Fatal Frame V Ditranslasikan! Semoga Makin Seram, dan Karakternya Tetap Seksi!

Fatal-Frame-V-12

Nintendo menggelar Nintendo Direct kemarin, dan seperti biasanya, ada banyak informasi baru mengenai game Wii U dan 3DS diungkapkan selama presentasi online tersebut, khususnya untuk game mereka yang dirilis mulai pertengahan hingga akhir tahun ini. Oh ya, yang pasti, semua informasi yang kami sajikan berikut adalah benar… hehe!

#TGS2014 Ternyata Berhantu! Berikut Sebagian Arwah Gentayangan yang Kami Jepret

Dalam Fatal Frame V... demonya saja serem, bagaimana gamenya nanti ya...
Baca Juga

Fatal-Frame-V-13

Fokus presentasi mereka kemarin adalah rangkaian seri baru amiibo, Lucas dari Mother 3 tampil dalam Super Smash Bros. for Wii U dan Nintendo 3DS, debut awal kelas 200cc dalam Mario Kart 8, kemudian yang pasti juga banyak ditunggu, game Animal Crossing yang terfokus pada mendesain rumah, update untuk Splatoon yang bakal dirilis 29 Mei mendatang, serta tidak ketinggalan, juga ada informasi baru mengenai Mario Maker, Yoshi’s Woolly World dan game baru Fire Emblem.

Langsung saja kalian streaming video di bawah untuk lebih jelas melihat presentasi tersebut.

Nintendo Direct 4.1.2015

Fatal Frame V Ditranslasikan! Semoga Makin Seram, dan Karakternya Tetap Seksi!

Uji nyali dari godaan setan, sekaligus godaan wanita cantik...

Abaikan

Fatal Frame: Oracle of the Sodden Raven, atau yang juga dikenal sebagai Fatal Frame V, bakal dibawa ke luar Jepang.

Fatal-Frame-V-16

Game ini masih untuk Wii U, dan sebelumnya juga sudah sedikit digoda oleh Tomonabu Itagaki (mantan developer dari Team Ninja dan kini mejadi boss di Valhalla Game Studios) melalui akun Facebook-nya (lihat post Facebook di atas), bahwa memang sang produser, Kikuchi Keisuke berencana merilis game tersebut ke pasar Barat. Dan kini selama Nintendo Direct, kami mendapatkan kepastiannya, jika memang benar Fatal Frame: Oracle of the Sodden Raven, atau yang juga dikenal sebagai Fatal Frame V, bakal dibawa ke luar Jepang.

Ayane Tetap Tampil Seksi Meskipun Masuk ke Dunia Arwah Fatal Frame!

Tidak perlu sampai pangkas kostum seperti karakter utamanya...
Baca Juga

Fatal-Frame-V-1

Game tersebut sudah dirilis di Jepang sejak 27 September 2014 lalu, dan untuk versi translasinya direncanakan tahun ini juga hadir untuk Wii U di Amerika Utara dan Eropa. Belum diketahui apa judul versi translasinya nanti. Jelas kepastian ini banyak yang menunggu, karena Fatal Frame V menawarkan banyak pembaruan di tengah serial survivor horror ini. Dan semoga, semua elemen yang ada dalam versi Jepangnya dipertahankan, seperti fan service khas Koei Tecmo, melalui kostum-kostum seksi para karakternya, dan juga karakter Ayane dari Dead or Alive yang tampil tidak kalah menggoda seperti ketika dia beraksi di atas arena pertarungan.

Fatal-Frame-V-13

Kami juga salut pada Nintendo yang menjadi publisher dan berhasil menjadikan Fatal Frame terbaru ini kembali eksklusif di platform mereka. Bahkan Nintendo juga rela jika game ini mendapatkan rating yang sangat tinggi dari badan rating Jepang CERO, yaitu D (untuk 17 tahun ke atas), sekaligus membuatnya sebagai seri dengan rating tertinggi (sebelumnya sebatas C, atau usia mulai 15 tahun ke atas). Jadi pastikan kalian mengamankan game ini dari adik-adik yang masih di bawah usia 17 tahun lho ya!

Banyaknya adegan dan kostum seksi para karakternya tidak lain adalah karena keterlibatan Team Ninja (yang memang sudah pengalaman membuat game yang tergolong seksi) dalam proses pengembangan. Selain sebagian besar team yang terlibat dalam proses pengembangannya baru, game ini juga disebutkan menggunakan teknologi dari Dead or Alive 5, untuk membuat warna kulit dan gerakan tubuh para karakternya menjadi lebih nyata.

Fatal Frame V

Fatal Frame V Ditranslasikan! Semoga Makin Seram, dan Karakternya Tetap Seksi!

Uji nyali dari godaan setan, sekaligus godaan wanita cantik...

Abaikan


SHARE
Previous article10 Kostum Unik dalam Dragon Nest Indonesia
Next article10 Ciri-Ciri Otaku Menurut Orang Jepang
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.