Film Indonesia Yang Bisa Jadi Game: The Raid Series

cover-theraidstarwarsPercaya atau tidak, sebenarnya masih ada film Indonesia yang bisa dijadikan sebagai bahan game, salah satunya adalah: The Raid!

Saat ini, kita sudah banyak sekali melihat beberapa film dibuat menjadi game, ataupun sebaliknya. Akan tetapi, kebanyakan film-film tersebut adalah film buatan barat/luar negeri –dan bukannya Indonesia. Padahal, jika kita menilik kembali film-film Indonesia, banyak kok film-film yang berkualitas dan bahkan ada beberapa yang sampai menembus papan perfilman internasional –salah satunya saja: The Raid. Nah, The Raid ini tentu saja bisa dibuat sebagai bahan film sebagaimana orang luar negeri mengubah film mereka menjadi game.

Menengok Kembali Aktivitas Developer Game Indonesia Sepanjang 2014

Tahun yang luar biasa bagi developer game Indonesia!
Baca Juga

Memang ada kemungkinan bahwa The Raid bisa saja dibuat oleh developer internasional –karena film ini sendiri ber-skala Internasional. Tapi, bukannya tidak mungkin game ini dibuat sendiri oleh anak bangsa. Mungkin sebagian dari kalian akan ada yang pesimis: ‘Ah, Indonesia mana mungkin bisa bikin game!’. Eits, jangan salah! Karena kini developer game Indonesia sudah menjamur dan produktif. –beberapa bahkan sudah berhasil menelurkan game berskala internasional (contoh paling gampang: DreadOut). Semua itu, ditambahkan dengan sudah adanya IGRS –Indonesia Game Rating System– menandakan bahwa industri game Indonesia sudah cukup maju untuk membuat game sendiri.

Oke, sekarang kita akan membicarakan bagaimana The Raid (dan juga tentunya The Raid 2: Berandal) bisa menjadi game material:

Dunia The Raid Yang Luas

The-Raid-1

Review Yakuza Apocalypse – Saat Mad Dog Melawan Vampir Yakuza

Aksi Yayan Ruhian masih keren, seperti biasa. Tapi filmnya sendiri terasa sangat random. Bagaimana tepatnya?
Baca Juga

The Raid menceritakan tentang Rama yang bergabung dalam pasukan polisi khusus yang berusaha untuk menyerbu sebuah gedung apartemen yang penuh dengan gangster, penjahat dan pembunuh serta gembong narkoba. Setelah perjuangan yang sulit, penyerbuan ini pun berhasil –tentu saja dengan jatuhnya banyak korban dari kedua belah pihak. Cerita berlanjut ke The Raid 2: Berandal, dimana Rama bertemu dengan Bunawar dan mengatakan bahwa penjahat yang mereka berantas hanyalah sebagian kecil dari sindikat kriminal yang lebih besar. Rama pun diajak untuk bergabung dan menjadi mata-mata bagi Bunawar untuk menyusup kedalam kelompok mafia yang dipimpin oleh seorang bernama Bangun.

The-Raid-2-(14)
yeah, that’s me!

Meski cerita The Raid sendiri tidak begitu luas –hanya menceritakan penyerbuan ke dalam gedung apartemen, tetapi materi cerita yang ada cukup bagi The Raid untuk menjadi sebuah game. Yah, paling tidak The Raid berpotensi menjadi sebuah game simple dimana player diharuskan menyerbu sebuah apartemen.

The Raid 2: Berandal sendiri memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan The Raid. Dengan adanya mafia dan juga lebih banyak karakter, banyak yang bisa diangkat untuk menjadi bahan sebuah game. Oh, dan membicarakan tentang banyaknya pilihan karakter…

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3

SHARE
Previous article15 Video Game Paling Laris Sepanjang Sejarah (Part I)
Next articleIni Cara Mudah Garena HABISI Cheat PB di Indonesia!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.