Konami Bakal Pensiun Bikin Game Konsol, Lebih Fokus ke Game Mobile!

Konami

Sepertinya apa polemik yang terjadi di dalam dapur Konami perlahan mulai terbuka. Dan bisa jadi ini juga salah satu pemicu Hideo Kojima akhirnya memutuskan hengkang dari Konami. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh media Jepang Nikkei Trendy Net kepada CEO Konami Hideki Hayakawa, diketahui jika saat ini fokus Konami bukanlah membuat game kelas AAA (semacam Metal Gear Solid V The Phantom Pain), melainkan game-game mobile.

Kojima Productions

Berikut Detail Kasus Hideo Kojima dan Konami

Hideo Kojima Bikin Geger, Berikut Tanggapan Resmi Konami! Game Metal Gear Solid Baru, Cheat Metal Gear Solid, Download Metal Gear Solid.
Baca Juga

Sumber kami menerjemahkan wawancara yang aslinya menggunakan bahasa Jepang tersebut, dan menuliskan resumenya. Memang bisa saja ada translasi yang kurang tepat, dan kita juga masih perlu menunggu konfirmasi resmi Konami mengenai hal ini. Setidaknya selama E3 2015, atau TGS 2015 mendatang. Jika mereka belum bersuara saat itu, maka harapan terakhir adalah selama laporan tahunannya kuartal pertama tahun 2016 mendatang. Namun jika translasi yang dilakukan sumber kami itu benar adanya, maka masuk akal juga dengan rentetan kabar yang mengiringi beberapa waktu belakangan. Seperti rencana keluarnya Kojima, dan dibatalkannya Silent Hills.

Saat ini fokus Konami bukanlah membuat game kelas AAA (semacam Metal Gear Solid V The Phantom Pain), melainkan game-game mobile.

Silent Hills

Konami Resmi Membatalkan Silent Hills

Satu judul yang sangat dinanti-nantikan penggemar game horor, Silent Hills akhirnya resmi dibatalkan pengembangannya oleh Konami. Ada apa?
Baca Juga

Menurut artikel wawancara tersebut, ke depannya Konami berencana lebih agresif dalam mengembangkan game-game mobile, dan juga menjadikannya sebgaai platform utama. Masih melalui translasi tersebut, Hayakawa mengatakan setelah merekan menawarkan mode permainan pay-as-you-play seperti pada Power Pro dan Winning Eleven dengan konten tambahan, mereka ingin bergerak dari sebelumnya menjual item menjadi menjual sesuatu seperti fitur tambahan dalam game.

Power-Pro-Touch-Konami

Hayakawa menambahkan, bahwa gamer yang membeli game dalam format fisik ternyata masih termotivasi membeli konten tambahan. Terutama dari kesuksesan Power Pro untuk iOS yang memotivasi mereka lebih aktif mendorong serial game yang lebih dikenal dari Konami ke platform mobile dibadingkan sebelumnya.

Hideki-Hayakawa-1

Tren Video Game, Menegaskan Peran Smartphone

Apa saja yang akan menjadi tren di dunia game setelah kehadiran konsol game terbaru setengah tahun belakangan? Berikut yang akan menjadi tren dalam industri game menurut prediksi Duniaku.
Baca Juga

Menurut Hayakawa, game kini telah meluas ke banyak platform, namun pada akhirnya yang selalu dekat dengan kita adalah platform mobile. Mobile adalah dimana masa depan dunia game berada. Hayakawa menambahkan jika meski;un pihaknya selalu berharap jika Metal Gear Solid 5 dan Winning Eleven bisa terus bertahan dengan baik di pasaran, mereka selalu berpikir bagaimana mendorong franchise mereka juga masuk ke platform mobile.

Masa Depan Industri Game Ada di Tangan Mobile Gaming

Masa Depan Industri Game Ada di Tangan Mobile Gaming?
Baca Juga

Jadi bagaimana gamers, apa kalian setuju jika Konami kini beralih fokus menggarap platform mobile? Apakah itu langkah yang tepat? Kami sendiri yakin keseluruhan seri Metal Gear Solid yang sudah terjual lebih dari 40 juta kopi sanggup mendatangkan keuntungan yang besar bagi Konami. Namun kita juga tidak bisa memungkiri jika saat ini sudah banyak yang setuju dan memprediksikan masa depan industri game itu berada di tangan Game Mobile dan mobile gaming. Dan sepertinya Konami tidak ingin terlambat memasukinya.

Sumber: NeoGAF


SHARE
Previous articleCivil War Kurang Rame! Berikut 10 Jagoan Marvel Yang Harusnya Ikutan Main di Film ini
Next articleNaruto Gaiden Bab 3: Uchiha Shin?
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.