Bug di Steam Community Market Bikin Kacau, Harga Turun Drastis Hampir Gratis!

steam community market

Sebaliknya, harga Dollar di Steam Community Market naik drastis mencapai jutaan Dollar. Ada apa dengan Steam?

Kamu sering “main-main” di Steam Community Market atau bahkan sering berjual beli item di sana? Kejadian semalam tentu sudah membuatmu kaget setengah mati, kala tiba-tiba ada harga-harga di Steam Community Market menjadi kacau karena turun sangat drastis menjadi sangat-sangat murah. Bahkan, ada juga beberapa item yang harganya turun hingga di bawah Rp 100 dan hampir gratis! Ada apa gerangan?

Mulai Minggu Depan Kalian Bisa Belanja di “Steam” dengan “Rupiah”

Mulai minggu depan, mata uang rupiah sudah bisa dipakai pada Steam !!
Baca Juga

Usut punya usut, ternyata Steam Community Market semalam mengalami bug di bagian konversi mata uang, dan yang menjadi “korbannya” adalah konversi mata uang Rupiah ke Dollar Amerika Serikat dan sebaliknya saja. Bug ini membuat konversi Dollar ke Rupiah menjadi 1:1 alias US $1 adalah sama dengan Rp 1! Padahal, di kenyataan nilai tukar Rupiah kita terhadap Dollar mencapai Rp 13.000 per Dollar.

Tentu saja bug konversi ini membuat kacau semua harga di Steam Community Market. Bagi pengguna Steam di Indonesia mungkin bisa dibilang terkena “durian runtuh” saat beberapa harga item di Steam turun drastis di bawah Rp 100 per item-nya. Ya, karena bug konversi harga ini, harga item yang awalnya berharga ratusan ribu rupiah (mengikuti harga puluhan Dollar) menjadi sama dengan harga Dollar-nya, jadi hanya seharga puluhan rupiah saja!

steam community market
Kacau, harga item hampir gratis…

Namun hal sebaliknya dialami oleh para pengguna Steam di Amerika Serikat (atau di negara manapun yang masih menggunakan mata uang Dollar AS di Steam) dimana harga-harga item melambung sangat tinggi hingga di jutaan Dollar! Contohnya adalah senjata di CS: GO yang awalnya hanya berharga US $250, namun karena mengikuti harga Rupiah (sekitar Rp 3.5 juta), alhasil harganya pun ikut menjadi US $3.5 juta!

steam community market
Siapa coba yang mau beli senjata game seharga US $3 juta atau sekitar Rp 45 Miliar?

Untungnya, Valve pun bergerak cepat dengan menghentikan semua aktivitas transaksi di Steam Community Market hanya beberapa saat setelah kekacauan ini terjadi. Dan pagi tadi (2 Mei 2015), Valve menuliskan permintaan maafnya atas kekacauan ini, dan berjanji mengembalikan semua aktifitas transaksi yang sudah terjadi. Berikut ini adalah kutipan pernyataan resmi dari Valve yang muncul di halaman Steam Community Market sejak pagi tadi WIB.

Early this morning, a problem with our currency exchange rate data allowed users who use Indonesian Rupiahs in their Steam wallet to make purchases on the Community Market at heavily discounted prices. We have reverted as many of these purchases as possible. Steam Trading and the Community Market were both disabled while this rollback process was occurring, but are now enabled once again.

A relatively small set of users have one or more transactions where the item was restored back to the seller, but the wallet funds have not yet been returned to the buyer. We are still working to resolve this issue and appreciate your patience while we sort everything out.

Users using codes to add Indonesian Rupiahs to their Steam Wallets may have noticed that the wrong amount was added. These credits will be fixed later today.

Seperti tertulis di paragraf terakhir pernyataan di atas, bug ini juga berimbas kepada Steam Wallet, dimana beberapa pengguna melaporkan mereka mendapatkan nominal yang salah saat melakukan top up Steam Wallet dengan Rupiah. Sampai artikel ini ditulis, Valve masih sibuk memperbaiki bug demi bug ini.

Bagaimana Citizen? Apakah kalian juga sempat mengalami masalah serupa? Silahkan share di kolom komentar ya!

Sumber: Gameranx/Kotaku


SHARE
Previous article[Rumor] Ada Dua Infinity Gauntlet di Marvel Cinematic Universe?
Next articleGame Petualangan Ini Tampil Dengan Grafis 2D Manis Penuh Warna
Gamer. Otaku. Suka film. Suka melakukan hal-hal yang baru.