Review Jurassic World: Keren dan Mencekam!

Jurassic World

Sequel terbaru Jurassic Park sudah dirilis di Indonesia. Bagaimana hasilnya? Apakah film ini lebih pantas menyandang gelar sequel Jurassic Park ketimbang The Lost World atau Jurassic Park 3? Seperti biasa, baca saja review Jurassic World ini untuk mengetahui jawabannya!

TV Spot Ant Man Yakinkan Fans Sebagai Bagian dari MCU

Ant-Man semakin siap menutup Marvel phase 2!
Baca Juga

Sempat ada yang pesimis terhadap kualitas Jurassic World. Apa lagi begitu diumumkan film yang satu ini memilih menggunakan CGI dan minim efek praktis seperti animatronik. Padahal itu yang membuat efek-efek di Jurassic Park begitu membekas di benak para penontonnya.

Namun ternyata Jurassic World tidak mengecewakan. Nada review Jurassic World ini bisa menjadi lebih negatif kalau begitu. Walau mungkin tidak akan menjadi film vital dalam sejarah sinematografi seperti Jurassic Park, Jurassic World tetap sebuah tontonan menarik yang bisa membuatmu terpukau.

Dua puluh tahun lebih sudah berlalu sejak kejadian Jurassic Park. Visi John Hammond berhasil diwujudkan menjadi Jurassic World, taman hiburan megah yang menampilkan dinosaurus-dinosaurus sungguhan. Sepasang kakak beradik, Zach dan Gray, mendapat kesempatan eklusif untuk mengunjungi taman itu sebagai pengunjung istimewa.

Sementara itu, staf di balik Jurassic World terus berupaya menciptakan dinosaurus baru, agar minat pengunjung dapat bertahan dan taman mahal ini bisa terus beroperasi. Karya terbaru mereka adalah Indominus Rex, dinosaurus yang diciptakan dari campuran berbagai makhluk.

Sayangnya… seperti yang mungkin kamu tahu dari berbagai media promosi film ini, eksperimen ini mungkin terlalu berhasil. Review Jurassic World ini tidak akan membocorkan lebih jauh. Kamu harus menonton sendiri untuk menyaksikan seperti apa akibat kebodohan tadi.

Review Jurassic World - Indominus Rex

Tak diragukan lagi, Indominus Rex adalah bintang utama film ini. Setiap kemunculannya berpotensi bikin kamu menahan nafas. Seseram-seramnya Velociraptor dan T-Rex, sebagai dinosaurus yang diciptakan semirip mungkin dengan pendahulu mereka, makhluk-makhluk itu masih punya batasan dan pola yang dapat dimengerti. Sejak kemunculan pertamanya, kamu akan menyadari kalau Indominus Rex adalah predator luar biasa yang tak terkekang kelemahan dinosaurus konvensional, menjadikan dia sebagai ancaman luar biasa. Tak heran kalau dia didaulat sebagai salah satu highlight utama film di review Jurassic World ini.

Review Jurassic World

Resmi Sudah, Punisher Akan Debut di Season 2 Daredevil!

Punisher resmi akan debut di season 2 Daredevil! Kali ini, tokoh anti-hero ini akan diperankan oleh alumni Walking Dead, Joe Bernthal, pemeran Shane Walsh!
Baca Juga

Sebagai tokoh utama manusia Chris Pratt menyajikan akting yang mumpuni. Mungkin ia masih terasa seperti Chris Pratt yang sedang memerankan Chris Pratt, namun mengingat ini film aksi dia memang hanya ditempatkan sebagai sosok pahlawan. Dan dia mampu mengemban peran tersebut.

Zach (diperankan oleh Nick Robbinson) dan Gray (diperankan Ty Simpkins) dapat menyajikan hubungan kakak-adik yang memikat. Walau awalnya mereka terasa jauh, saat situasi mendesak mereka menunjukkan kalau ya, mereka memang saudara. Dan mereka sangat memedulikan satu sama lain.

Jurassic World cukup menonjolkan tema keterikatan keluarga, disorot dalam hubungan Zach dan Gray. Karenanya film ini cukup asyik untuk dijadikan pilihan bagi orang tua untuk mengajak anak-anak. Namun hati-hati, adegan kekerasan yang disajikan di dalam film ini tergolong keras, hingga orang tua yang mengajak anaknya harus siap membimbing dan melindungi mereka kalau takut.

Kelebihan lain Jurassic World adalah adegan aksinya. Setiap adegan aksi disajikan dengan keren dan menegangkan. Apa lagi pertempuran terakhirnya, yang dijamin akan membuat fans Jurassic Park dan dinosaurus secara keseluruhan kegirangan.

Review Jurassic World: Keren dan Mencekam!

Sequel terbaru dari Jurassic Park ini akhirnya beredar di Indonesia! Bagaimana kualitasnya? Simak saja review Jurassic World berikut untuk jawabannya!

Abaikan

 

REVIEW OVERVIEW
Skor Film
90

SHARE
Previous articleBawa Barcelona Juara, Neymar Didapuk Jadi Bintang Cover PES 2016!
Next article10 Fakta Menarik Naruto yang Belum Kalian Ketahui
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.