Bombshell Buktikan, Cewek Cantik Juga Pantes Jadi Karakter Game Shooter!

Bombshell-1

Pertengahan Mei 2014 lalu, Interceptor Entertainment dan 3D Realms mengkonfirmasikan Bombshell, sebuah game shooter dengan elemen action RPG dan tampilan isometris untuk PlayStation 4, Xbox One dan PC Windows dengan rencana rilis tahun ini. Game yang dibangun dengan Unreal Engine 3 ini menempatkan kalian sebagai seorang Bomb Disposal Specialist (penjinak bom) yang beralih menjadi prajurit sewaan, Shelly “Bombshell” Harrison, yang harus berpindah diantara empat planet yang menjadi setting-nya, untuk menyelamatkan presiden dari ancaman alien, sekaligus juga menyelamatkan Bumi. Setting-nya sudah menjanjikan musuh dari luar angkasa, serta persenjataan modern yang biasanya hanya eksis di tayangan fiksi ilmiah. Hanya saja yang menarik, tampilan isometris di tengah genre action RPG menjanjikan mekanis persilangan genre yang unik. Selama event Electronic Entertainment Expo 2015 lalu, 3D Realms memberikan video terbaru game ini selama event, yang akhirnya baru kemarin diunggah ke dalam channel YouTube mereka.

Game Shooter Bombshell E3 2015 Gameplay Trailer

Video di atas memperlihatkan serunya game shooter dengan tampilan isometris ini, dimana Shelly harus menghadapi banyak musuh alien dengan senjata berat, banyak ledakan, tembakan musuh, serta terlihat beberapa adegan yang cukup gore. Developer mengklaim semua adegan dalam video diambil di tengah gameplay, yang disajikan dengan kualitas 50 frame-per-detik dan Full HD 1080p. Kami belum melihat seperti apa unsur RPG yang dimasukkan ke dalamnya, namun mungkin akan ada sistem pengembangan karakter yang akan memperkuat Shelly seiring dia naik level. Bombshell dikabarkan juga bakal playable selama event Quakecon 2015, yang berlangsung 23-25 Juli mendatang. Selain trailer, kalian bisa juga melihat detail aksi Shelly melalui beberapa screenshot yang kami tempatkan di sepanjang artikel ini.

Bombshell-3

Game ini mengisahkan Shelly “Bombshell” Harrison, seorang Kolonel dari Global Defense Force, yang mengakhiri karirnya setelah kejadian “The Washington Incident”, yang membuatnya kehilangan sebelah lengannya saat mencoba menjinnakkan bom namun gagal, sekaligus juga menewaskan keseluruhan timnya. Shelly kemudian ditawarkan kontrak baru oleh sebuah perusahaan militer swasta, mendapatkan lengan mekanis baru dari sisa-sisa peradaban kuno, sekaligus bisa kembali beraksi sebagai mercenary.

Setting dunia Kyrron dalam game ini juga diceritakan dalam keadaan kritis, karena terus dihisap energinya oleh matahari yang ada di dekatnya. Kalian juga bakal mencari rahasia peradaban yang sudah lama tertidur di di dunia jauh Zeroth, serta berusaha untuk menggagalkan usaha musuh yang ingin menguasai semua yang eksis di dunia.

Bombshell-4

Apa yang menarik dari diri Shelly adalah lengannya, selain sebagai perisai, juga menjadi senjata yang bisa dimodifikasi dengan lebih dari 10 senjata lainnya, untuk melawan musuh alien predator, hingga sisa dari ras kuno. Kemudian pertarungan shooter-nya yang begitu cepat disorot dari atas (atau biasa disebut sudut pandang isometris), yang dipadukan dengan mekanis role-playing game klasik, termasuk itu adanya poin experience, upgrade, side quest, dan level yang non-linear.

Bombshell-8

Bombshell sendiri seharusnya dikembangkan sebagai game Duke Nukem baru, yang disebut Duke Nukem: Mass Destruction. Karena 3D Realms tidak memiliki hak atas serial ini, yang berujung tuntutan pemilik IP aslinya Gearbox Software, maka mereka merubah judulnya menjadi Bombshell, dan juga karakter di sini jelas lebih menjual dibandingkan Duke Nukem. Selain itu, kalian tidak perlu melihat banyak cewek telanjang atau sumpah serapah yang tidak pada tempatnya, seperti ketika memainkan tipikal game Duke Nukem.

Bombshell-5 Bombshell-6 Bombshell-7


SHARE
Previous articleSempat Mati Suri, Skrip The Chronicles of Narnia: The Silver Chair Akhirnya Rampung
Next articleKamehameha sampai Final Flash, Kompilasi Serangan Terkuat Karakter Dragon Ball Z Extreme Butoden
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.