Setelah Human Torch, Kini Robot Transformer Wanita Bertarung di Arena Microsoft

Killer-Instinct-Season-Two2

Human Torch Dalam Killer Instinct Season Two

Mimin cuma penasaran, apa dia ga kepanasan ya dengan tubuh yang selalu terbakar seperti itu...
Baca Juga

Setelah akhir April 2015 lalu Killer Instinct Season Two makin panas karena terbakar api Cinder, kini Microsoft memastikan kapan karakter terakhir yang menjadi bagian konten DLC Killer Instinct Season Two bakal dirilis. Menurut developernya Iron Galaxy Studios, ARIA yang merupakan boss misterius dari organisasi jahat UltraTech tersebut bakal bisa dinikmati kalian yang memiliki Killer Instinct Season Two Ultra Edition mulai 29 Mei nanti. Kemudian pemain lainnya (pemilik edisi Combo Breaker game ini), baru bisa mengaksesnya seminggu kemudian, pada 4 Juni.

Killer-Instinct-Season-Two4

Drone Wujudkan Adegan Kriminal GTA

Film Grand Theft Auto buatan penggemar ini keren lho... Mimin jadi pengen punya drone sendiri nih!
Baca Juga

Seperti yang sudah dikenalkankan pada para pemain Season 1 di akhir game tersebut, ARIA merupakan A.I. berbentuk robot wanita dengan bentuk tubuh yang fleksibel, bisa berubah bergantung jenis Drone yang digunakannya, sehingga menawarkan pola permainan yang berbeda dalam satu karakter. Untuk menyiapkan kemunculannya, Iron Galaxy Studios memberikan trailer resminya, yang memperlihatkan seperti apa kemampuan bertarung robot transformer wanita ini. Berikut trailer Aria yang dirilis kemarin:

Killer Instinct Season Two – Aria Trailer

Setelah Human Torch, Kini Robot Transformer Wanita Bertarung di Arena Microsoft

Mimin baru tahu ada robot transformer wanita yang bisa bergerak selincah dan semaut ini...

Abaikan

ARIA mengawali hidupnya sebagai artificial intelligence yang didesain untuk memperbaiki hidup di Bumi, semacam kelinci percobaan bagi pendiri UltraTech, Ryat Adams, yang istrinya menderita oenyakit degeneratif yang pada akhirnya bisa membuatnya meninggal. Seiring meningkatnya kemampuan pemrograman ARIA, fungsinya meluas bukan sekadar fungsi awalnya saja, namun kini malah menggantikan peran penciptanya sebagai CEO organisasi jahat tersebut.

Killer-Instinct-Season-Two-

Karakter Baru Killer Instinct Lebih Gore

Satu angkatan dengan Mortal Kombat, sama-sama di-reboot, namun beda nasibnya karena di sini eksklusif Xbox One...
Baca Juga

Kemudian yang membedakan dengan karakter lain, jika mereka memiliki stance yang bisa di-switch, wujud fisik ARIA terdiri dari drone yang terpisah, dan kalian bebas memilih mau mengendalikan yang mana. Drone tersebut yang berperan memberikan kecerdasan buatan dengan bentuk yang berbeda, dan masing-masing juga dibekali ability yang tidak sama. Mulai booster drone, berbentuk mirip sayap, dan terfokus pada kecepatan dan manuver. Bagian drone blade dan bass-nya melengkali ARIA dengan lengan pedang serta meriam di dada.


ARIA bisa berganti antara ketiga tubuh tersebut hanya dengan satu tekanan tombol, atau ketika menggunakan gerakan spesial Upload Enders, yang berfungsi sebagai pembuka combo. Bahkan dia juga bisa berganti antara ketiga tubuh drone sebelum pertarungan berlangsung, atau di tengah ronde. Hal itu memberi strategi khusus untuk pemain selama memainkannya, bergantung pada drone ARIA mana yang aktif. Bahkan drone yang tidak aktif bisa bertindak sebagai serangan pendukung — karena itulah setiap drone memiliki life bar sendiri-sendiri, dan jatahnya tidak sebanyak drone utama. Karena ada tiga life bar, kalian pun perlu menghajar ketiga drone sampai habis life bar-nya untuk memenangkan pertarungan.

Killer-Instinct-Season-Two3

Berikut video lainnya yang lebih banyak menyorot aksi ARIA selama pertarungan.

Combo Breaker – Killer Instinct Aria Presentation

Setelah Human Torch, Kini Robot Transformer Wanita Bertarung di Arena Microsoft

Mimin baru tahu ada robot transformer wanita yang bisa bergerak selincah dan semaut ini...

Abaikan


SHARE
Previous article5 Alasan Life Is Strange Lebih Baik dari Telltale Games
Next articleIni Lho Dua Karakter Baru Dragon Quest VIII Versi 3DS!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.