Heboh, Gedung Universitas Telkom Dijual oleh Orang Iseng!

Universitas Telkom - Logo

Ada-ada saja kelakuan orang sekarang. Tanggal 25 Juni lalu, beredar iklan di OLX yang menjual sebuah bangunan dengan harga enam puluh miliar rupiah. Masalahnya? Bangunan yang dijual itu adalah salah satu gedung dari Universitas Telkom!

Kejadian unik ini disampaikan dalam artikel di Students Telkom University, situs resmi mahasiswa Universitas Telkom. Wujud iklan tersebut ditampilkan seperti ini.

 

Universitas Telkom - Gedung Gerlong

10 Tahun Lalu Martunis Jadi Korban Tsunami Aceh, Sekarang Jadi Pesepakbola Internasional

Sporting Lisbon mengumumkan pemain baru skuad U-19 mereka yaitu Martunis, bocah Indonesia yang selamat dari tsunami Aceh. Ia akan bermain di akademi muda
Baca Juga

Sekilas dilihat, ini memang seperti iklan biasa. Tapi anak Universitas Telkom, terutama yang sempat atau masih merasakan kuliah di gedung ini, pasti langsung menemukan hal yang janggal. Ya, sebenarnya gedung ini adalah salah satu gedung Universitas Telkom. Dulu sempat digunakan sebagai kampus untuk S1 jurusan Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika, dan sekarang digunakan untuk Pascasarjana S2 serta mahasiswa kelas internasional. Bahkan alamatnya pun sesuai.

Detil dari keisengan ini bisa dilihat langsung di halaman OLX. Tak mengherankan mungkin bila pihak kampus ingin menjual gedung. Tapi dari sekian banyak jalan untuk menjual, agak aneh bila sarana yang dipilih adalah OLX. Terutama karena dalam detil keterangan tersebut tidak ada keterangan kalau gedung itu masih digunakan sebagai kampus.

Nomor dari Rahman ini pun berhasil dihubungi oleh Ikhsan Radiansyah, penulis artikel di atas, yang juga adalah CEO Student News Portal Universitas Telkom periode 2014-2015. Selama wawancara, Rahman selaku penjual terdengar bingung dan tidak yakin.

A: Ikhsan Radiansyah dari Students Telkom University, B: Rahman

A: Halo, Selamat Sore

B: hmm..

A: Saya ingin konfirmasi, saya melihat di OLX tentang Gedung Gegerkalong Hilir ada di Bandung, benar untuk dijual?

B: Ya..

A: Kalo boleh tau, itu kan Gedung kampus Telkom University ya, jadi saya masih kurang percaya (dijual) gitu. Apakah benar itu dijual?

B: Uh huh, Kenapa gitu pak?

A: Oh enggak, jadi banyak yang nanya tentang gedung kampus yang dijual.

B: Uh huh

A: Saya ingin konfirmasi aja langsung dengan pemasang Iklannya yang di OLX

B: Uh huh..

A: Kalo boleh tau ada alasan mengapa dijual? Atau Kenapa memasang di OLX

B: Hmm gitu, Kalo bapak sendiri mungkin ada minat (untuk membeli) atau bapak dari kampus asalnya atau gimana?

A: Pak, saya cuman Mahasiswa

B: Oh gitu.., Ya kami buka (di OLX) karena diberi amanah buat ditawarin masarin gedung tersebut aja pak.

A: Oh gitu ya pak, kalo boleh tau diamanahin dari kampus (Tel-U) sendiri ya Pak?

B: Untuk itu saya tidak bisa ngomong pak

A: Oh begitu pak, tapi gedung tersebut memang untuk dijual ya pak

B: Ya

Agak penasaran sebenarnya, bagaimana respons penjual kalau penanya tidak langsung menyebutkan dia tahu itu gedung apa.

Tanggal 2 Juli kemarin, iklan tersebut sudah tidak aktif lagi di OLX. Mungkin karena Rahman merasa dia terpergok setelah diwawancara. Halaman OLX-nya masih bisa diakses sebagai arsip, tapi gambar di atas sudah tidak ada, digantikan oleh peta.

Tim dari Students Telkom University mencoba menghubungi Rahman lagi. Kali ini sang penjual menjawab,

 

Universitas Telkom - Wawancara Lanjutan

Ini juga bukan pertama kalinya ada kampus di Indonesia yang dijual. Sebelumnya, kampus Institut Seni Indonesia pun dicoba dijual. Namun kasus yang itu lebih bernada trolling. Secara eksplisit penjual menyebutkan kalau itu memang kampus ISI, dan bangunannya dijual untuk membayar gaji. Bahkan nomor kontaknya pun adalah nomor ISI.

Universitas Telkom - Kasus ISI

Untungnya, berkat aksi investigatif tim Students Telkom University, halaman OLX ini ditutup sebelum ada yang benar-benar termakan iklan. Entah apa sebenarnya orang yang bertanggung jawab benar-benar melakukan kesalahan atau dia sengaja melakukan tindakan ini untuk trolling. Tapi tak pernah tertutup kemungkinan ada orang yang benar-benar terjebak iklan semacam ini.

Tips bagi pencari properti, terutama di era internet ini: jangan langsung percaya iklan. Cek sendiri dulu sejarah dari bangunan yang diiklankan, ketimbang kamu malu karena berusaha membeli gedung kampus yang masih dipakai atau malah kehilangan uang dan waktu.


SHARE
Previous articleYa Ampun, Aming Hampir Bugil Di Gay Parade 2015!!
Next articleGame PC Terbaik di Steam Saat Ini Bukan GTA V, Melainkan…
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.