Review Game of Thrones: Mother’s Mercy, Episode Terakhir Game of Thrones yang Penuh Kejutan!

SPOILER ALERT!!

Review Episode Terakhir Game of Thrones - 1

Mother’s Mercy, episode terakhir Game of Thrones season 5, telah tayang dengan dibumbui banyak kejutan. Ada yang telah diantisipasi oleh fans pembaca buku, ada juga yang tidak. Pokoknya, episode terakhir Game of Thrones season 5 ini penuh sama twist yang akan membuat fans menganga. Bagaimana tepatnya? Baca ulasannya di bawah!

Seperti yang tertulis besar-besar di atas artikel, banyak spoiler dibahas terbuka di review episode terakhir Game of Thrones season 5 ini. Sifat episodenya, yang memuat banyak kejutan, membuatnya tak terhindarkan. Kalau kamu tidak mau spoiler, sebaiknya tonton episodenya. Sementara itu yang hanya mau dapat recap, atau ingin membaca pembahasan, silakan lanjutkan.


1

Plot Stannis: Instant Karma


Episode Terakhir Game of Thrones - Stannis

Review Game of Thrones: Episode The Dance of Dragons

Episode The Dance of Dragons menjadi kelanjutan Game of Thrones season 5. Apakah episode ini mampu memberi kelanjutan layak untuk Hardhome?
Baca Juga

Melanjutkan kejutan paling menohok dari episode sebelumnya, episode terakhir Game of Thrones season 5 dibuka dengan plot Stannis. Rupanya dikorbankannya Shireen benar-benar membantu pasukan mendatangkan cuaca mendukung. Namun setengah pasukan Stannis pergi, dan istrinya, Selyse, gantung diri. Melissandre juga meninggalkan dia.

Namun tetap, Stannis memutuskan maju. Hasilnya jelas: pasukan Stannis dihabisi. Stannis sendiri terluka.

Satu dari banyak kejutan di episode terakhir Game of Thrones season 5 ini, yang mengakhiri riwayat Stannis justru bukan Ramsay atau Roose Bolton, melainkan Brienne of Tarth. Stannis mengakui ia telah membunuh adiknya sendiri, Renly Baratheon, kepada Brienne. Brienne pun memutuskan mengeksekusi Stannis atas pembunuhan yang ia lakukan.

Jadi, ya, sutradara dan tim penulis tampaknya ingin menegaskan mereka akan membawa episode terakhir Game of Thrones season 5 ini ke arah yang benar-benar baru untuk plot yang belum dilanjutkan di bukunya. Ini salah satunya. Shireen, Selyse, dan Stannis masih hidup di bukunya, namun di sini mereka semua ditamatkan.

Joffrey baru, Ramsay Bolton, lanjut untuk hidup di season 6. Siapa yang akhirnya menghentikannya?


2

Jon Snow:

Episode Terakhir Game of Thrones - Jon SnowBerdasarkan pengalamannya di Hardhome, Jon berdiskusi dengan Sam tentang berapa banyak pedang dari baja Valyrian yang tersisa di dunia ini. Jelas, mereka membutuhkannya untuk menangani Night’s King dan White Walkernya.

Sepertinya merasakan hawa-hawa tidak enak di Castle Black, Sam meminta untuk diizinkan pergi untuk menjadi Maester. Jon mengizinkan, dan Sam, Gilly, serta Little Sam pun pergi.

Davos Seaworth  kemudian meminta Jon untuk membantu Stannis. Melissandre datang kemudian. Jon dan Davos mencoba menanyakan Stannis dan Shireen kepada wanita misterius itu, namun Melissandre tak menjawab.

Dalam momen yang bisa membuat fans Benjen Stark tertarik, Ollie menjumpai Jon Snow saat dia membaca surat. Ollie menyampaikan kalau ada Wildling yang tahu di mana Benjen. Namun yang Jon temukan… hanya papan bertuliskan “pengkhianat.” Alliser Thorne, sejumlah Night’s Watch, bahkan Ollie, pun menikam Jon Snow habis-habisan.

Lagi-lagi kejutan di episode terakhir Game of Thrones season 5. Pembaca buku mungkin mengira Jon akan terhindar dari takdirnya ini setelah ia mantap tak ingin meninggalkan Night’s Watch demi Stannis. Namun ternyata hasilnya sama saja. Keputusan radikalnya mendorong saudara-saudaranya di Night’s Watch untuk menikamnya.

Lalu apa yang terjadi kemudian? Inikah akhir dari Jon Snow?

1
2
3
REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
85 %

SHARE
Previous articleRyu Hajar Mario dan Pikachu dalam Super Smash Bros.
Next articleDishonored 2 Dikonfirmasikan, Hadirkan Dua Karakter Playable!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.