Capsa Banting Buatan Indonesia, Asian Poker, Dijiplak Sebelum Rilis!

Capsa Banting Asian Poker

Asian Poker – Big 2 adalah game yang baru saja diluncurkan oleh publisher bernama Dai Di Games dari Hong Kong. Game ini sudah bisa diunduh lewat Google Play dan App Store, tapi event peluncurannya baru akan diadakan dalam waktu dekat. Meskipun publishernya berasal dari Hong Kong, developer Asian Poker adalah studio game Indonesia, tepatnya hasil kerja sama antara Artoncode Indonesia dan Senja Solutions.

Asian Poker menghadirkan permainan kartu Big 2 yang biasa disebut Chinese Poker, Big Deuce, Top Dog, Da Lao Er, Tiến Lên Hồng Kông, CapSa Banting atau Pusoy Dos. Selain Big 2, tim pengembang Asian Poker akan menambahkan permainan-permainan kartu lain yang juga menjadi favorit di Asia.

Dengan Asian Poker, citizen bisa bermain bersama teman-teman Twitter dan Facebook, membuat meja VIP untuk teman-teman pilihan, dan menggoda mereka dengan emotectiles sambil bermain. Mode permainan yang bisa dipilih adalah Quickplay (cocok untuk dimainkan ketika citizen sedang tidak punya waktu banyak), Casual (pemenang meraup semua koin yang dipasang), dan Expert (pemain yang kalah membayar pemain yang menang). Tim pengembang Asian Poker juga sedang mempersiapkan Master Mode di mana pemenang Turnamen akan mendapatkan semua koin yang dibayarkan oleh peserta turnamen.

Capsa Banting Asian PokerDuniaku menemukan bahwa terdapat banyak kemiripan visual antara Asian Poker dan sebuah game serupa yang sudah dirilis. Artoncode memberikan keterangan mengenai kemiripan itu.

Selepas Tokyo Game Show tahun lalu, pihak developer Asian Poker menemui sebuah publisher Korea untuk menawarkan kerja sama. Dalam pertemuan itu, pihak developer Asian Poker memperlihatkan mockup dan layout Asian Poker tersebut secara keseluruhan. Ajakan itu ditolak dan tidak ada kesepakatan yang dibuat. Maka pihak developer Asian Poker mencari publisher lain dan akhirnya bekerja sama dengan Dai Di Games.

Beberapa bulan sesudah pertemuan itu, publisher yang menolak Asian Poker meluncurkan sebuah game yang sangat mirip dengan Asian Poker pada awal April 2015. Kemiripannya terutama bisa citizen lihat pada layout ini. (Asian Poker adalah screenshot yang di bawah.)

Kemiripan warna meja

Capsa Banting Asian Poker

Kemiripan lingkaran profil karakter

Capsa Banting Asian Poker

Kemiripan penanda waktu

Capsa Banting Asian Poker

Kemiripan pengelompokan kartu

Capsa Banting Asian Poker

Kemiripan tombol combo

asian poker dijiplak

Kemiripan desain koin

asian poker dijiplak

Kemiripan tombol Play dan Pass

asian poker dijiplak asian poker-play-pass-button-&-overall-layout-

Publisher game yang mirip Asian Poker itu akhirnya bersedia ditemui oleh pihak developer Asian Poker bulan lalu. Saat dimintai pertanggungjawaban, mereka memberikan alasan klise bahwa membuat game tiruan adalah hal biasa. Mereka memberikan contoh game-game buatan Zynga yang banyak merupakan tiruan dan banyak ditiru juga. Namun, pantaskah mereka melindungi diri dengan alasan seperti itu saat meniru game yang bahkan BELUM dirilis?

Kronologi ringkasnya seperti ini.

  • Akhir 2014 – Sebuah publisher ditawari tapi menolak kerja sama dengan developer Asian Poker.
  • 3 April 2015 – Publisher itu menggelar Grand Opening untuk game yang terlalu mirip dengan Asian Poker.
  • 29 Juni 2015 – Asian Poker diluncurkan oleh Dai Di Games.

Bagaimana pendapat citizen mengenai hal ini? Apakah kemiripan ini pantas disebut wajar?


SHARE
Previous articleRESMI: Joe Taslim Bakal Main di Star Trek 3!
Next articleLihat Aksi Chris dan Jill Memburu Zombie dalam Sengoku Basara 4 Sumeragi!
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.