Jones, Sekarang Zamannya Cari Jodoh Lewat Bau Badan!

Kamu jomblo, kesepian, dan butuh pasangan secepatnya? Atau kamu sudah sering pacaran, tapi nggak pernah bertahan lama? Orang-orang Los Angeles punya metode ilmiah baru untuk cari jodoh yang niscaya bakal langgeng: dari bau badan! Tenang, isi artikel ini nggak sejorok bayanganmu kok.

Cari Jodoh lewat bau - Pheromone Parties

Berawal di LA, Pheromone Parties alias Pesta Feromon adalah sebuah acara gagasan Judith Prays, di mana para hadirinnya dapat melakukan upaya cari jodoh lewat bau kaos satu sama lain. Pesta ini pernah dibahas di media-media Barat terkemuka; sebut saja CNN, Colbert Report, Vice Magazine, Glamour, GOOD Magazine, dan lain sebagainya. Singkatnya, Pheromone Parties adalah pesta perjodohan berdasarkan faktor ilmiah penciuman.

Bagaimana Cari Jodoh Lewat Bau Badan Dilakukan?

Kamu mau ikutan jadi peserta? Proses pestanya tergolong gampang. Peserta harus menyiapkan terlebih dulu sehelai kaos yang sudah dipakai tidur selama 3 malam dan membawanya ke Pheromone Parties dalam kantong tertutup resleting. Hal ini dimaksudkan untuk menangkap bau badan mereka. Meskipun disarankan memakai kaos katun putih bersih, peserta bebas menentukan kaos mana yang akan mereka jadikan alat cari jodoh.

cari jodoh - cewek

Hatsune Miku Duet Bareng Namie Amuro – Dengar di Sini!

Hatsune Miku duet dengan Namie Amuro dalam lagu R&B adiktif berjudul “B Who I Want 2 B”! Berani coba?
Baca Juga

Nantinya, kantong-kantong yang dibawa peserta pesta diberi label; pink untuk perempuan dan biru untuk laki-laki. Setiap kantongnya juga punya nomor yang hanya diketahui oleh si empunya kaos. Kemudian, semuanya akan ditaruh di atas meja, di mana para peserta bisa mencium kantong-kantong tersebut sesuka mereka selama pesta.

Jika seorang peserta tertarik dengan bau tertentu, fotografer khusus pesta akan mengambil dokumentasi si peserta dengan kantong favoritnya. Nantinya, proyeksi semua foto tampil sebagai slideshow di dinding pesta. Nah, di sinilah waktunya cari jodoh! Kalau menemukan tamu pesta yang kamu suka sedang memegang kantongmu, manfaatkan momen tersebut untuk berkenalan. Misalnya kamu tak sempat kenalan, jangan khawatir, akan ada album Facebook khusus yang memajang seluruh gambar tadi dengan tag ke setiap peserta supaya saling bisa mengontak.

Asal-Muasal Ajang Cari Jodoh di Pheromones Parties

Ide cari jodoh lewat bau badan ini muncul berdasarkan pengalaman pribadi Judith Prays yang selalu gagal menjalin hubungan dengan kencan online. Di sisi lain, dia sukses berhubungan nyata dengan seseorang yang secara online tak mungkin membuatnya tertarik. Dari situ, Judith bertanya-tanya, “Apa sebaiknya kita menentukan pasangan lewat bau?” Maka lahirlah event pertama Pheromone Parties di Brooklyn pada November 2010. Kabar mengenai pesta cari jodoh yang unik ini mendadak viral dan membuatnya rutin diadakan. Kini, acara ini berskala global berkat verifikasi proses pencetakan feromon oleh penasihat sains, Charles J. Wysocki.

Cari Jodoh - Pheromone Parties

Terbukti, Dragon Ball Tamat Setelah Arc Frieza!

Pertarungan Goku melawan Frieza bisa jadi paling seru, tapi apa kamu rela kalau cerita Dragon Ball tamat hanya sampai di situ saja?
Baca Juga

Sekarang pertanyaannya, sukseskah pesta ini dalam misi cari jodoh para jomblo untuk hubungan yang awet? Dengan keunikannya, Pheromone Parties berhasil menjadi ajang yang memudahkan peserta pestanya memulai percakapan tanpa tembok beku di antara orang-orang yang masih asing. Secara sains, hubungan antara bau dan ketertarikan fisik memang terbukti kebenarannya. Feromon merupakan faktor kimia yang merangsang ketertarikan pada manusia, selain juga menentukan kesuburan. Kalau kamu tertarik pada feromon seseorang, artinya kalian berdua akan memiliki cucu yang sehat.

Nah, apa kamu tertarik melakukan hal serupa untuk kriteria pacarmu? Atau kamu mau ikutan cari jodoh dalam pesta feromon ini? Cek jadwalnya dan pastikan dulu; selain bawa kantong berisi kaos, kantong uangmu juga harus cukup tebal untuk terbang ke acaranya!

Cari Jodoh - feature


SHARE
Previous articlePara Jones Dipaksa Berpasangan Mainkan The Legend of Zelda Terbaru!
Next articleDewa Kehancuran Lainnya, Champa, Muncul dalam Teaser Dragon Ball Super
Wanita yang jatuh cinta pada game sejak tahun '90-an ini pernah dijuluki Dewigim sewaktu SMA. Selain punya hobi simpang siur antara game, anime, manga, dan dorama, dia juga memiliki ketertarikan akut pada musik video game. Berkarir di dunia game publishing selama 2 tahun terakhir diyakininya sebagai passion seumur hidup.