Nokia N1, Tanda-tanda Kembaran iPad mini Bakal Keluar Tiongkok?

Nokia-N1-3

November 2015 lalu, Nokia mengkonfirmasikan tablet pertama mereka, Nokia N1 yang menjalankan Android 5.0 Lollipop. Saat itu langsung membuat dunia terkejut, karena seperti kita ketahui Nokia sudah diakuisisi oleh Microsoft. Namun sebelum label Nokia sepenuhnya menghilang dari smartphone Lumia mereka, yang dimulai dengan Microsoft Lumia 535, kenyataan sepertinya berkata lain. Nokia memberi salam perpisahan dengan beberapa Lumia terbaiknya, seperti Lumia 930, dan dual-SIM Lumia 630 serta Lumia 730 yang sangat affordable karena dengan harga yang murah dan sudah menjalankan Windows 8.1 (dengan beberapa fitur barunya begitu mirip Android, bahkan Lumia 730 juga dipastikan mendapatkan Windows Phone 10). Selain itu, Nokia yang masih memiliki hak atas teknologi networking, serta juga aplikasi pemetaan mereka, akhirnya memutuskan membuka akses peta HERE juga ke semua Android, aplikasi peta offline yang selama ini paling dibanggakan smartphone Nokia dan Windows Phone.

Nokia Resmi Menjadi Milik Microsoft

Proses transaksi akuisisi Microsoft atas Nokia segera terselesaikan. Kabar terakhir, Microsoft akan sepenuhnya menyelesaikannya 25 April 2014 besok. Saat itu juga nama Nokia akan berubah menjadi Microsoft Mobile.
Baca Juga

Kembali pada Nokia N1, seharusnya tablet tersebut hanya eksis di Tiongkok saja. Namun selama MWC 2015, Nokia N1 muncul dipamerkan di sana. Tidak ada penjelasan apakah Nokia N1 bakal dijual di wilayah lain. Namun karena kemiripannya dengan Apple iPad mini, kami memaklumi ada banyak pertimbangan ketika mereka ingin memasarkannya ke wilayah lain.

Microsoft Lumia 535

Lumpia pertama rasa Microsoft....
Baca Juga

Nokia-N1-1

Wajar jika tablet ini memiliki banyak kemiripan dengan iPad mini. Nokia memang mendesain Nokia N1, hanya saja mereka melinsensikan produksinya kepada Foxconn, vendor Tiongkok yang sudah dikenal karena membuat beberapa gadget-nya Apple. Dan untuk Nokia N1, Foxconn mengambil banyak referensi dari tablet-nya Apple, terutama iPad mini.

 

Mulai casing perpaduan bahan metal dan lapisan kaca di layar, proful yang tipis dan ringan (hanya 389 gram dan ketebalan 6.9mm), serta layar 7.9-inchi dengan resolusi 2048×1536-pixel aspect ratio 4:3 seperti iPad mini. Konfigurasi yang sangat pas untuk sebuah tablet Android, yang mirip iPad mini, namun secara spesifikasi jauh lebih unggul.

Nokia-N1-2

Nokia N1 menggunakan antar muka besutan mereka sendiri, Nokia Z Launcher, yang diklaim membuat pengoperasiannya sederhana, dengan cara penggunanya opsi mencorat-coret langsung di layar menggunakan jari untuk menemukan aplikasi yang dimulai dengan huruf depan yang ditulis pada layar. antar muka tersebut beradaptasi dengan bagaimana kalian menggunakannya. Bukanya menampilkan daftar aplikasi yang sudah terinstall, di sini kalian dapatkan kotak 4×3 pada homescreen yang merubah isi aplikasinya bergantung pada keadaan saat itu, seperti waktu. Dengan menyapukan jari ke kanan, kalian bisa melihat semua aplikasi yang ter-install.

Nokia-N1-3

Nokia yang paham perkembangan OS Android, langsung memilih chipset Intel yang teknologinya sudah 64-bit dengan prosesor quad-core, sehingga bisa menjalankan Android 5.0 Lollipop dengan baik. Nokia N1 juga menjanjikan build yang kokoh. Untuk mencapainya, Nokia memilih casing unibody aluminum yang tetap membuatnya ringan sekaligus kuat. Diagonal layarnya 7.9-inchi, penempatannya menganut proses zero air gap untuk meminimalkan celah dari lapisan terluar dan layarnya, sehingga tetap didapatkan dimensi yang tipis. Resolusi layarnya pun bukan main, 1536 x 2047-pixel!

Detail lainnya, layar dari material IPS tersebut dilapisi juga dengan perlindungan Corning Gorilla glass 3 serta pencahayaannya menggunakan penerangan LED. Oh ya, karena memang ingin masuk di segmen yang sama seperti iPad mini (dan juga Nexus 9), Nokia pun memilih aspect ratio 4:3 untuk tablet Android pertamanya ini.

Nokia-N1-6'

Lebih jauh mengenai chipsetnya, yang digunakan di sini Intel Atom Z3580, dan empat core prosesornya beroperasi maksimal pada clock speed 2.3GHz. Mendukung prosesornya, ada memory 2 GB LPDDR3 RAM yang memiliki kecepatan 800 MHz, serta GPU  PowerVR G6430. Mesin tersebut di atas kertas sudah termasuk yang terkuat saat ini, dan pantas disandingkan dengan monster lain seperti Snapdragon 8xx terbaru, atau Exynos 5 Octa-nya Samsung.

Output audionya diserahkan pada sepasang speaker stereo yang masing-masing kekuatannya 0.5W, tingkat sensitifitas 90dB, yang mampu mencapai kurang dari 10% harmonic distortion. Kedua speaker diposisikan di sisi bawah tablet, sehingga kalian akan tetap bisa mendengar suaranya meskipun tablet ini diletakkan dalam posisi layar menghadap ke atas. Tepat di tengah speaker tersebut kalian dapati port MicroUSB Type-C yang reversible, dimana kabelnya bisa diposisikan bolak-balik, tidak kuatir salah posisi ketika mau menancapkan kabel ke port tersebut. Nokia N1 ini pun menjadi perangkat Android pertama yang menerapkan teknologi yang memang tergolong baru ini.

Nokia-N1-7

Lebih lanjut, di sisi eksternal, dimensi Nokia N1 adalah tinggi 200.7mm x lebar 138.6mm x dan ketebalan 6.9mm. Casing aluminium pada panel depan dan belakangnya memberi kontribusi ketipisan tablet ini, termasuk juga membuatnya ringan, hanya 318 gram beratnya (keseluruhan penampilannya mengingatkan kami pada iPhone pertama, yang diperbesar tentunya). Sektor fotografi diserahkan pada kamera utama 8-megapixel di sisi belakang, yang mampu melakukan fokus otomatis, serta dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 5-megapixel dengan fokus tetap. Sisa spesifikasinya, ada internal storage 32GB, baterai lithium polymer 5300-mAh. WiFi, Bluetooth 4.0, dan OS Android 5.0.

Nokia menjualnya pertama kali di Tiongkok awal 2015 ini, dengan pilihan warna Lava Grey dan Natural Aluminum. Harganya? Tenang, jauh dari kesan premium sebuah iPad mini… hanya US $249, atau sekitar Rp. 3 juta saja. Itu harga untuk versi WiFi saja, karena memang sejauh ini belum ada kabar versi GSM 3G / 4G LTE-nya. Sayangnya, sejauh ini belum ada kepastian apakah Nokia N1 ini juga bakal dijual di luar Tiongkok. Namun demo yang mereka bawa selama MWC 2015 menyertakan layanan Google, tidak seperti yang di Tiongkok, dimana Google Service di-block di sana. Apakah itu pertanda bakal dijual di wilayah lainnya?

Nokia at GSMA Mobile World Congress 2015

Nokia N1, Tanda-tanda Kembaran iPad mini Bakal Keluar Tiongkok?

Tablet pertama Nokia menjadi tablet yang paling banyak dinanti...

Abaikan

Nokia N1 in action

Nokia N1, Tanda-tanda Kembaran iPad mini Bakal Keluar Tiongkok?

Tablet pertama Nokia menjadi tablet yang paling banyak dinanti...

Abaikan

Sumber: Nokia


SHARE
Previous articleTutorial Arena of Atlantis, Update Besar dari Atlantica Online!
Next articleMaxis, Developer dari SimCity dan The Sims ini Ditutup EA
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.