Lara Croft Relic Run, Tomb Raider Baru Dengan Genre Endless Runner

Lara-Croft-Relic-Run-2

Pertengahan April 2015 lalu, Crystal Dynamics mengkonfirmasikan Lara Croft: Relic Run untuk platform mobile. Game berjenis endless runner tersebut dikerjakan oleh developer Simutronics, dan kemarin sudah dirilis di Android, iOS serta Windows Phone. Kalian yang masih penasaran setangguh apa Lara Croft berlarian tanpa henti di game-game sebelumnya, bisa kembali menguji fisiknya di sini.

Seperti Temple Run, atau kebanyakan game lainnya yang menggunakan kata “run” pada judulnya, Relic Run menugasi kalian seagai Lara Croft terus berlari, sambil menghindari rintangan di sepanjang perjalanan, seperti duri di tanah, jebakan, dan lubang yang siap menghambat laju Indiana Jones wanita ini. Dan dilema game enldess runner adalah variasi, karena genre ini memang sudah bisa ditebak mekanisnya. Karena itu developer menyesuaikan dengan style petualangan Lara Croft selama ini. Selama berlari di Lara Croft: Relic Run, karakter kalian masih bisa melakukan gerakan akrobatiknya, bertarung, menggunakan kendaraan, dan juga yang jarang ada dalam endless runner, disispkan pertarungan boss, seperti boss legendaris dari Tomb Raider pertama, T-Rex.

Lara-Croft-Relic-Run-3

Kenapa Lara berlarian di game ini? Semua diawali setelah Carter, rekan perjalanan Lara menghilang, dan dia meninggalkan petunjuk keberadaannya melalui beragam relic. Kumpulkan cukup relic selama pelarian Lara Croft, maka progress cerita bakal berlanjut, dan pada akhirnya membuka area baru untuk dijelajahi, mulai dari area hutan, hingga kuil di tengah gurun, sampai mencapai area pegunungan bersalju.

Adanya progress cerita tersebut membedakan Lara Croft: Relic Run dengan endless runner lainnya. Namun jangan berharap cerita dalam game ini bakal dalam dan berperan penting di sepanjang permainan, karena menurut developer, kalian yang mendambakan game ini sebagai endless runner yang murni, masih tetap menemukan mekanis yang sama. Ceritanya hanya menjadi latar belakang kenapa Lara Croft berlari di sini.

Lara-Croft-Relic-Run-5

Walaupun ada cerita, setiap area dibuat tidak ada batasannya, dengan pergantian dari setiap area ditandai dengan tingkat kesulitannya yang makin meningkat. Kalian bisa melalui setiap area menggunakan kemampuan seperti berlari (lengkap dengan swipe ke atas dan bawah untuk lompat dan sliding), berlari di dinding sambil berpegangan pada tali, bahkan melompat ke atas jeep dan motorcycle di area tertentu. Aksi Lara juga bakal beralih ke bagian on-rail shooter, dimana dia menembak musuh di kejauhan dengan twin pistol-nya, pose reload yang stylish, serta juga dihiasi kamera yang beralih memperlihatkan sudut pandang yang berbeda untuk menghasilkan efek yang dramatis.

Lara-Croft-Relic-Run-4

Progress kalian memainkan game ini juga makin mudah jika kalian membeli kostum dan ability tertentu, seperti yang memberi efek buff, dan mempermudah dalam menghabisi boss. Jika belum cukup kuat, otomatis kalian perlu kembali dan memainkan kembali level sebelumnya dan mencari uang untuk meng-upgrade perlengkapan. Satu elemen unik lainnya adalah mengirim Curse – diperlihatkan dengan memenuhi layar dengan gangguan hingga distorsi dengan tampilan bergaya VCR klasik, hingga tampilan pixelated 8-bit, kepada teman yang juga memainkan game ini. Curse tersebut bisa dikirimkan ke teman meskipun berbeda platform, karena cara kerjanya berhubungan dengan akun media sosial Facebook. Jika kalian selamat, atau sukses mengirim Curse ke teman yang juga memainkan game ini, maka kalian bakal mendapatkan uang.

Lara-Croft-Relic-Run-6

Awalnya game ini dirilis lebih awal dalam masa uji coba di Belanda mulai pertengahan April 2015 lalu untuk iOS dan Android. Sedangkan versi finalnya yang dirlis kemarin, bagi pengguna Android dan Windows Phone bisa mengunduhnya secara gratis, dan di dalamnya tentu saja ada banyak item in-app purchase. Sedangkan untuk pengguna iOS, kalian dipaksa membelinya dengan harga Rp. 60 ribu.

Lara Croft Relic Run Launch Trailer

Lara Croft Relic Run, Tomb Raider Baru Dengan Genre Endless Runner

Yang masih penasaran setangguh apa Indiana Jones wanita ini karena mampu berlarian tanpa henti di game-game sebelumnya, bisa kembali menguji fisiknya di sini.

Abaikan


SHARE
Previous articleS.H.Figuarts Hulkbuster: Rekor SHF Termahal!
Next article5 Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Level 80 Update Dragon Nest Indonesia
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.