Fansub Ternyata Bisnis yang Cukup Menguntungkan

fansub

Bagi kalian yang rajin nonton anime, tokusatsu, drama, dan movie tentunya tidak asing lagi dengan istilah Fansub Team. Sekelompok fans yang secara sukarela meluangkan waktunya untuk subbing demi kebahagiaan fans lainnya. Tidak hanya video, saat ini juga banyak fansub team yang mengerjakan terjemahan light novel, manga, atau bahkan game. Sukarela? Ada baiknya kita tidak memukul rata untuk soal ini. Terlepas dari legal tidaknya kegiatan fansubbing, aksi oknum dalam fansub team ini jelas illegal. Sebelum membahas lebih lanjut perlu saya katakan bahwa saya tidak ada masalah dengan fansub team manapun, saya sendiri juga pernah terlibat dalam beberapa fansub team dan hanya membagikan cerita ini sebagai pembelajaran.

Dark_Sage, salah seorang reviewer aktif untuk fansub-fansub anime melalui blognya crymore membeberkan bagaimana oknum-oknum dalam sebuah fansub team menyalahgunakan donasi yang diberikan oleh para fans. Donasi memang hal yang umum dalam dunia fansubbing, terutama para fansub team yang menggunakan bahasa Inggris sebagai format bahasa subtitle mereka. Tidak sedikit yang bertanya “Kenapa sih fansub team mengajukan donasi?” “Kan hanya butuh PC standar dan Aegisub buat ngesub?” “Butuh bayaran? Paling cuman edit dari fansub resmi, effortnya juga dikit…” Oke, kita bongkar perlahan yah…

JOBDESC FANSUB TEAM

Dalam fansub yang dikerjakan oleh sebuah team akan ada beberapa tugas yang terpisah yaitu:

  1. Project Leader: Mengkoordinasikan seluruh anggota team agar kualitas dan kecepatan rilis terjaga dengan baik. Bagian ini biasanya dirangkap oleh Editor/Quality Checker
  2. Translator: Mentranslasi dialog sesuai bahasa tujuan
  3. Timer: Menghitung waktu agar tiap tulisan yang muncul sesuai dengan dialog. Jika ada karaoke mereka juga melakukan penghitungan waktu tiap kata.
  4. Typesetting/Karaoke FX: Melakukan penataan tulisan, penggunaan font, hingga memberikan efek karaoke jika dibutuhkan.
  5. Editor/QC: Melakukan pemeriksaan terakhir apakah seluruh tugas diatas sesuai dengan yang diharapkan sebelum masuk proses encoding. Untuk itu bagian ini harus menguasai ketiga jobdesc diatas.
  6. Encoder: Menyatukan softsub (yang masih berformat .ass) dengan video mentah sehingga menjadi video hardsub. Bagian ini jugalah yang akan mengupload hasil video yang telah selesai disubbing ke internet
fansub
Interface Aegisub yang digunakan untuk Translating, Timing, Typesetting dan Editing

Pembagian tugas diatas adalah yang umum, bisa saja satu team memiliki pembagian tugas yang berbeda. Untuk transator dan typesetter tidak jarang terdapat lebih dari satu orang yang mengerjakannya. Cukup rumit bukan?Karena itu ada baiknya jika ada fansub yang telat kalian tidak serta merta mencemooh mereka karena fansubbing bukanlah pekerjaan yang sepele. Ya walaupun tidak sedikit fansub “curang” yang hanya melakukan editing terhadap hasil kerja fansub lain terutama untuk translasi dan timing dan hanya menambahkan typeset agar lebih menarik.

Berarti fansub team harus memiliki translator yang mahir bahasa Jepang, dong? Tidak! Sejak muncul website stream seperti crunchyroll yang menayangkan anime-anime terbaru lengkap dengan subtitle bahasa Inggris, banyak fansub team yang bermodalkan editan dari website ini untuk karya mereka. Bahkan ada yang hanya mengambil dari website ini dan merilisnya, seperti yang dilakukan oleh HorribleSubs. Walaupun tahun lalu mereka menyatakan bahwa mereka juga fansub team. Ya jika kalian percaya pada pernyataan team ini, itu hak kalian.

fansub
Kalau memang gitu kok subtitlenya sama dengan crunchyroll yah?

Hal ini juga dilakukan oleh fansub team dalam negeri. Mereka akan mengedit hasil fansub team yang masih berbahasa Inggris dan mengubahnya dalam format bahasa Indonesia dan mengubah typesetting-nya (ada juga yang bahkan tidak mengubah typesetting-nya).

Sejauh pengalaman saya saat terlibat dalam fansubbing maka fansub team variety TV-show, drama dan tokusatsu mungkin adalah team yang benar-benar bekerja, karena kedua genre ini masih belum memiliki webstream resmi sehingga mau tidak mau semua proses dikerjakan dari nol. Kalaupun ada subtitle variesty show, drama atau tokusatsu yang ditemukan subtitle tersebut masih dalam bahasa Jepang.

DONASI BUAT APA?

Ada beberapa hal umum yang sering dijadikan alasan, seperti:

  1. Semakin cepat koneksi uploader semakin cepat file tersebar. Koneksi cepat asalnya dari mana? Uang.
  2. Encoding video dengan kualitas baik dan waktu yang singkat jelas butuh PC yang baik. PC bagus butuh? Uang.
  3. DVD/BD anime harganya juga lumayan loh. Biar ada rilisan DVD/BDRip berarti butuh? Uang.
fansub
Tuh, harganya bisa sampe segitu!

Ada juga beberapa alasan lain yg mungkin istilah ini jarang kalian dengar jika kalian menikmati hasil fansub dalam negeri.

Jika para fansub team dalam negeri hanya menggunakan filehosting ataupun videostream umum untuk membagikan hasil karyanya, maka jika kalian melihat website-website milik fansub team luar mereka tidak hanya membagian hasil kerja mereka melalui filehosting umum ataupun torrent namun juga menggunakan XDCC dan seedbox. Apa itu XDCC? Secara singkat ini adalah salah satu fitur dari IRClient (sebuah aplikasi chat client yang telah digunakan sejak 90an) dimana kita bisa mengunggah file kita ke server bot IRC sehingga kita memiliki personal cloud storage. Hal yang sama juga terjadi untuk seedbox. Dimana yang akan melakukan seeding (proses uploading melalui tracker torrent) adalah sebuah bot server, sehingga uploader tidak harus selalu menyalakan PC untuk seeding. Nah, tentunya ada dana yang harus dikeluarkan jika kita ingin menyewa server ini. Harga XDCC server sendiri berkisar $5-$20/bulan sedangkan seedbox lebih mahal lagi sekitar $20-$80/bulan. Harga ini menyesuaikan kapasitas transfer dan kapasitas traffic data.

Ya untuk menjalankan sebuah “bisnis” fansub memang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Walaupun tentu saja semua barang diatas nantinya akan menjadi inventaris “pribadi” anggota fansub team. Melihat alasa diatas tidak heran banyak orang yang rela mendonasikan sebagian uang mereka. Sebagian team membiarkan kolom donasinya tetap terbuka sehingga setiap orang dapat mendonasikan uangnya kapanpun walaupun ada juga yang hanya membuka kolom donasi sekali waktu saat dibutuhkan.

SEMUA DONASI MURNI UNTUK FANSUB?

Yah, jelas itu yang diharapkan para donator. Kalaupun ada barang inventaris yang digunakan secara pribadi anggap saja itu balasan terima kasih karena bersedia meluangkan waktunya untuk subbing. Awalnya banyak team menggunakan paypal untuk mengumpulkan donasinya. Namun, sepertinya paypal mulai sadar bahwa kegiatan fansubbing sudah menyentuh ranah illegal karena membagikan video yang memiliki hak cipta walaupun telah melalui proses editing, sehingga mereka menutup dan menyita uang hasil donasi tersebut. Kemudian munculah gratipay, sebuah situs yang mengkhususkan diri pada jasa “crowdfunding” dimana setiap orang dapat mendonasikan dananya untuk orang/golongan lain. Walaupun beberapa orang mencoba mengingatkan gratipay bahwa dana ini untuk keperluan ilegal, sepertinya mereka tidak peduli. Tapi fakta mengejukan bocor.

<BardicheAssault> Also the first jimmy wales donation drive was spent on madoka trip 
to nyc and I want to do something similar for axpo
<&herkz> wow that sounds really useful
<&herkz> oh wait
<&herkz> not at all
<&herkz> what the fuck
<&duplex> lmao
<&duplex> holy fuck
<&airfoil> fansubbing, everyone
<&herkz> why the hell would you spend donation money on that
<BardicheAssault> I paid for food and hotel for like 6 people
<BardicheAssault> Why not
<&duplex> what the fuck
<&airfoil> as a contributing member to this group i demand to be allowed to use 
donations for frivolous and expensive person expenditures
<BardicheAssault> Sure I'll pay for your hotel and food if you come to axpo
<BardicheAssault> If we do make enough money
<&airfoil> out of the donation tin you mean?
<BardicheAssault> Yes

Chatlog diatas adalah milik staff commiesubs di IRChannel mereka. Dan tertulis jelas bahwa ada beberapa oknum yang menyalah gunakan uang hasil donasi untuk kesenangan mereka sendiri. Tidak sampai disitu saja beberapa orang juga mencurigai salah satu torrent tracker anime terbesar juga membuat kesepakatan dengan beberapa fansub team sehingga hasil karya mereka mendapatkan rekomendasi lebih di tracker tersebut. Kalian jelas bertanya berapa dana yang dapat dikumpulkan oleh sebuah team dari donasi?

fansub

fansub
Itu baru seminggu lho…

Itu baru dari satu tempat, bayangkan jika sebuah team membuka donasi melalui beberapa tempat lainnya? Belum lagi targetnya $1000/minggu alias lebih dari 10 juta rupiah! Ya memang bukan jaminan setiap team mampu mengumpulkan dana yang sama. Namun saya sendiri hampir tidak pernah menemukan fansub team yang membuka donasi dan melaporkan pemasukan dan pengeluaran mereka secara transparan. 
Saya tidak melarang kalian melakukan donasi, toh itu hak kalian. Namun ada baiknya kalian tidak menutup mata terhadap segala macam bentuk donasi yang tidak transparan.

Sumber: Crymore


SHARE
Previous article9 Perusahaan dan 3 Materi Siap Ramaikan Game Networking Jakarta 2015!
Next articleJoel Kinnaman Menggantikan Tom Hardy Di Suicide Squad
Penggemar semi maniak lagu-lagu Jepang dengan vokalis cewek, terutama yang pegang gitar. Masih sibuk menata hidup demi kelancaran ngepulin racun kuping langsung dari negeri sakura. Baginya ada batas jelas antara musisi dan idol yang gak bisa dilanggar