Rekomendasi Manga Horor: 5 Judul yang Wajib Kamu Baca!

Sedang kekurangan bahan bacaan? Sekedar cari rekomendasi manga horor untuk senang-senang? Kalau iya, jangan khawatir. Duniaku menyediakan lima judul manga horor berkualitas untuk kamu coba! Seram mungkin subyektif, tapi setiap manga yang tercantum di list ini memiliki kualitas tersendiri yang bisa kamu nikmati bahkan walau unsur horornya kurang kena ke kamu.

Mencari manga horor yang bagus itu sulit. Setidaknya begitulah pendapat penulis. Mangaka dan timnya harus menemukan keseimbangan yang cocok antara gaya gambar, konten, dan presentasi untuk benar-benar dapat menyajikan horor yang mencekam. Ingat, dibandingkan film, manga hanya bisa mengandalkan gambar. Pembuat manga harus bisa menyajikan presentasi dan ilustrasi karyanya sedemikian rupa untuk memunculkan teror yang bisa membuat pembaca susah tidur.

Berdasarkan pertimbangan berikut, di bawah ini tersedia rekomendasi manga horor untuk kamu coba. Jumlah totalnya ada lima, dan disajikan secara acak, jadi angka di masing-masing judul bukan menunjukkan ranking.


1

Uzumaki - Oleh: Junji Ito


Rekomendasi Manga Horor - Uzumaki

List rekomendasi manga horor ini dibuka dengan judul yang pasti tidak asing bagi banyak orang: Uzumaki. Bukan, ini tidak ada hubungannya dengan Uzumaki Naruto. Kalau bentuk spiral yang dimiliki Naruto berhubungan dengan spiral di manga ini, nasib dia dan desa Konoha bisa jadi jauh, jauh, jauh lebih buruk.

Uzumaki menyorot Kirie Goshima dan Shuichi Sato dalam menghadapi dan menyelidiki berbagai keanehan di desa yang mereka tinggali, Kurozu-cho. Semua keanehan itu bersumber pada satu bentuk: spiral. Bekas luka seorang siswi yang tadinya berbentuk bulan sabit perlahan menjadi spiral. Seorang warga bunuh diri di bak kayu dan mayatnya menjadi spiral. Asap kremasi berbentuk spiral. Perlahan-lahan, obsesi spiral ini menjadi semakin gila dan berujung ke story arc penutup yang harus kamu baca sendiri.

Rekomendasi Manga Horor - Uzumaki 2

Pernah membaca novel-novel H.P. Lovecraft? Junji Ito tampaknya sangat terinspirasi oleh pencipta Cthulhu itu. Seperti karya-karya Lovecraft, Junji Ito menyajikan tantangan luar biasa untuk dihadapi oleh tokoh-tokohnya. Mereka tetap mencoba berjuang, sehingga pembaca bisa bersimpati, namun selalu ada nuansa pesimis yang seolah mengatakan kalau sekuat apapun mereka berusaha, lawan yang mereka hadapi bukan jenis yang dapat ditaklukkan.

Untuk gambar… mungkin kualitas gambar Ito bukan jenis yang disukai fans manga awam. Dan ya, jenis wajah untuk tokoh manusianya terkadang terasa terbatas. Namun tak dapat dibantah kalau Junji Ito adalah salah satu ilustrator terbaik, atau malah memang yang terbaik, dalam menyajikan body horror di suatu manga. Lihat saja contoh gambar di atas, yang diambil dari Uzumaki Volume 1. Atau gambar di bawah, yang diambil dari Tomie.

Rekomendasi Manga Horor - Tomie

Sejauh pengetahuan penulis, Uzumaki belum dirilis resmi di Indonesia. Manga ini pernah tersedia dulu, namun versi yang itu kalau tidak salah adalah cetakan yang tidak official.


2

Ghost Hunt - Oleh: Shiho Inada


Rekomendasi Manga Horor - Ghost Hunt

Nomor dua di list rekomendasi manga horor ini diisi oleh Ghost Hunt. Manga yang berdasarkan light novel ini (versi LN-nya ditulis oleh Fuyumi Ono) menyorot Mai Taniyama, anak SMA yang direkrut ke dalam Shibuya Physic Research Center setelah dia memecahkan kamera mahal milik SPR. Dia pun terseret mengikuti petualangan SPR dalam menangani sejumlah fenomena supernatural.

Jangan meremehkan manga ini hanya karena gaya gambarnya yang ala manga shojo. Itu adalah pelajaran yang penulis peroleh saat mencoba membaca Ghost Hunt. Ghost Hunt mungkin tidak menyajikan gore atau body horror yang kelewat menjijikkan, tapi Shiho Inada mampu membangun ketegangan dengan meyakinkan. Ini sudah terasa sejak story arc pertama, di mana SPR mencoba menangani masalah hantu di gedung sekolah tua. Premis klasik yang menjurus klise, namun tetap dapat disajikan dengan baik oleh Shiho Inada.

Kelemahan manga horor episodik biasanya adalah pola yang menjadi repetitif. Shiho Inada juga mampu mengatasi ini. Dia mampu menyajikan berbagai macam plot horor, mulai dari sekedar penampakan hantu di sekolah, survival horor di mansion ala Resident Evil 1 (story arc Blood Stained Labyrinth), mengatasi serbuan “zombie” (story arc The Cursed House) hingga psychological horror di mana teman-temanmu hilang satu demi satu… dan kamu tak bisa mengingat mereka! (story arc Forgotten Children).

Ghost Hunt juga mendapat nilai plus dari variasi tipe “exorcist” yang terlibat. Selain pendekatan teknologi, SPR juga memiliki pendeta katolik (John Brown), Shinto (Ayako Matsuzaki), dan pendeta Buddha (Houshou Takigawa). Setiap metode exorcist diperlihatkan kelebihannya, dan masing-masing karakter diberi kesempatan untuk bersinar dalam arc berbeda-beda.

Ghost Hunt sudah diterbitkan di Indonesia oleh Elex Media Komputindo, dan seharusnya masih bisa kamu temukan di Gramedia. Terutama Ghost Hunt: The House of Nightmares, kasus setelah seri Ghost Hunt, yang belum lama dirilis di sini.

1
2
3

SHARE
Previous articlePenampakan Vegeta Super Saiyan God SS, Rambutnya Juga Menjadi Biru!
Next articleSpesifikasi Asus Zenfone 2 yang Gahar Bisa Didapatkan Dengan Harga Terjangkau!

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.