Mengenal Sejarah dan Implementasi Fitur PvP dalam MMORPG

Sejarah dan perkembangan PvP

Seperti yang sudah kita ketahui, Atlantica Online baru saja mengimplementasikan satu mode Player versus Player baru, Arena of Atlantis dengan berbagai fitur inovatifnya. Nah, untuk menyambut update besar dari Atlantica Online tersebut, maka Duniaku membuat sebuah artikel khusus mengenai sejarah PvP, hingga mode PvP dari beberapa game yang inovatif dan adiktif.

Fitur Player versus Player atau lebih dikenal PvP rupanya sudah menjadi sebuah fitur wajib bagi MMORPG dewasa ini. Fitur yang juga dikenal dengan Player Killing di berbagai game ini seolah memberikan nuansa berbeda dalam sebuah MMORPG diluar Player versus Environment (PvE) yang biasanya menjadi menu utama. Mulai dari sekedar pertarungan satu lawan satu, hingga pertarungan yang melibatkan guild, clan, realm atau komunitas yang lebih besar, PvP sudah berevolusi dari satu generasi ke generasi.

Namun, ada satu titik lemah di fitur PvP yang bisa menjadi kontroversial jika tidak diperhatikan dengan baik oleh developer. Jika tidak hati-hati, maka PvP bisa menjadi ajang “bullying” yang dilakukan oleh pemain dengan level tinggi kepada pemain dengan level yang ada di bawahnya. Bukan hanya itu, keberadaan item mall juga kerapkali membuat perbedaan siapa yang memenangkan sebuah pertandingan PvP dalam MMORPG.

ultima online
Ultima Online, akar dari perkembangan MMORPG dan juga fitur PvP-nya

Cukup sulit untuk menemukan, game mana yang bisa disebut sebagai “akar” dari fitur PvP ini. Namun jika melihat dari MMORPG bergrafis pertama yang memiliki fitur ini, maka Neverwinter Nights bisa menjadi jawabannya. Game ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1989 dan mulai beroperasi di AOL pada tahun 1991. PvP dalam MMORPG semakin berkembang pesat setelah kehadiran Ultima Online pada tahun 1997, game yang disebut-sebut sebagai game MMO “sesungguhnya” yang pertama.

Klasifikasi PvP

Jika diklasifikasikan, PvP terbagi lagi menjadi beberapa cabang sebagai berikut.


1

Player Killing


Player Killing World of Warcraft

Cabang PvP yang paling mendasar, yang berakibat kepada tewasnya satu orang karakter. Dalam kebanyakan MMORPG, karakter yang sudah tewas akan mendapatkan penalti yang dipotong dari experience yang sudah didapat. Beberapa game menawarkan Open PvP, dimana seorang pemain bisa menyerang pemain lain di mana saja di dalam game, tanpa harus masuk ke server atau map tertentu. Ada juga tipe Pure PK (Player Killing), dimana dalam game tersebut PvP adalah satu-satunya gameplay yang ditawarkan.


2

Dueling


dueling dragon nest arena

Dueling lebih kepada sebuah pertarungan PvP yang lebih terstruktur. Dalam Dueling, terdapat sebuah liga dimana para pemain harus saling bertarung untuk mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dalam liga tersebut. Berbeda dengan Player Killing, karakter yang kalah atau tewas dalam Dueling tidak selalu mendapatkan penalti saat hidup kembali atau melanjutkan petualangan PvE-nya.


3

Flagging


PvP Server

Hampir sama dengan Player Killing, namun dalam Flagging pemain tidak boleh sembarangan menyerang pemain lain di map. Pemain yang sudah siap diharuskan memberikan tanda (atau dengan kata lain menyalakan flag) untuk memulai proses PvP. Untuk menyalakan dan mematikan tanda ini ada berbagai macam cara, tergantung dari game-nya. Ada yang hanya bisa memberikan tanda dengan menghubungi NPC, ada yang tidak.

Lanjut ke halaman 2 untuk pengenalan Arena of Atlantis dalam Atlantica Online

1
2
3

SHARE
Previous articleCara Download Foto Instagram dan Video Melalui Android, iOS dan PC
Next articleDownload APK di PC Dengan Cara Mudah dan Gratis!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.