R.I.P Mr. Spock – Leonard Nimoy Telah Tutup Usia

Leonard Nimoy - Spock

Dunia pop culture telah kehilangan salah satu ikonnya. Leonard Nimoy, yang terkenal memerankan karakter Spock dari serial Star Trek, telah wafat di usia yang ke-83 di rumahnya. Beliau sempat dilarikan ke rumah sakit di awal minggu ini karena sakit di dadanya. Nimoy wafat karena penyakit paru-paru akut. Seperti disebutkan di New York Times, penyakit ini disinyalir adalah karena kebiasaannya merokok di masa muda. Walau beliau sudah berhenti sejak tiga dekade lalu, efeknya ternyata dapat mempengaruhi beliau di masa tuanya.

Beliau pun tampaknya telah memahami kalau waktunya telah hampir tiba. Awal pekan ini beliau menuliskan pesan ini via akun Twitter-nya.

Tak dapat dipungkiri, dalam karir beliau yang panjang, Leonard Nimoy paling diingat sebagai karakter Spock dari Star Trek. Tak heran, selain kemampuannya untuk menjiwai peran, Nimoy berhasil menyuntikkan berbagai hal ke dalam karakternya. Leonard Nimoy lah yang menggagaskan salam Vulcan yang khas itu, seperti yang dijelaskan di artikel ini. Beliau pula yang menggagaskan Vulcan nerve pinch, serangan ke leher yang dapat membuat korbannya kehilangan kesadaran. Karenanya, tak berlebihan bila Leonard Nimoy mendasari seluruh ras Vulcan, yang hingga kini masih sangat dikenal oleh para fans sci-fi.

Keberadaan Nimoy di dalam franchise Star Trek bahkan begitu kuat hingga saat J.J. Abrams me-reboot Star Trek tahun 2009 lalu, Leonard Nimoy tetap dimunculkan sebagai Spock yang lebih tua. Bahkan William Shatner sebagai Kapten Kirk pun tidak mendapat keistimewaan tersebut. (Walau memang, salah satu penyebab lain adalah karena Kirk versi Shatner seharusnya sudah mati).

Leonard Nimoy - Spock 3

Selain berkiprah di dunia akting, Leonard Nimoy juga adalah seorang penulis. Selain dua buku otobiografinya, yakni I Am Not Spock dan I Am Spock, beliau juga telah menciptakan sejumlah buku puisi seperti You and I, Warmed By Love, dan Will I Think of You. Catatan lengkap beliau sebagai penulis, serta informasi lebih dalam untuk masing-masing buku, dapat kamu lihat di profil beliau di Goodreads.

Selain menulis, beliau juga berkiprah dalam dunia pengisi suara. Beliau pernah mengisi suara karakternya sendiri di Star Trek: The Animated Series, mengisi suara karakter Leonard Nimoy yang muncul di The Simpsons, narrator di Civilization V, hingga menjadi pengisi suara Xehanort di Kingdom Hearts Birth By Sleep dan Dream Drop Distance.

Melalui karakternya, Leonard Nimoy telah menjadi seorang ikon, yang kematiannya disambut dengan duka oleh begitu banyak orang. Dengan artikel ini pun Duniaku ingin menyampaikan R.I.P. Mr. Leonard Nimoy, terima kasih atas segala upaya yang telah Anda curahkan untuk memuaskan fans selama ini.


SHARE
Previous articleStory Mode Mortal Kombat X Ungkapkan 7 Hal Menarik!
Next articleBundel Dying Light Seharga Rp 5 Miliar Ini Bisa Bikin Kamu Selamat dari Kiamat Zombie!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.