Partai Idaman Rhoma Irama Sanggupkah Bertahan?

deklarasi-partai-idaman

Partai Idaman Rhoma Irama menjadi topik yang terus santer diperbincangkan. Mau dapat istri Salehah perhiasan terindah? Bebas dari Judi, Mirasantika, dan enggan Begadang kalau tiada artinya? Bergabunglah dengan Partai Idaman. Pria Idaman pasti memilih Partai Idaman!

Berita mengejutkan mengenai dunia politik kembali terdengar di Indonesia. Bukan korupsi, karena sudah biasa. Bukan pula keributan di DPR, karena itu juga bukan rahasia lagi. Lalu apa yang membuat partai tersebut menjadi bahan pemberitaan, bahkan pergunjingan, tidak lain karena kemunculan partai baru tersebut digawangi oleh seorang penyanyi dangdut yang sangat terkenal dengan sebutan Raja Dangdut. Bahkan Sang Raja Dangdut Rhoma Irama sudah mendeklarasikan berdirinya partai yang memiliki nama “Idaman” tersebut.

Jika membahas mengenai sanggup bertahan atau tidaknya, sepertinya kita perlu mengetahui pernyataan dari beberapa tokoh pengamat politik mengenai Partai Idaman yang memiliki kepanjangan dari Islam Damai Aman.

rhoma-satria-bergitar

Partai Berbasis Agama, Bukan Menjadi Tonggak Yang Kuat

Tahilalats, Komik Indonesia 4 Kolom yang Jadi Tren Avatar Kekinian

Belakangan, banyak yang mengubah avatar menjadi bergaya khas Tahilalats yang aslinya adalah komik Indonesia 4 kolom. Kenapa banyak yang menggemarinya?
Baca Juga

Dulu partai yang memiliki basis agama seperti Islam, menjadi salah satu partai yang banyak memiliki pendukung. Seiring dengan perjalanan dunia politik, ternyata baik partai berbasis agama ataupun tidak, memiliki pemimpin dan anggota partai yang sama saja. Dalam arti ketika membahas mengenai kasus korupsi dana haji, ternyata sang ketua dari partai politik berbasis agama yang dikenal dengan singkatan SDA masuk dalam tindak pidana. Dengan kata lain, masyarakat Indonesia sudah menganggap partai berbasis agama dengan yang tidak itu sama saja. Sehingga timbulah pernyataan dari pengamat politik, Idil Akbar dari Unpad mengenai Partai Idaman yang dipimpin oleh Sang Satria Bergitar.

Idil Akbar menyatakan bahwa partai yang mengusung basis agama saat ini sudah tidak dianggap berbeda oleh masyarakat. Sebab paradigma masyarakat mengenai partai politik itu seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Jika memang Rhoma Irama ingin menunjukkan partainya berbeda, maka perlu melakukan beberapa hal penting. Idil Akbar menganjurkan agar Rhoma Irama harus kerja keras menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa partainya memang berdiri sebagai partai yang diidam-idamkan.

pendukung-partai-idaman
Para pendukung Partai Idaman berlambang hati

Basis Partai Idaman Tidak Jelas?

10 Tahun Lalu Martunis Jadi Korban Tsunami Aceh, Sekarang Jadi Pesepakbola Internasional

Sporting Lisbon mengumumkan pemain baru skuad U-19 mereka yaitu Martunis, bocah Indonesia yang selamat dari tsunami Aceh. Ia akan bermain di akademi muda
Baca Juga

Meskipun dikatakan bahwa Partai Idaman tersebut berbasis agama (atau tepatnya mengusung agama Islam), tetap saja partai besutan Rhoma Irama ini belum memiliki basis yang jelas. Mengapa demikian? Karena menurut pengamat politik yang sudah senior yaitu, AS Hikam, Rhoma Irama belum menunjukkan hendak memilih pendukung seperti apa untuk menopang partai miliknya. Bisa jadi pendukung partai milik Raja Dangdut tersebut adalah para fans dangdut yang memang sudah sejak lama mengidolakan sosok Rhoma Irama.

Awalnya Partai Idaman yang didirikan mungkin berbasis Islam, namun menjadi melenceng berbasis dangdut. Semua belum terlihat jelas, menurut AS Hikam, Partai Idaman dapat berganti singkatan sebagai ‘Ikatan Dangdut Mania’. Hahaha.

angel-lelga
Idaman ibu-ibu muda seperti ini?

Tanpa Ideologi, Partai Tidak Dapat Bertahan

Satria Bergitar mendirikan partai politik memang menghebohkan Indonesia. Pasalnya, ideologi seperti apa yang hendak diusung oleh Rhoma Irama juga belum jelas mengarah ke mana. Apa alasan kuat Rhoma Irama mendirikan partai dengan lambing hati bersayap tersebut? Sampai pernyataan dari anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, angkat bicara. Beliau menyatakan bahwa partai yang digawangi oleh Haji Rhoma tidak dapat bertahan tanpa adanya ideologi serta peranan para tokoh.

Tidak hanya tiga pengamat politik di atas yang menyatakan bahwa partai bernama Idaman milik Raja Dangdut sulit dikatakan bertahan jika hanya berdasar ‘aji mumpung’. Meskipun hak untuk mendirikan partai itu sah-sah saja, selama memenuhi persyaratan berdasar undang-undang yang ada. Begitu juga sindiran dari berbagai kalangan mengenai partai politik sang Raja Dangdut terus bergulir. Dan jika Rhoma Irama tidak segera jelas mendirikan partai politiknya untuk apa, maka tampaknya Partai Idaman ini (entah itu Islam Damai Aman ataupun Ikatan Dangdut Mania) memang akan sulit bertahan.

Kalau boleh kami memberikan saran, Bang Haji. Fokuslah dalam satu-dua bidang dulu. Selain seni dan musik (dangdut), mungkin Bang Haji perlu menengok ke Ekonomi Kreatif Indonesia yang makin tidak jelas.


SHARE
Previous articleBaru Dua Bulan, Marvel Future Fight Sukses Dapatkan 20 Juta Download!
Next articleTrailer Suicide Squad Akhirnya Resmi Dirilis!
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.