. Sistem pekerjaan para gamer kini dianggap seperti atilt olah raga tertentu. Hal ini disebabkan, game yang mereka mainkan tidak hanya dinikmati oleh mereka sendiri, tetapi juga dinikmati oleh orang lain yang juga. Bukankah hal ini mirip dengan para atlit sepak bola, basket, badminton, atau jenis olah raga permainan lainnya? Karena kemiripannya inilah pekerjaan mereka diberi nama electronic sport (disingkat e-Sport). Dan main game dapat uang bisa dicapai jika kalian menggeluti bidang tersebut.

Main Game Dapat Uang

Sekarang kita bahas, apa sebenarnya keuntungan e-Sport bagi para gamer. E-Sport sendiri merupakan sebuah pertandingan kompetisi yang menampilkan game-game populer dikalangan gamer tentunya. Biasanya game-game yang ditampilkan adalah game berbasis satu kelompok yang bertanding dengan kelompok lainnya. Sudah ada banyak game multiplayer yang dijadikan e-Sport, beberapa diantaranya adalah Star Craft II, League of Legend, dan yang paling ramai hingga saat ini adalah Dota 2.


CONTINUE READING BELOW

Serunya Pertandingan E-Sports

Salah satu fokus utama dalam Indonesia Game Show 2013 kemarin adalah pertandingan E-sports untuk mencari wakil Indonesia di ajang internasional. Seperti apa serunya dan siapa yang akhirnya keluar menjadi pemenang? Simak liputannya di dalam!


Setiap pertandingan selalu memberikan hadiah bagi pemenangnya. Tak main-main, dalam suatu pertandingan e-sport, jumlah hadiah yang disediakan selalu meningkat tahun ke tahun. Jika dulu SCII menyediakan 250.000 USD (lebih dari 3 milyar rupiah) sebagai hadiah totalnya, pada tahun 2011 lalu Dota 2 the International menyediakan total hadiah 1.600.000 USD (sekitar 20 milyar rupiah coy). Pada saat itu angka 1,6 juta USD memang sudah sangat besar sekali (apalagi juara 1-nya sendiri mendapat 1 juta USD), dan kini turnamen Dota 2 yang akan diadakan pada tahun 2015 ini menyediakan total hadiah lebih menarik lagim yaitu lebih dari 10,9 juta USD (sikitar 125 milyar Rupiah)!! Rekor selama ini juga dipegang oleh Dota 2 pada tahun 2014 lalu, dengan total hadiah 10.931.103 USD.

Main game dapat uang? Bisa jika kalian benar-benar menguasai game tersebut, dan menjadi pemenang pertandingan e-Sport!


CONTINUE READING BELOW

Misi Memajukan e-Sport Indonesia

Indonesia e-Sport Association (IeSPA) dibentuk dengan tujuan untuk memajukan prestasi atlet e-Sport Indonesia. Bagaimana caranya? Kali ini Duniaku mewawancarai Ketua Umum dari IeSPA, Eddy Lim untuk mencari tahu jawabannya!


Lanjut ke halaman 2… 

TENTANG PENULIS
Naburo

Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.