Google Doodle Hari Anak Nasional, Momen Bangkitkan Mainan Tradisional Indonesia?

Hari Anak Nasional

Hari ini, Kamis 23 Juli 2015, seluruh anak-anak Indonesia sedang bergembira merayakan Hari Anak Nasional 2015. Dan di tengah momen yang masih dihiasi dengan nuansa liburan Lebaran kali ini, Google turut memeriahkannya dengan menampilkan Google Doodle berdesain ceria. Kalian bisa melihatnya langsung ketika mengakses halaman depan Google hari ini. Halaman depan Google Doodle menggambarkan Children’s Day, atau Hari Anak Nasional, yang diperlihatkan melalui huruf-huruf yang menyusun kata Google yang tampak bergembira di sebuah taman bermain.

Hari Anak Nasional Mainan-Tradisional

Standar SNI Untuk Mainan Anak Segera Diberlakukan, Ancaman Bagi Para Kolektor SIC, SHF dan Gunpla?

Kementerian Perindustrian membuat peraturan baru terkait mainan untuk anak-anak. Efektif 30 April mendatang, seluruh mainan yang beredar wajib ber –SNI. Bagaimana peraturan ini mempengaruhi para kolektor mainan?
Baca Juga

Ditilik dari sejarah, Hari Anak Nasional bermula dari gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak bangsa. Perayaan ini diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada 19 Juli 1984. Peringatan Hari Anak Nasional juga bertujuan melibatkan seluruh komponen bangsa Indonesia, yaitu negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan anak dengan menghormati hak-hak mereka dan memberikan jaminan terhadap pemenuhannya tanpa perlakuan diskriminatif. Sedangkan untuk Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Anak Indonesia Sehat, Kreatif dan Berakhlak Mulia”.

Hari Anak Nasional Mainan-Tradisional

Inilah Tiga Sinetron Tak Berkualitas dan Tak Layak Tayang Menurut Survei KPI

KPI kembali mengumumkan tiga sinetron tak berkualitas. Sangat ironis bila salah satu diantaranya malah memenangkan penghargaan Panasonic Gobel Award 2015.
Baca Juga

Dari tema tersebut tergambar harapan besar, agar semua pihak bisa memenuhi hak-hak anak, dan dijauhkan dari berbagai hal negatif untuk kemajuan bangsa dan negara di masa depan. Dan hal itu merupakan tugas yang sangat berat bagi kita semua, terutama para orang tua. Mengingat saat ini perkembangan teknologi begitu pesatnya, dan pengaruh budaya luar serta hiburan yang tidak sesuai untuk konsumsi anak-anak kita begitu mudahnya didapatkan dari layar kaca, serta menjamurnya jenis mainan elektronik yang bahkan beberapa diantaranya oleh Komisi Perlindungan Anak dinilai sangat berbahaya. Bahkan film-film kartun yang mungkin banyak dianggap sudah cocok untuk anak-anak, ternyata setelah ditelaah lebih lanjut juga dianggap kurang pantas.

Hari Anak Nasional Mainan-Anak-Kelereng

KPAI Umumkan Delapan Game Online Berbahaya!

Ada delapan game online berbahaya di Indonesia, kini Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan Game Rating System sebagai filter game Indonesia.
Baca Juga

Melihat kenyataan tersebut sebenarnya menyedihkan. Anak-anak masa kini lebih familiar dengan tontonan di televisi yang mungkin saja kurang pantas untuk usia mereka, atau mainan elektronik yang di satu sisi membuat mereka menjadi lebih suka duduk diam di depan sebuah layar, meminimalkan interaksi dengan sesamanya. Berhubungan dengan tema Hari Anak Nasional, dimana semua pihak harus memenuhi hak-hak anak, dan menjauhkan mereka dari berbagai hal negatif untuk kemajuan bangsa dan negara di masa depan, salah satu wujudnya bisa dengan mengarahkan anak-anak kita untuk melihat kembali ke masa lalu, melihat ke banyaknya mainan tradisional yang dimiliki Indonesia.

Hari Anak Nasional Mainan-Anak-Balap-Karung

Indonesia ini menjadi salah satu negara dengan keragaman suku yang begitu besar, dan salah satu wujudnya adalah menghasilkan berbagai macam hasil kebudayaan, seperti melalui mainan tradisional. Namun sayangnya, saat ini nasib permainan tradisional tersebut sepertinya sudah terkikis oleh perkembangan zaman, dan kini seakan menjadi peninggalan berharga saja, yang perlahan bisa dilupakan. Anak-anak masa kini lebih suka bermain gatget daripada bermain di luar rumah yang melibatkan aktivitas fisik. Anak-anak pun jadi jarang berinteraksi satu sama lain serta lebih individualis. Padahal permainan tradisional yang dimiliki negara kita ini begitu seru, beragam dan melibatkan aktifitas motorik pada anak agar dia selalu aktif, lincah, dan dapat berinteraksi serta menjalin pertemanan satu sama lainnya dengan anak seusia mereka.

Berikut kami berikan daftar 26 mainan tradisional Indonesia, yang sangat populer di tahun 80 sampai 90-an silam, dan beberapa diantaranya masih juga dimainkan sampai saat ini (terutama selama lomba 17 Agustus). Dan bagi kalian yang pernah mengenall serta memainkan permainan di bawah ini, maka berarti masa kecil kalian termasuk bahagia! Oh ya, jika kalian ada mainan tradisional lainnya yang tidak masuk dalam daftar di bawah, tuangkan saja di kolom komentar ya!


1

Petak Umpet


Mainan Anak Petak Umpet

Permainan ini mewajibkan satu orang menjadi penjaga dan menutup matanya sesuai dengan waktu ditentukan. Kemudian lainnya harus mencari tempat persembunyian yang baik, agar tidak tertangkap oleh si penjaga.


2

Bola Bekel


Mainan Anak Bola Bekel

Terdapat lima level dalam permainan ini. Cara bermainnya, kamu harus melempar bola sambil membalik-balik lima buah biji bekel tersebut. Yang berhasil melewati lima level, maka dia menang.


3

Kelereng


Mainan Anak KelerengPermainan kelereng merupakan jenis permainan rakyat yang banyak di gemari mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Kelereng atau gundu merupakan mainan kecil berbentuk bulat yang terrbuat dari kaca, agate atau tanah liat.


3

Gasing


Mainan Anak Gasing

Lemparkan gasing tersebut ketanah, dan biarkan dia berputar. Orang yang gasingnya paling lama berputar atau bisa bertahan, maka dialah yang menang.


4

Congklak


Mainan-Anak-Congklak

Bisa juga disebut sebagai Dakon. Kamu akan mendapatkan biji serta tempat berbentuk bundar-bundar. Tugasmu adalah mengambil biji yang ada didalamnya dan masukkan sebanyak-banyaknya ke lubang biji yang kamu miliki. Biji terbanyak adalah pemenangnya.


5

Lompat Tali


Mainan Anak Lompat Tali

Kamu bisa bermain sendiri ataupun beramai-ramai. Ada dua orang teman yang akan memutar tali dari sisi kanan dan kiri, dan kamu akan melompati tali tersebut untuk melewati beberapa level.

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3

SHARE
Previous articleIni Cara Mudah Garena HABISI Cheat PB di Indonesia!
Next articleDampak Korupsi FIFA, Sepp Blatter Hujan Duit!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.