Demi Kate Upton, Pengembang Game of War: Fire Age Cari Tambahan Dana

kate-upton-game-of-war

Super model Kate Upton telah didapuk oleh Machine Zone mobile game dalam komersialisasi game terbarunya, Game of War: Fire Age. Aksi promosi besar-besaran pun tampak tak segan-segan dilakukan oleh Machine Zone. Mulai dari iklan TV, iklan perangkat mobile hingga Super Bowl menjadi ajang promosi Game of War: Fire Age. Dalam iklan tersebut, Kate Upton tampak mengenakan pakaian ala mitologi Yunani, berperan sebagai Athena sang dewi perang. Meski promosi ini cukup sukses menarik minat para gamer, biaya komersialisasi yang dikeluarkan Machine Zone disebut cukup besar. Bahkan dikatakan bahwa menggaet Kate Upton merupakan salah satu pengeluaran terbesar dalam promosi ini.

Machine Zone Cari Tambahan $500 Juta Demi Kate Upton, Rumor atau Fakta?

kate upton game of war

Suka Main Game di Game Center atau Warnet? Hati-hati Dengan Hal yang Satu Ini!

Kate Upton itu mahal! Begitu mahal sehingga memaksa Machine Zone, pengembang Game of War: Fire Age mencari tambahan dana $500 juta. Wih!!
Baca Juga

Beberapa sumber mengatakan besarnya dampak tersebut terhadap upaya Machine Zone untuk menjaga keuangannya agar tetap sehat. Bahkan beredar rumor bahwa Machine Zone akan meningkatkan nilai valuasinya mencapai $500 juta. Namun hingga kini, rumor tersebut belum terbukti. Bahkan hingga kini belum ada informasi pasti terkait dengan pendanaan ataupun status keuangan dari Machine Zone. Berita terkait dengan penambahan pendanaan justru tampak simpang siur.

Menanggapi rumor tersebut, Gabe Leydon selaku CEO Machine Zone mengkonfirmasi bahwa pihaknya tidak ingin mengomentari isu dan spekulasi fundraising ataupun valuasi. Hingga saat ini, pihaknya tidak membutuhkan tambahan pendanaan. Mereka focus 100% pada Game of War: Fire Age dan teknologi yang menguatkannya. Namun dilihat dari statement tersebut, justru tampak bahwa statement ini dibuat dengan sangat hati-hati. Statement ‘tidak membutuhkan’ ini tampaknya sangat kondisional. Kebutuhan, tentu saja dapat berubah sewaktu-waktu. Dalam ketidakpastian di dunia game, hal ini bisa saja berubah hanya dalam waktu yang sangat singkat.

kate upton game of war

Tentu saja, jika saja Machine Zone tidak terlalu habis-habisan membakar dananya di iklan yang heboh dengan Kate Upton sebagai modelnya, mereka mungkin tidak membutuhkan pendanaan tambahan dalam waktu dekat. Tidak ada yang tahu apakah Machine Zone dapat menemukan investor yang sesuai dengan harapannya. Akan tetapi deal pendanaan dalam ukuran $500 juta sangatlah langka untuk ukuran perusahaan game privat.

Meski demikian, pemasukan yang diterima oleh Machine Zone terbilang cukup besar. Bahkan diperkirakan Game of War yang merupakan game andalah Machine Zone mampu menghasilkan $230 juta tiap kuartalnya. Jika dihitung dalam satu tahun, setidaknya $930 juta dapat diperoleh melalui Game of War. Ini adalah angka yang sangat besar untuk ukuran game freemium, di mana pemasukan hanya diperoleh dari pembelian barang virtual. Umumnya, hanya 2 hingga 5% pemain yang mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang virtual dalam game. Namun Machine Zone terbukti cukup sukses dalam memonetisasi bisnisnya dengan model ini. Akan tetapi, pertaruhan terbesar Machine Zone tampaknya ada pada Kate Upton.

kate upton game of war

Beginilah beberapa penampilan Kate Upton di Game of War: Fire Age:

kate upton game of war

Demi Kate Upton, Pengembang Game of War: Fire Age Cari Tambahan Dana

Kate Upton itu mahal! Begitu mahal sehingga memaksa Machine Zone, pengembang Game of War: Fire Age mencari tambahan dana $500 juta. Wih!!

Abaikan

kate upton game of war

Demi Kate Upton, Pengembang Game of War: Fire Age Cari Tambahan Dana

Kate Upton itu mahal! Begitu mahal sehingga memaksa Machine Zone, pengembang Game of War: Fire Age mencari tambahan dana $500 juta. Wih!!

Abaikan

kate upton game of war

Demi Kate Upton, Pengembang Game of War: Fire Age Cari Tambahan Dana

Kate Upton itu mahal! Begitu mahal sehingga memaksa Machine Zone, pengembang Game of War: Fire Age mencari tambahan dana $500 juta. Wih!!

Abaikan

kate upton game of war

Demi Kate Upton, Pengembang Game of War: Fire Age Cari Tambahan Dana

Kate Upton itu mahal! Begitu mahal sehingga memaksa Machine Zone, pengembang Game of War: Fire Age mencari tambahan dana $500 juta. Wih!!

Abaikan

Machine Zone dan Game of War: Fire Age

game-of-war-screenshot

Kate Upton, Lili Simmons, Dakota Fanning Dibidik untuk Trilogi Baru Film J.K. Rowling

Fantastic Beasts and Where to Find Them dikabarkan telah membidik artis seperti Kate Upton, Dakota Fanning, dan lainnya untuk mengisi peran di trilogi ini.
Baca Juga

Machine Zone didirikan oleh Leydon pada tahun 2007 dengan nama Addmired bersama dengan rekannya, Mike Sherrill dan Halbert Nakagawa. Mereka bersaing ketat dengan Zynga di Facebook hingga akhirnya mereka memilih untuk lebih fokus pada MySpace.

Pada tahun 2008, mereka mencoba mengembangkan game free to play untuk platform iPhone dengan menggunakan pendanaan yang diperoleh dari Y Combinator incubator. Selanjutnya, banyak game yang dihasilkan untuk platform ini.

Pada tahun 2011, bilai perusahaan tumbuh menjadi $5 juta dan meningkat menjadi $8 juta berkat pendanaan dari Menlo Ventures, Baseline Ventures, dan Anthos Capital pada tahun 2012. Dan pada tahun 2013, perusahaan tersebut berganti nama menjadi Machine Zone dan terus tumbuh menjadi salah satu perusahaan yang cukup bernilai tinggi berkat Game of War: Fire Age.


SHARE
Previous articleGame Marvel Kesukaanmu Bakal Dirubungi Semut di Bulan Juli!
Next articleLebih Dekat dengan Perfume Selama 10 Hari dalam Perfume Anniversary PPPPPPPPPP!
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.