Final Fantasy XV atau Film Dokumenter Alam Liar? Square Enix PHP Kita Lagi!

Final-Fantasy-XV-20

Final Fantasy XV menjadi salah satu game yang paling ditunggu gamer. Game ini pun juga yang paling menyibukkan Square Enix nyaris satu dekade ini sejak tahun 2006, sampai membuat mereka harus menerima dicap sebagai developer PHP, karena tidak juga memberi kepastian kapan game ini bakal dirilis.

Final-Fantasy-XV-2

Namun Square Enix memberi kepastian dengan merilis demo playable game ini, Final FantasyXV Episode Duscae, bersamaan dengan dirilisnya game remake HD Final Fantasy Type-0 HD, yang bakal hadir untuk PlayStation 4 dan Xbox One pada 17 Maret 2015 mendatang di Amerika Utara dan 20 Maret 2015 di Eropa. Namun mengingat FinalFantasy XV sendiri juga dirilis untuk platform yang sama, setidaknya kalian yang mungkin sudah memainkan Final Fantasy Type-0 tidak merasa rugi berebut mendapatkan kopian pertamanya yang berisi demo terbatas tersebut. Oh ya, kalian bisa juga membeli versi digitalnya, yang juga memiliki bonus demo Episode Duscae, hanya saja dibatasi pembeliannya dalam kurun waktu dua bulan setelah Final Fantasy Type-0 HD dirilis. Versi digital tersebut harganya di Jepang 6,100 yen, sekitar Rp. 660 ribuan.

Semua yang Perlu Diketahui Dari Gameplay-nya

Final Fantasy XV Ceritanya Epic Banget! Pangeran Ganteng yang Jatuh Miskin! Final Fantasy XV Gameplay, Final Fantasy XV Trailer, Final Fantasy XV Characters
Baca Juga

Final-Fantasy-XV-3

Square Enix sudah menunjukkan banyak hal mengenai isi dari demo Final Fantasy XV Episode Duscae melalui live stream bertajuk Active Time Report Page 4.0 Walkthrough Special akhir pekan lalu, yang menampilkan demo tersebut dimainkan oleh para petinggi developernya. Melalui live stream Final Fantasy XV Episode Duscae, kami mendapatkan kejelasan bagaimana sistem dasar game ini, mekanis, kontrolnya, dan banyak lagi yang perlu diketahui sebelum kalian melompat masuk ke daratan Duscae yang menjadi setting-nya. 

Final-Fantasy-XV-1

Berlanjut kemarin, Square Enix merilis dua video Final Fantasy XV yang kembali menunjukkan apa yang bakal kalian temukan selama memainkan Epsiode Duscae. Bukan, kalian tidak melihat lebih banyak adegan Noctis dan teman-teman prianya selama berlarian di atas daratan Duscae, karena kali ini yang diangkat adalah dungeon dan kehidupan liar di yang bakal kalian temui selama demo.

Final Fantasy XV Final Fantasy Terbaik
Ada area gua yang bisa dimasuki selama demo. Bukanya tempat yang aman, monster yang takut cahaya matahari seperti Goblin justru ngetem di sini…

Video dungeon menunjukkan seperti apa gelapnya dungeon gua dimana Noctis dan teman-temannya bertarung melawan sekelompok Goblin. Kemudian video wildlife yang disebut “World of Wonder,” ditampilkan layaknya video dokumenter National Geographic, dimana kalian bakal melihat dekat makhluk seperti chocobo, monster, dan lainnya yang akan ditemui selama memainkan Final Fantasy XV Episode Duscae.

Ada Apa Antara Hajime Tabata dan Tetsuya Nomura?

Kilas Balik Satu Dekade Final Fantasy XV ungkapkan masalah yang menyelimuti proses pengembangan Final Fantasy terbaru yang berlangsung mulai tahun 2006.
Baca Juga
Final Fantasy XV Final Fantasy Terbaik
Bakal ada beberapa side mission selama demo, dan kalian harus mencarinya di area Duscae yang luas…

Kami juga mendapatkan informasi baru sehubungan luas setting Duscae dalam demo kali ini dari live stream Active Time Report yang digelar kemarin. Ternyata menurut sang sutradara Hajime Tabata, wilayah Duscae dalam demo hanya satu bagian dari keseluruhan wilayah Duscae yang jauh lebih besar. Di sana ada beberapa area perkotaan, sekaligus juga reruntuhan kuno yang bisa kalian jelajahi dalam game finalnya nanti.

Lanjut ke halaman 2…. untuk mengetahui bagaimana cara Square Enix PHP kita lagi!

1
2

SHARE
Previous articleBegini Seharusnya Live Action Dragon Ball Z Dibuat! (Video)
Next articleDragon’s Dogma Online Perlihatkan Megahnya Tempat Nongkrong Kalian
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.