Taukah Kamu Kalau Event Video Game dan Komik Kini Hasilkan Miliaran Dollar?

event video game dan komik

10 Kejutan Terbesar dalam E3 2015

Ada banyak berita dan game-game baru selama E3 2015 berlangsung. Berikut ini adalah 10 kejutan terbesar E3 2015 versi Duniaku!
Baca Juga

Event Video Game dan Komik seperti Comic-Con Internasional di San Diego, California, yang diselenggarakan 7 sampai 9 Juli nanti merupakan acara besar bagi para gamer dan penggemar komik. Menurut sebuah studi oleh Eventbrite, perusahaan di industri game dan komik juga harus tahu bahwa event ini semakin menarik banyak peserta hingga menghasilkan miliaran dolar.

Ticketing global dan events company merilis sebuah studi dari 2.000 penggemar saat menjelajahi demografi dan perilaku peserta dan menghabiskan cosplayer, atau orang-orang yang berpakaian seperti karakter komik atau karakter game favorit mereka di konvensi dan acara lainnya.

Dari hasil survei yang juga menjadi bahan diskusi dalam panel “Masa Depan Pop Culture” oleh Rob Salkowitz di Comic Con tahun lalu, muncul sebuah fakta yang mencengangkan. Dalam presentasinya, Salkowitz mengatakan bahwa event atau konvensi fandom telah meledak dan berkembang dari “nerd niche to peak geek” dan memiliki dampak ekonomi hingga mencapai miliaran dolar.

Meski industri game dan komik sendiri telah memberikan dampak yang cukup besar dalam ekonomi kreatif, tentunya ini adalah angka yang sangat besar untuk ukuran industri sampingan dari kedua industri utama tersebut. Salkowitz mengatakan bahwa pelaku industri, khususnya event organizer, harus menyadari tren tersebut, terlebih para fans yang sekarang tidak hanya didominasi oleh laki-laki namun juga banyak perempuan yang turut ambil bagian dalam industri ini. Sebagai gambaran, sebanyak 48,9% responden survei adalah perempuan dan 48,7% adalah laki-laki. Dan untuk sisanya yakni sebesar 2,4% diklasifikasikan sebagai lain-lain.

Perputaran Uang dalam Event Video Game dan Komik

event video game dan komik

Doujinshi Event Menjamur, Sudah Siapkah Market di Indonesia?

Menilik kondisi doujinshi event dan market di Indonesia, komunitas doujinshi indonesia, event doujinshi, perkumpulan doujinshi, anggota doujinshi.
Baca Juga

Kaum perempuan umumnya memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap komik sebesar 59%. Sedangkan pada laki-laki, mereka umumnya lebih tertarik dengan komik dan novel bergambar atau sekitar 64%. Sekitar 50% dari para single yang datang ke event video game dan komik umumnya adalah laki-laki, sedangkan perempuan yang datang sekitar 47%. Umumnya, laki-laki single lebih sering datang sendiri ke event tersebut atau sekitar 29%. Sedangkan perempuan single, jumlah yang datang sendirian hanya sebesar 18% saja.

Sebagian besar responden atau sekitar 59% responden mengatakan bahwa mereka menghabiskan antara $100 hingga $500 di event video game dan komik yang mereka hadiri. Ini belum termasuk biaya dasar seperti tiket, makanan, dan biaya parkir.

Mereka biasanya membeli artwork (print) sekitar 37%; mainan, tokoh dan koleksi sebesar 28%; fashion merchandise dan t-shirt, komik dan novel grafis sekitar 27%. Ini cukup bertentangan dengan anekdot yang kerap ditemui. Namun hanya sekitar 20% orang yang melaporkan bahwa mereka membeli tanda tangan selebriti di konvensi secara teratur, dengan hampir sebesar 38% melaporkan mereka tidak pernah membeli barang-barang ini. Setidaknya itulah yang dikatakan data survei.

Dalam survey juga terungkap bahwa sebesar 10% pengunjung menghabiskan uang hingga lebih dari $500 di event video game dan komik. Namun sebagian besar dari angka tersebut didominasi oleh kaum laki-laki atau sebesar 66% jika dibandingkan dengan kaum perempuan yang hanya sebesar 33%.

Anggaran Para Cosplayer

event video game dan komik

Ini Bukti Cosplay (Mungkin) Lebih Cocok Dilakukan Bule

Siapa bilang cosplayer bule itu mesti jelek.
Baca Juga

Anggaran para cosplayer juga tidak kalah tinggi. Para cosplayer umumnya berpartisipasi dalam fan event setidaknya tiga kali dalam setahun. Saat mereka bergabung dalam suatu fan event, tujuh dari sepuluh cosplayer akan menghabiskan dana sebesar $100 atau bahkan lebih.

Berdasarkan hasil survey, umumnya cosplayer berusia antara 23 hingga 39 tahun (60%) dan sebagian besar atau sebesar 65% diantaranya adalah wanita.

Dari cosplay yang ditampilkan, para cosplayer umumnya mengambil tema anime/manga sebesar 29%, genre-based media sebesar 21%, dan science fiction atau fantasy sebesar 18% dalam event video game dan komik.

Di Indonesia sendiri, event-event semacam ini sudah mulai banyak. Sebut saja Anime Festival Asia (AFA) ID, Popcon Asia, Jakarta Toy Fair, Game Developer Gathering, bahkan Comic Con pun akan segera diselenggarakan di Indonesia.


SHARE
Previous articleMasashi Kishimoto Akan Pensiun Sebagai Mangaka?
Next articleSetelah Sukses, Pokemon Shuffle Hijrah ke Mobile Tahun Ini Juga!
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.