Review Mad Max Fury Road – Salah Satu Film Aksi Terbaik Tahun Ini!

Review Mad Max Fury Road

Duniaku mendapat kesempatan untuk menyaksikan film terbaru dari seri Mad Max, dan ternyata… film post apocalypse yang satu ini memang sangat keren! Tak percaya? Coba baca alasannya di review Mad Max Fury Road ini!

Trailer Crimson Peak, Film Gothic Horor yang Dibintangi Loki!

Suka film horor? Coba cek trailer Crimson Peak, film yang disutradarai oleh Guillermo Del Toro dan dibintangi oleh sang Loki, Tom Hiddleston!
Baca Juga

Jujur, sebenarnya penulis awalnya merasa pesimis dengan kualitas film ini. Ya, film ini masih disutradarai oleh George Miller, yang sebelumnya juga menyutradari trilogi awal Mad Max. Tapi apa itu cukup? Lihat saja karya John Carpenter, yang semakin modern semakin buruk.

Ternyata… Miller mampu menyajikan filmnya jauh lebih baik dari perkiraan. Bagaimana bisa? Apa yang membedakan film ini dari kebanyakan remake film 80s? Review Mad Max Fury Road ini akan mencoba membedahnya!


1

Holy Sh*t Dat Visual


mad-max-fury-road3

Poin pertama yang akan dibahas dalam review Mad Max Fury Road ini adalah visualnya. Tak heran, karena inilah salah satu kekuatan utama film ini. Kebanyakan remake film 80an terasa generik karena dibungkus dengan persepsi modern. George Miller menyajikan Mad Max Fury Road seperti saat ia menyajikan Mad Max 2 dan Beyond Thunderdome! Desain visual post apocalypse Mad Max, yang ditiru oleh seri game Fallout dan Hokuto no Ken, masih terasa kuat di sini, terutama lewat penampilan para begundal di film.

Kalian Dipaksa Makan Tikus dan Belatung Dalam Mad Max

Siapkan perut untuk makan tikus dan belatung, karena keduanya menjadi "makanan pokok" dalam Mad Max...
Baca Juga

Tak hanya itu, di antara gurun tak berbatas kamu akan melihat menakjubkannya struktur The Citadel, tempat peradaban yang diperlihatkan di film ini. Kamu akan disuguhi oleh desain-desain mobil post apocalypse yang sangat keren. Intinya adalah: visual yang disajikan film ini cukup luar biasa, hingga bisa membekas di kepalamu walau misalnya kamu tidak menyukai filmnya sendiri.

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3

SHARE
Previous articleKecewa (LAGI), Netizen “Merevisi” Digimon Adventure Tri!
Next articleDragon Quest VIII Remastered Edition Dikonfirmasikan Untuk 3DS
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.