Review Game of Thrones: Episode The Dance of Dragons

SPOILER ALERT!!

Game-of-Thrones-Iron-Throne-800x534

Pekan lalu, Hardhome dengan mantap mengukuhkan diri sebagai episode terbaik season 5 Game of Thrones. Kali ini episode The Dance of Dragons mendapat “kehormatan” untuk menjadi penerusnya. Apakah episode ini mampu melanjutkan hype dari pertempuran Wildling-Night’s Watch menghadapi pasukan Wight dan White Walkers pekan lalu?

Mudah untuk membahas Hardhome tanpa menyentuh topik-topik spoiler. Namun karena hal-hal menonjol di episode The Dance of Dragons ini bersifat spoiler, sebaiknya kamu menontonnya dulu sebelum membaca pembahasan di bawah.


1

Plot Stannis: Keputusan Terbodoh Dalam Serial Ini


Episode The Dance of Dragons - Stannis

Review Game of Thrones: Hardhome, Episode Terbaik Season Ini!

Episode The Dance of Dragons menjadi kelanjutan Game of Thrones season 5. Apakah episode ini mampu memberi kelanjutan layak untuk Hardhome?
Baca Juga

Episode The Dance of Dragons dibuka dengan terbakarnya perkemahan pasukan Stannis Baratheon. Laporan Davos menegaskan kalau penyebabnya adalah taktik Ramsay Bolton, yang dia sebutkan di episode lalu: 20 orang untuk menyabotase pasukan Stannis. Keadaan menjadi benar-benar genting untuk sosok yang menganggap dirinya sebagai pewaris sah tahta Robert Baratheon ini… dan Stannis pun dihadapkan pada pilihan sulit.

Episode The Dance of Dragons - Shireen Davos

Akhirnya, Stannis memutuskan menyetujui rekomendasi Melisandre untuk mengorbankan darah keturunan raja. Dalam adegan yang akan menonjok fans, terutama yang sempat menganggap Stannis sebagai karakter baik, episode The Dance of Dragons ini menunjukkan Stannis membiarkan putrinya, Shireen untuk dibakar hidup-hidup.

Dan dengan begitu, tampaknya penonton akan lebih memilih Night’s King dan pasukannya untuk menghancurkan Stannis dan keluarga Bolton sekaligus.

Namun, dunia Game of Thrones sendiri adalah dunia yang begitu gelap, hingga tak mengherankan kalau pengorbanan Stannis bisa berujung baik. Kita lihat saja nanti apakah kematian mengejutkan Shireen, tak diragukan lagi salah satu momen paling nonjok di episode Dance of Dragons ini, memang akan membantu kemenangan Stannis dan membuktikan keberadaan Lord of Light, atau akan memberi pukulan ekstra saat keluarga Bolton mampu bertahan dari serangan Stannis.


2

Plot Jon Snow: Keputusan Baik Yang Akan Berakhir Buruk


Episode The Dance of Dragons - Jon SnowMisi Jon Snow gagal. Itu tak bisa dipungkiri. Ia pergi untuk memperkuat pasukannya dengan Wildlings, dan ia kembali dengan jumlah yang lebih sedikit. Sejumlah Night’s Watch pun terbunuh karena keputusannya.

Tidak, kamu tidak akan melihat sosok menakjubkan Night’s King beserta pasukannya di episode The Dance of Dragons. Hardhome bisa benar-benar menjadi kali terakhir kamu akan melihat mereka, kecuali tim produksi berniat untuk mengejutkan kita di episode terakhir nanti. Plot Jon Snow di episode The Dance of Dragons ini lebih berfokus menampilkan kelanjutan dari pembantaian Hardhome.

Rencana Jon Snow mungkin masuk akal, dan bisa berbuah manis di kisah fiksi fantasi yang lebih optimis. Namun Game of Thrones bukan fiksi fantasi optimis.

Banyak pertanda kalau Jon Snow tengah dalam bahaya. Pekan lalu kamu bisa melihat Olly, yang mempertanyakan keputusan Jon Snow untuk bekerja sama dengan Wildling. Di pekan ini Alliser Thorne tampak ragu membukakan gerbang untuk rombongan Snow. Dia lalu menyampaikan kepada Jon Snow kalau ia punya hati yang baik, tapi itu mungkin akan berujung membunuh semua Night’s Watch.

Sekali lagi, di kisah fiksi fantasi yang lebih optimis, itu mungkin hanya pikiran paranoid dari Alliser Thorne. (Yang sejak awal juga selalu pesimis, dalam seluruh kemunculannya). Tapi di dunia kelam seperti dunia Game of Thrones, pemikiran Thorne memang masuk akal.

Pertanyaannya, apakah dia dan anggota Night’s Watch lain yang keberatan dengan keputusan Jon Snow akan mencoba mengudeta sang Lord Commander, sebelum hasil dari keputusannya bisa terlihat?

Lanjut ke halaman 2….

1
2
REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
75 %

SHARE
Previous articleTerbukti, Seharusnya Dragon Ball Tamat Setelah Arc Frieza!
Next articleTales of Zestiria Versi PC dan PS4 Bakal Dirilis Oktober 2015!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.