Onechanbara Z2 Chaos Keluar Jepang Dengan Paket “Pisang Terbelah”

Onechanbara-Z2-Chaos-1

Kalian yang menunggu aksi “kakak perempuan” melalui Onechanbara Z2 Chaos di luar Jepang, tidak perlu menunggu terlalu lama, karena kemarin XSEED Games mengkonfirmasikan mereka akan memasarkan game tersebut untuk PlayStation 4 di Amerika Utara dan Eropa. Berikut trailer untuk versi translasinya:

Onechanbara Z2: Chaos – Announcement Trailer

Onechanbara Z2 Chaos Keluar Jepang Dengan Paket “Pisang Terbelah”

Kini kalian gak cuma mainin kakak perempuan, tapi juga memahami setiap kata-katanya...

Abaikan

Di Amerika Utara, game tesebut bakal dirilis pertengahan tahun ini dalam format digital dan juga retail yang disediakan terbatas melalui edisi “Banana Split,” dengan bonus soundtrack CD, softcover art book dengan art book dari game ini, prekuelnya yang hanya dirilis di Jepang, serta kode untuk mengunduh kostum ‘Strawberries & Bananas’. Kostum premium, tapi simple banget bentuknya. Lihat saja melalui tautan di bawah seperti apa bonus kostum tersebut.

Kakak Perempuan Kita Ini Kostumnya Makin Minim Saja!

Tubuhnya hanya ditutupin pisang dan strawberry, lho!
Baca Juga

Onechanbara-Z2-Chaos-6

Sedangkan untuk versi Eropanya, NIS America yang bertindak sebagai penerbit, serta bakal muncuk akhir tahun mendatang dalam pilihan retail dan juga digital.

Awalnya serial OneeChanbara mungkin tidak begitu terkenal. Game action adventure dengan sedikit bumbu horor yang dikembangkan Tamsoft untuk D3 Publisher ini sekadar dirilis sebagai bagian serial Simple 2000 untuk PlayStation 2, yang kemudian juga merambah dalam bentuk port ke Xbox 360, Wii, PSP, PS3, PS4 dan bahkan ponsel.

Onechanbara-Z2-Chaos-7

Judul game ini sendiri mengacu pada istilah bahasa Jepang, onee-chan atau kakak perempuan (atau wanita yang lebih dewasa), ditambah dengan kata chanbara, yang artinya pertarungan dengan pedang. Dan memang yang benar “OneeChanbara”. Namun karena seringnya pengejaan dan pengucapan yang salah sebagai “Onechanbara,” karena judul versi Inggrisnya mengacu pada ejaan simplified, maka untuk game terbarunya pun baik versi Jepangnya langsung menggunakan nama Onechanbara.

Onechanbara-Z2-Chaos-9

Sejak seri pertamanya, OneeChanbara mengajukan gameplay “hack-and-slash”, melibatkan kalian mengendalikan Aya, gadis cowgirl dengan kostum setengah telanjang, yang juga identik dengan hiasan syal serta senjata katana. Dengan kostum yang begitu minim, kalian akan susah payah mengalihkan perhatian dari Aya yang memang menggoda dengan pakaiannya, sembari dihadapkan dengan segerombolan zombie, dan bahkan makhluk dengan wujud yang mengerikan.

Seperti seri sebelumnya, kali ini kalian tetap mendapat pilihan yang yang sama. Aya dan adik perempuannya, Saki, serta Kagura dengan adik perempuannya juga, yang bernama Saaya. Keduanya merupakan vampire (terlihat dari warna bola matanya), dan pertama kali dikenalkan dalam Onechanbara Z / Bikini Samurai Squad 2 untuk Xbox 360 tahun 2012 lalu. Menariknya, baik Aya dan Kagura sama-sama berkostum minim, sedangkan adik mereka jauh lebih sopan. Setiap karakter memailiki senjata dan ability khusus, serta kalian bisa bergantian mengendalikan mereka secara tag team selama melancarkan serangan, hingga memungkinkan melakukan combo bersamaan.

Onechanbara-Z2-Chaos-8

Dalam seri terbaru ini, selain campaign utama, kalian juga bisa bermain dalam Mission Mode, yang menawarkan tantangan khusus untuk diselesaikan. Selama bermain kalian bisa membuka Yellow Orbs, yang kemudian bisa ditukar dengan kostum baru, yang bisa membantu karakter tetap meraih posisi tertinggi di tengah online leaderboard. Oh ya, untuk versi translasi ini, kalian bisa menikmati permainan dengan voice acting Jepang, atau, untuk pertama kalinya di tengah serial ini, juga tersedia pilihan suara karakter dalam bahasa Inggris.

Onechanbara-Z2-Chaos-10

 


SHARE
Previous articleSantai Sejenak di Cutie Cats Cafe, Kafe Kucing Pertama di Indonesia!
Next articleKostum Ninja Seksi Kembali Terkoyak Dalam Senran Kagura 2 Deep Crimson
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.