Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Kumpulan video lucu Hishe ini berawal dari keisengan. Kini channel YouTube How It Should Have Ended sudah memiliki jutaan penggemar.

Video Hishe How It Should Have Ended

Di era Smart TV seperti sekarang ini, siaran TV lokal (maupun TV berlangganan) bukanlah satu-satunya sumber tayangan di layar kaya. Ada YouTube, yang sudah menjadi aplikasi wajib Smart TV. Hal ini pula yang mendorong berbagai channel YouTube berlomba-lomba membuat video kreatif, sehingga makin banyak ditonton.

Salah satu channel YouTube favorit saya adalah How It Should Have Ended, yang dibuat oleh Hishe. Berisi animasi-animasi pendek seputar parodi superhero, ending-ending alternatif dari sebuah film, juga tanggapan seputar berbagai hal yang sedang trending. Hishe meramu video-video ini dengan cerdas. Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya bisa didapatkan dengan menonton episode video lucu ini.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How It Should Have Ended berawal ketika Daniel Baxter dan Tommy Watson mulai membahas ending alternatif untuk film-film yang mereka saksikan. Di tahun 2005, karya animasi pertama mereka How Matrix Revolutions Should Have Ended rampung dan mulai tayang di YouTube. Bulan Juli 2005 website How It Should Have Ended diluncurkan.

Begini Seharusnya Trailer Avengers: Age of Ultron Dibuat!

Kamu tak akan menyangka apa yang ada di dalam kepala Ultron!
Baca Juga

Berikut beberapa video Hishe yang populer:

How The Matrix Should Have Ended

Ini adalah debut video lucu Hishe. Meski kualitasnya masih acak-acakan, namun kita bisa melihat ide-ide kreatif yang ingin mereka sampaikan.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Lord of The Rings Should Have Ended

Video lucu ini menunjukkan kalau Gandalf ternyata lupa opsi yang paling sederhana untuk menghancurkan The One Ring.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Transformers: Revenge of the Fallen Should Have Ended

Ketika film Transformers masih dianggap keren oleh banyak orang, Hishe malah menunjukkan begitu banyak plot hole di dalamnya.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

Avatar – How It Should Have Ended

Avatar adalah film yang menakjubkan, namun video lucu Hishe kali ini menunjukkan kalau Jake Sully LUPA untuk seluruh alasan dia berada di sana, alasan dia menjadi Avatar!

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Inception Should Have Ended

Beginilah kisruhnya memimpin tim dalam sebuah misi di dalam mimpi.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How 300 Should Have Ended

This is Spartaaa gaya video lucu Hishe.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Call of Duty Modern Warfare 2 Should Have Ended

Hishe ternyata juga gamer. Yang lucu, video ini mengingatkan saya akan security di mal-mal Indonesia. Hahaha!

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Super Mario Should Have Ended

Semuanya pasti punya ending. Termasuk juga Bowser dan kelompoknya yang selalu kerepotan menghadapi Mario yang nggak mati-mati.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Pacific Rim Should Have Ended

Kalian pikir Pacific Rim adalah film yang keren? Saya juga! Tapi rupanya video lucu Hishe yang ini lebih keren!

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Mass Effect 3 Should Have Ended

Salah satu game last gen dengan ending paling ‘mengecewakan’ adalah trilogi Mass Effect. Solusi dari Hishe ini harusnya dipertimbangkan oleh Bioware dan EA.

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Godzilla Should Have Ended

Featuring: Quicksilver dan Scarlet Witch sebelum menjadi Quicksilver dan Scarlet Witch :P

video lucu Hishe How It Should Have Ended
Gipsy Danger vs Godzilla
video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan

How Frozen Should Have Ended

Inilah yang saya permasalahkan seputar logika film ini! Orang tua Elsa dan Anna sama sekali tidak paham!

video lucu Hishe How It Should Have Ended

Kompilasi Video Lucu: How It Should Have Ended oleh Hishe

Parodi superhero, ending alternatif, dan plot yang lebih realistis!

Abaikan


Hishe telah menerima banyak review positif seputar video-video lucu mereka. Animasi pendek mereka tentang Superman dan Batman yang tengah duduk di kafe (dijuluki Super Café), membahas berbagai kekurangan dalam film bersama dengan karakter dari film, seperti Iron Man, Avengers dan bahkan Mario, juga sangat digemari.

Di halaman selanjutnya, kita akan melihat berbagai video lucu parodi superhero dan Super Café.

1
2
3

SHARE
Previous articleSword Art Online Lost Song Dapatkan 4 Karakter Playable Baru
Next articleNintendo dan DeNA Berkolaborasi untuk Bikin Game Mobile!
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.