Inilah Momen-Momen Epic One Piece yang Paling Menyentuh Hati (Part 1)

momen epic One Piece

Para penggemar One Piece dari dulu hingga sekarang tentu telah menyaksikan berbagai cerita dari serial ini. Dari serangkaian cerita, chapter demi chapter tentu terdapat berbagai momen yang Epic dan terkenang di benak para penggemarnya. Momen-momen tersebut tentu sangat menarik untuk diulas. Inilah momen epic One Piece yang paling menyentuh hati. (Part 1)


1

Zoro vs. Mihawk (Baratie Arc)


momen epic One Piece

10 Momen Paling Emosional dalam One Piece!

Lie down... Try not to cry... Cry a lot...
Baca Juga

Pertempuran dimulai ketika Zoro menantang Mihawk untuk berduel. Namun, sayang sekali Zoro harus menerima kekalahan. Ketika Mihawk akan menebas Zoro dengan pedang besarnya tepat ke punggung Zoro, Zoro membalikan badan dan berkata “Luka di punggung adalah hal yang memalukan bagi seorang pendekar”. Hal tersebut menyebabkan Zoro terluka parah. Ia kemudian berkata kepada Luffy. “Aku telah membuatmu cemas. Dan, kalau aku tidak bisa jadi pendekar pedang terhebat di dunia, aku bisa-bisa menyulitkanmu. Oleh karena itu. Aku tidak akan kalah lagi!!!”

momen epic One Piece


2

Nami Meminta Tolong Kepada Luffy (Arlong Park Arc)


momen epic One Piece

http://www.duniaku.net/2015/07/13/7-hal-menarik-one-piece-793/

Dari serangkaian cerita One Piece, chapter demi chapter tentu terdapat berbagai momen yang Epic dan terkenang di benak para penggemarnya. Momen-momen tersebut tentu sangat menarik untuk di ulas. Ini lah momen - momen epic dalam One Piece! (Part 1)
Baca Juga

Saat itu diceritakan bahwa Nami memiliki masalah dengan Arlong. Beberapa tahun yang lalu, datanglah bajak laut bernama Arlong yang membuat peraturan bahwa setiap penduduk harus membayar 100 ribu beri tiap orang untuk orang dewasa, dan lima puluh ribu untuk anak-anak. Pada saat itu, demi menyelamatkan desa, Nami harus membayar 100 juta beri untuk membeli kota. Lalu, jika sudah terbeli, Arlong akan pergi dari desa itu. Sayangnya, saat tinggal beberapa beri lagi yang harus dikumpulkan, datanglah Angkatan Laut yang mengambil semua harta Nami yang telah dikumpulkan susah payah. Dan ternyata, Angkatan Laut itu bekerja sama dengan Arlong. Nami akhirnya menusuk bahunya sendiri dengan pisau. Bahu yang ada tato sebagai anggota bajak laut Arlong. Pada saat itu, Luffy mengentikan Nami. Lalu, Nami menangis dan meminta tolong “Tolong….” Luffy kemudian memberikan topinya kepada Nami lalu menuju Arlong Park dimana Arlong dan antek-anteknya berada.

momen epic One Piece


3

Pidato Vivi dan Tanda Persahabatan di Arabasta


momen epic One Piece

Review One Piece 792, Menyambut Berakhirnya Mimpi Buruk

Seperti biasanya di setiap minggunya One Piece selalu memberikan cerita yang sangat menarik untuk ulas. berikut ulasan lengkap dan review One Piece 792.
Baca Juga

“Aku… sedikit banyak sudah mengalami petualangan. Itu adalah perjalanan mengarungi laut gelap yang penuh kesengsaraan. Besar sekali bila dibandingkan dengan laut yang ada di dalam negeri ini. Dan begitu banyak pulau disana yang sukar dibayangkan. Aku melihat hewan-hewan yang tak pernah kulihat sebelumnya…. bahkan dalam mimpi sekalipun! Suara gelombang laut yang bagaikan musik. Kadang terasa begitu tenang. Mengalir lembut bagaikan membungkus kesulitan selama ini. Kadang gelombang itu begitu dahsyat. Menertawakan perasaan takut yang muncul karenanya. Dan dibalik badai kegelapan itu, aku melihat sebuah kapal kecil. Kapal yang selalu ada di belakang dan selalu mendorongku sambil berkata,apa kau tidak bisa melihat cahaya itu? Kapal kecil misterius yang tak akan pernah tersesat dalam kegelapan mengarungi lautan seolah menari di atasnya. Dia tak pernah menantang laut, namun haluannya selalu mengarah ke depan, walau harus menentang angin. Dan sambil menunjuk dengan jarinya mereka berkata, lihat di situ ada cahaya! Mungkin sejarang akan menyebutnya sebagai ilusi belaka. Tapi bagiku itu adalah kenyataan. Lalu….”

momen epic One Piece3

100 Kata Mutiara One Piece Bikin Semangat Hadapi Tantangan Hidup

Keajaiban memang hanya akan terjadi pada mereka yang tak pernah menyerah...
Baca Juga

Pidato Vivi tersebut sebenarnya menggunakan Denden Mushi. Saat itu Vivi sedang berada di dekat kapalnya Luffy. Saat itu Igaram bertugas menggantikan Vivi di kerajaan. Parapenduduk marah dan bertanya-tanya dimana putri Vivi sebenarnya. “Teman-teman!! Aku datang untuk mengucapkan perpisahan. Aku tidak bisa pergi bersama kalian! Terimakasih untuk semuanya! Walau aku ingin berpertualang bersama kalian. Tapi, tidak! Sebab… Aku mencintai negeri ini!! Karena itu aku tidak bisa pergi!!” Perkataan Vivi tersebut di dengar oleh seluruh penjuru Negeri Arabasta. Saat mendengarnya, para rakyat bersorak bahagia. Saat itu Luffy tidak bisa membalas Vivi dengan kata-kata, karena adanya angkatan laut, Luffy dkk kemudian mengangkatkan tangannya. Mereka memperlihatkan tanda silang yang merupakan tanda persahabatan di antara mereka.


4

Sanji Butuh Pematik Api di Skypeia


momen epic One PieceSaat itu Enel tengah hendak menyerang Ussop dan Nami dengan menggunakan kekuatan listrik supernya. Tapi, beruntung Sanji datang dan melindungi mereka. Tubuh sanji seketika terlihat dipenuhi luka bakar namun ia tidak terlihat kesakitan. Saat itu ia mengatakan  “Aku memang membutuhkan pematik api,”


5

Luffy Membunyikan Lonceng di Skypeia


momen epic One Piece

Kegembiraan di Tengah Reruntuhan, 9 Momen Terbaik dalam One Piece 791

Penduduk Dressrosa akhirnya bisa bernafas lega setelah Luffy berhasil melumpuhkan Doflamingo. Berikut merupakan 9 momen terbaik dalam One piece 791
Baca Juga

Saat itu ada orang yang bernama Cricket. Dia merupakan keturunan Norland yang dianggap sebagai pembohong besar. Karena, ia mengatakan bahwa ada kota emas. Sebenarnya, Norland tidak berbohong. Dia benar-benar menemukan kota emas tersebut. Tapi, kota emas yang disebutnya terkena bencana sehingga membuat kota tersebut terbang dan tebawa keatas langit, hingga berada di Skypeia. Untuk memberitahu Cricket bahwa kota emas itu benar-benar ada, Luffy membunyikan lonceng yang sudah tidak berbunyi selama empat ratus tahun lamanya. Dari sanalah Cricket sadar bahwa nenek moyangnya tak pernah berbohong.

Lanjut ke halaman 2… 

1
2

SHARE
Previous articleMangaka Terpopuler: One Piece kalah dari Gintama
Next articleWow! Kamu Harus Lihat Hati Pluto Si Planet Kerdil!
Penikmat musik rock dan band-band di era 90 an. Memiliki hobi bermain game Action hingga RPG, menonton series, movie, anime, dan seorang Game Theorist. Salah satu fans berat DC dan marvel.