Review Minions – Ringan dan Menghibur, Bagus Untuk Tontonan Ngabuburit

Review Minions - Minion FilmSetelah kampanye promo intensif, sampai-sampai kereta commuter Jakarta pun sempat mereka kunjungi, para Minion kembali ke layar lebar. Simak review Minions ini untuk menilai apakah film ini cocok untuk kamu!

Avengers Kalah Dari Jurassic World, Marvel Ucapkan Selamat!

Mendapati Avengers kalah dari Jurassic World di rekor box office, Kevin Feige justru menyampaikan gambar lucu untuk menyemangati saingannya. Seperti apa?
Baca Juga

Seperti para pinguin dari Madagascar, karakter Minion berhasil meraih kesuksesan yang luar biasa hingga mereka menjadi ikon dari film mereka. Setelah para pinguin mendapatkan spin off dari Dreamworks Animation, yaitu Penguins of Madagascar yang rilis 2014 lalu, Universal Studios pun tak mau ketinggalan dengan membuat film yang fokus pada makhluk-makhluk imut ini.

Plot Minions cukup sederhana, dan sudah dijelaskan  dengan detil kalau kamu menonton trailernya. Minion adalah makhluk aneh yang sudah ada sejak kehidupan pertama di bumi. Bahkan dari masa paling awal, yang bisa kamu lihat di credit pembuka, misi mereka satu: mengikuti dan melayani makhluk paling jahat yang mereka temui. Sayangnya, para Minion begitu ceroboh hingga sering kali mereka sendiri yang menyebabkan kematian tuan mereka.

Sebagai prequel, Minions belum mengisahkan masa-masa mereka bekerja bersama majikan mereka di Despicable Me: Gru. Setelah sempat kehilangan arah akibat tidak ada majikan, tiga Minion: Kevin, Stuart, dan Bob berkelana mencari bos baru. Mereka pun menemukan satu calon yang tampak ideal: Scarlet Overkill, wanita yang disebut-sebut sebagai supervillain terhebat di dunia. Berhasilkah mereka menarik minta Scarlet?

Review Minions - Minion Despicable Me

Kejutan “Terima Kasih” Dalam Minions 2015

Minions 2015 yang baru rilis pekan ini di tanah air memang memberikan kejutan tersendiri. Pasalnya para Minions ini ternyata bisa berbahasa Indonesia! Lho, kok bisa?!
Baca Juga

Bagian film yang bisa didaulat sebagai poin positif dalam review Minions ini adalah komedinya. Tentu, komedi yang disajikan bukan jenis komedi kelas atas yang hanya bisa dinikmati orang cerdas. Kamu salah film kalau yang kamu cari seperti itu. Komedi yang disajikan adalah komedi ringan, memanfaatkan tingkah polah aneh-aneh para Minion. Kalau kamu menyaksikan film ini di bioskop, dijamin kamu akan secara konstan mendengar riuh tawa dari sesama pengunjung; terutama tamu anak-anak.

Berlatarkan Inggris, Minions juga tidak ragu menggunakan lelucon stereotip dari kaca mata Amerika untuk menggambarkan penduduk di negeri Ratu Elizabeth II ini. Sepanjang film kamu bisa melihat bentuk gigi buruk, kecanduan orang Inggris terhadap teh, mitos Excalibur, hingga ketenangan penduduknya dalam situasi paling absurd sekalipun.

Film ini juga didukung pengisi suara yang kuat. Pierre Coffin, didukung oleh executive producer film ini Chris Renaud, masih mampu menyajikan sosok Minions yang jenaka. Sandra Bullock dan John Hamm juga mampu membangkitkan karakter Scarlet dan Herb Overkill, pasangan supervillain yang tingkah, rencana, dan peralatannya lebih bombastis dari musuh-musuh klasik James Bond.

Review Minions - Film MinionsTentu, review Minions ini juga berkewajiban untuk menyampaikan kelemahan film pada pembaca. Secara pribadi, tanpa Gru dan putri-putrinya sebagai sorotan utama, film ini jadi kurang nendang. Sejak awal diciptakan sebagai pendukung Gru oleh sutradara Despicable Me, para Minions kurang kuat ditempatkan sebagai sentral cerita. Pembangunan konflik yang kurang rapi juga membuat sosok Scarlet sama sekali tidak menonjol.

Meski begitu, komedi kocak serta warna-warni cerah film Minions ini dijamin akan memuaskan kamu-kamu yang sedang mencari hiburan ringan. Dan ya, karena film ini dirilis di Indonesia satu hari sebelum Bulan Ramadhan, Minions juga oke ditonton untuk ngabuburit. Paling-paling kamu hanya akan dibuat semakin haus karena ngakak.

Review Minions – Ringan dan Menghibur, Bagus Untuk Tontonan Ngabuburit

Cocok buat yang lagi cari hiburan ringan untuk keluarga!

Abaikan

 

 

REVIEW OVERVIEW
Skor Film
75 %

SHARE
Previous articleGolf Pool Story – Selamatkan Penduduk dengan Golf dan Bilyar
Next articleChara Expo 2015 Hadirkan Banyak Bintang Tamu Menarik!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.