Syuting Selesai, Foto-Foto Setting Film Attack on Titan Tampil!

Foto Setting Film Attack on Titan
Setelah usainya seluruh proses syuting di awal Juli ini, sejumlah foto setting film Attack on Titan (Shingeki no Kyojin) versi live action dipublikasikan. Film adaptasi anime yang akan tayang di layar lebar sebagai 2 bagian ini menyisakan banyak kenangan berharga bagi para aktor dan aktris yang terlibat di dalamnya. Salah satu latar syuting yang paling berkesan adalah Pulau Hashima di daerah Nagasaki. Dikenal juga sebagai pulau “kapal perang”, Pulau Hashima tampaknya merupakan tempat yang cocok untuk dijadikan setting film Attack on Titan.

Sutradara kedua film live action Attack on Titan, Shinji Higuchi, berpose di Pulau Hashima bersama para pemeran inti: Haruma Miura (Eren Jaeger), Kiko Mizuhara (Mikasa Ackerman), Kanata Hongo (Armin Arlert), dan Satomi Ishihara (Hanji Zoe/Hans). Selain itu, mereka juga membicarakan beberapa hal seputar proses syuting. Seperti yang sudah bisa kita lihat dari trailer dan bocoran dokumentasinya selama ini, film live action Attack on Titan akan menampilkan senjata-senjata canggih nan modern sekaliber RPG dan tank. Colossal Titan yang muncul pun memiliki tinggi 2 kali lipat dari versi aslinya yang hanya berukuran 50 meter.

Trailer Baru Attack on Titan - Colossal Titan

Naruto Ucapkan Selamat Tinggal!

Live action Naruto sudah melanglangbuana di sejumlah negara Asia. Tiga negara beruntung yang mendapat kesempatan langka menikmati Naruto dan kawan-kawan versi manusia adalah Malaysia, Singapura, dan...
Baca Juga

Bagaimana respon sang sutradara menanggapi kebingungan penggemar dengan perbedaan itu? Higuchi menyatakan, “Film adaptasi tidak harus menyalin aslinya mentah-mentah, tapi menurut saya masih harus menjadi satu karya yang menarik. Saya penasaran, akankah film ini mencapai hal tersebut nantinya?” Jawaban tadi sekaligus menjawab kesan negatif penggemar atas absennya karakter terpopuler Levi dalam live action Attack on Titan serta sekuelnya, Attack on Titan: End of the World.

Kemudian, sesuai tradisi begitu syuting selesai, aktor dan aktris Jepang utama untuk film ini mengungkapkan kesan-kesan mereka. Haruma Miura mengucapkan terima kasih atas dukungan semuanya dan mengaku tak sabar ingin menonton filmnya. Sementara Kiko Mizuhara menyatakan lega setelah proses syuting berakhir, Kanata Hongo merasa yakin jika sekarang ia dapat ikut mempromosikan film live action Attack on Titan.

Foto Setting Film Attack on Titan

CyberConnect2 Siapkan Game .hack Terbaru?!

Baru-baru ini, ada kabar mengenai keterlibatan CyberConnect2 dalam remake Final Fantasy VII dan dibuatnya game .hack terbaru! Ah, yang benar?
Baca Juga

Hajime Isayama, kreator asli Attack on Titan, juga sempat menyampaikan komentarnya tentang film ini. Dilansir dari Oricon, Isayama mengatakan bahwa konsep Titan pemakan manusia sudah ia pikirkan sejak berumur 19 tahun. “Dulu saya berpikir ingin memberi tahu ide saya kepada para profesional film.” Namun kesempatan itu tak kunjung muncul dan akhirnya Isayama memutuskan membuat versi animenya terlebih dulu. Tentunya ia sangat bahagia ketika cita-citanya memfilmkan Attack on Titan kesampaian.

Foto Setting Film Attack on Titan Foto Setting Film Attack on Titan

Kini, kita tinggal menunggu saja tanggal main kedua film adaptasi anime sukses ini. Bagian pertama film live action Attack on Titan akan tayang pada 1 Agustus mendatang, sementara sekuelnya Attack on Titan: End of the World menyusul di bioskop Jepang mulai 19 September. Di Indonesia? Walau belum ada tanggal pastinya, Encore Films yang kerap membawakan film Negeri Sakura ke Tanah Air sudah mengiming-imingi akan tayangnya film live action Attack on Titan di sini!

Bagaimana menurutmu setting film Attack on Titan ini? Sudah cocokkah untuk adegan-adegan pelahapan Titan?

Foto Setting Film Attack on Titan


SHARE
Previous articleIni Dia 11 Fakta Lucu Minions yang Belum Kalian Ketahui
Next articleBegini Jadinya Kalau Karakter Final Fantasy VII Punya Facebook! (Bag. 1)
Wanita yang jatuh cinta pada game sejak tahun '90-an ini pernah dijuluki Dewigim sewaktu SMA. Selain punya hobi simpang siur antara game, anime, manga, dan dorama, dia juga memiliki ketertarikan akut pada musik video game. Berkarir di dunia game publishing selama 2 tahun terakhir diyakininya sebagai passion seumur hidup.