Kreator Ultraman Berulang Tahun, Coba Tebak Apa Hadiah dari Google?

kreator ultraman7 Juli adalah hari jadi kreator Ultraman, Eiji Tsuburaya, salah satu bapak Tokusatsu Jepang yang terkenal dengan serial kaiju dan tokusatsu-nya.

Ultraman Baru Telah Lahir, Ultra Warrior Ber-Armor, Ultraman X

Ultraman Baru telah lahir, ialah Ultraman X yang akan menjaga perdamaian bumi dari para kaiju dan alien jahat. Juga mencari Spark Doll yang tersisa!
Baca Juga

Kreator Ultraman, Eiji Tsuburaya merupakan salah satu bapak Tokusatsu yang terkenal dengan genre kaiju-nya. Bakat dan minat Tsuburaya sudah nampak ketika ia masih berumur 18 tahun. Pada tahun 1919 dia sudah menjadi asisten-cinematografer di Studio Nippon-Tonnenshoku-Katsudo (Kokkatsu) tepatnya di Kyoto. Walaupun sering berpindah-pindah studio (freelance) karena menjalankan wajib militer di Jepang, kreator Ultraman ini tetap jatuh cinta pada dunia pembuatan film.

kreator ultraman
Eiji Tsuburaya dengan mahkluk ciptaannya

Ia memulai bekerja sebagai kameraman full-time pada tahun 1927 di Studio Shochiku Kyoto setelah setahun bekerja paruh waktu disana. Ketrampilan membuat film, membuat kreator Ultraman ini mampu menciptakan dan menggunakan tehnik pembuatan film yang inovatif pada saat itu, termasuk penggunaan “Camera Crane” pertama kali di Jepang. Pada Tahun 1930, dalam pembuatan film Chohichiro Matsudaira menjadi film pertama Tsuburaya yang menggunakan gambar super-imposing yang menciptakan sebuah ilusi. Dan hasil karya film ini akhrinya dikenal dengan sebutan “Special Effect.”

kreator ultramanTahun 1938, Tsuburaya menjadi kepala bagian Special Visual Technique di Toho Tokyo Studio, dan juga mendirikan studio independen yang menangani “Special Effect” sendiri. Ia mengembangkan tekniknya ketika di Toho, dan juga mendapatkan banyak sekali penghargaan pada saat itu. Ketika menjadi kepala bagian special effect, ia mempekerjakan 60 karyawan, teknisi, dan juga kameramen. Dan tim ini juga menjadi bagian dalam pembuatan film Godzilla pertama di tahun 1954 yang diarahkan Ishiro Honda dan diproduseri oleh Tomoyuki Tanaka. Dan film Godzilla ini memenangkan pengargaan “Film Technique” yang pertama.

Film Godzilla berbeda dengan film King Kong milik Willis O’Brien yang juga sangat terkenal di tahun 1933. Jika film King Kong menggunakan tehnik stop-motion, maka Tsuburaya menggunakan pria di dalam kostum karet untuk membuat efek monster raksasa. Dan tehnik yang digunakan kreator Ultraman ini menjadi pioner film Kaiju lainnya.

kreator ultramanTahun 1963, Tsuburaya akhirnya memiliki perusahaan dan studio sendiri yang dikenal dengan nama Tsuburaya Production. Di tahun 1966, perusahaan ini mengeluarkan film Kaiju pertamanya yaitu Ultra Q. Kepopuleran Ultra Q, akhirnya diteruskan serial Ultraman. Seri Ultraman inilah yang akhirnya menjadi serial tokusatsu pertama di dunia yang keluar Jepang! Dan hingga kini seri Ultraman masih terus berlanjut dibawah produksi Tsuburaya Production. Sayangnya, sang kreator Ultraman sendiri tak lama menikmati kesuksesan pembangunan perusahaannya. Tahun 1970 beliau tutup usia.

Eiji-Tsuburaya-Kreator Ultraman

Dan hari jadi kreator Ultraman ini membuat Google mengenang dan menghargai jasa-jasanya dalam mebuat film tokusatsu dan kaiju. Untuk itulah mereka membuat Doodle baru bertema pembuatan film tokusatsu, Ultraman yang dirilis awal bulan Juli 2015 (sekalian merayakan hari jadi Tsuburaya yang ke 114). Jennifer Hom memimpin pembuatan Doodle bertema pembuatan film tokusatsu bergaya Tsuburaya.

kreator ultramankreator ultramanBanyak sketsa ide yang ditampilkan untuk membuat Doodle ini. Setelah akhirnya menemukan ide tentang Doodle “pembuatan film,” akhirnya Jennifer Hom bersama timnya membuat bentukan-bentukan monster (kaiju) yang akan tampil di Doodle-nya.

kreator ultramanAkhirnya, Doodle yang bisa kamu mainkan jadi. Jika penasaran seperti apa permainannya, kamu bisa mencobanya dengan klik “disini.


SHARE
Previous articleEkspansi ke Indonesia, MyRepublic Tawarkan Internet Murah
Next articleTerulang Lagi, Beli Zenfone 6 di Lazada Malah Dapat Kispray!
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.