Trine 3 The Artifacts of Power Dirilis Besok Untuk Steam Early Access

Trine-3-7

Developer asal Finlandia, Frozenbyte mengkonfirmasikan jika Trine 3 The Artifacts of Power bakal dirilis lebih awal khusus untuk Early Access-nya Steam pada 21 April 2015 besok dengan harga US $19.99, atau sekitar Rp. 250 ribuan. Game ini sendiri baru resmi dikonfirmasikan awal Maret 2015 lalu, dan menjadi sekuel langsung Trine 2. Trime 3 The Artifacts of Power sejauh ini baru dikonfirmasikan  untuk platform PC Windows saja. Namun kami yakin seperti prekuelnya, platform lain bakal kebagian setelah beberapa bulan game ini eksis di PC.

Trine 3: The Artifacts of Power – Early Access Trailer

Trine 3 The Artifacts of Power Dirilis Besok Untuk Steam Early Access

Sekuel salah satu game indie terbaik... Trine memiliki semuanya. Cerita, puzzle, platformer, side-scrolling... dan kini visualnya makin terlihat cantik!

Abaikan

Apa yang langsung membuatnya menarik adalah grafisnya, yang dibuat sepenuhnya dengan grafis 3D lengkap dengan efek-efek physic yang kini makin terlihat nyata, bukan sekadar side-scrolling saja, karakter bisa bebas bergerak ke atas dan bawah, bahkan kini mereka bisa bergelantungan menggunakan grappling hook.

Tren Developer Indie, Steam Early Access!

Apa saja yang akan menjadi tren di dunia game setelah kehadiran konsol game terbaru setengah tahun belakangan? Berikut yang akan menjadi tren dalam industri game menurut prediksi Duniaku.
Baca Juga

Trine-3-1

Ceritanya sendiri masih melanjutkan kisah kedua prekuelnya, usaha Amadeus Wizard, Pontius Knight, dan Zoya Thief untuk membebaskan diri mereka sepenuhnya dari artifak Trine berujung pada rusaknya artifak tersebut, yang justu melepaskan seorang penyihir jahat. Kini sudah menjadi tugas mereka untuk menghentikannya. Dan masih sama seperti sebelumnya, kalian bisa memainkan game ini secara single atau tiga pemain bersamaan melakukan multiplayer secara online atau local co-op. Atau kalian mengendalikan satu dan bisa di-switch ke yang lainnya kapan saja. Setiap karakter memiliki ability, yang masing-masing berguna dalam membantu mereka memecahkan puzzle di sepanjang stage.

Trine-3-2

Menurut pihak marketing Frozenbyte Kai Tuovinen, pihaknya menjalankan program Early Access ini dengan tujuan untuk memberi developer waktu lebih panjang untuk mengembangkan Trine 3: The Artifacts of Power sebagai game dengan visual 3D. Hal itu juga disebabkan karena trio karakter kalian di sini gerakannya kini sudah berbeda dari sekadar kiri-kana pada game sebelumnya. Selain itu menurut Tuovinen, juga agar pihaknya mendapatkan feedback dari gamer yang memainkannya selama periode Early Access ini.

Trine-3-3

Lihat saja seperti apa visual baru Trine 3 melalui video trailer pertamanya di bawah, yang diiringi musik baru komposer Ari Pulkkinen (yang juga kalian kenal melalui lagi tema serial Angry Birds dan juga game shooter Resogun). Kenapa musik? Ya, selain gameplay sidescrolling-nya yang adiktif, penyampaian cerita melalui narasi yang menarik, musik-musik Trine juga memorable.

Trine 3 : The Artifacts of Power Announcement Trailer

Trine 3 The Artifacts of Power Dirilis Besok Untuk Steam Early Access

Sekuel salah satu game indie terbaik... Trine memiliki semuanya. Cerita, puzzle, platformer, side-scrolling... dan kini visualnya makin terlihat cantik!

Abaikan

Berikut satu contoh lain musik Pulkkinen dalam Trine 2:

Atau ingin langsung melihat detail gameplay-nya, berikut ada video sepanjang 9 menit yang memperlihatkan impresi awal Trine 3 The Artifacts of Power.

Trine 3 The Artifacts of Power Dirilis Besok Untuk Steam Early Access

Sekuel salah satu game indie terbaik... Trine memiliki semuanya. Cerita, puzzle, platformer, side-scrolling... dan kini visualnya makin terlihat cantik!

Abaikan

Trine-3-4 Trine-3-5

Sumber: Steam, Frozenbyte


SHARE
Previous articleSelamatkan Dunia Dari Ancaman Penyihir Dalam Stella Glow
Next article17 Karakter Terkuat dalam Naruto!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.