Pertalite, Premium, atau Pertamax? Ini Perbedaannya!

premium-pertamax-pertalite

Pertalite, Premium, atau Pertamax?

Pertalite baru saja diluncurkan di beberapa SPBU di Indonesia kemarin (24/7) dengan harga promo atau harga perkenalan, yaitu Rp. 8.400. Pertalite ini merupakan bahan bakar baru yang dikeluarkan oleh Pertamina dengan nilai oktan 90.

Sebelumnya Pertamina telah memiliki beberapa jenis bahan bakar untuk kendaraan pribadi, yaitu Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Bahan bakar Premium merupakan BBM yang disubsidi oleh pemerintah yang diperuntukkan masyarakat kelas menengah ke bawah. Sedangkan untuk masyarakat yang mampu, diarahkan untuk menggunakan bahan bakar Pertamax maupun Pertamax Plus yang harga per-liternya lebih mahal, namun lebih bagus untuk kondisi mesin.

Dengan diluncurkannya produk BBM baru ini, apa yang membedakannya dengan bahan bakar sebelumnya?

Nilai Oktan Berada di Tengah

Mulai Agustus, Kamu Wajib Daftar Online Untuk ke Luar Negeri

Setiap warga negara Indonesia yang hendak bepergian ke luar negeri wajib daftar online mulai bulan Agustus ini. Apa sebenarnya fungsi kebijakan baru ini?
Baca Juga

Kualitas bahan bakar bisa dilihat dari nilai oktannya. Nilai oktan, atau bahasa kerennya disebut dengan RON (Research Octane Number), merupakan bilangan yang menunjukkan kompresi atau tekanan BBM terhadap mesin.

Semakin tinggi nilai oktan pada sebuah bahan bakar, semakin baik bahan bakar tersebut untuk mesin. Bahan bakar yang memiliki nilai oktan tinggi bisa mengurangi residu sisa hasil pembakaran, karena itu bahan bakar oktan tinggi lebih ramah lingkungan.

Bahan bakar subsidi Premium memiliki nilai oktan 88, sedangkan untuk Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95. Pertalite sendiri berada di tengah-tengah Premium dan Pertamax, dengan nilai oktan 90.

pertalite-3
Pertalite bakal gantikan Premium?!

Warna Cairannya Hijau Terang

Warna kuning pada bahan bakar Premium didapatkan dari pewarna tambahan, sedangkan untuk Pertamax yang berwarna biru dan Pertamax Plus yang berwarna merah mendapatkan warnanya bukan dari pewarna, melainkan warna asli dari hasil pembakarannya yang lebih sempurna dan lebih baik.

Pertalite hadir dengan warna yang berbeda, yaitu hijau terang. Hasil pencampuran antara Pertamax dengan Premium menghasilkan warna hijau terang yang merupakan warna dari bahan bakar Pertalite.

pertalite-hijau-segar
Eits, tapi bukan ijo-ijo seger yang ini ya!

Lebih Murah dari Pertamax

Pertama kali diluncurkan pada hari Jumat lalu, Pertalite dijual dengan harga Rp.8.300 hingga 8.500 per liternya. Namun dikatakan bahwa harga ini masih merupakan harga promosi, sedangkan untuk harga jual aslinya pemerintah belum mau membocorkannya.

Saat ini bahan bakar Premium yang sudah dicabut subsidinya dijual dengan harga mulai dari Rp. 7.300 per liter. Sedangkan untuk Pertamax harga yang dipatok adalah Rp. 9.300 di wilayah Jakarta dan sekitarnya, dan mencapai Rp. 21.700 di wilayah Papua.

Jika dilihat dari nilai oktannya, Pertalite bisa saja dijual lebih mahal dari Premium tapi lebih murah dari Pertamax.

Baca: BBM Naik, Siapa Takut! Nih, 10 Kendaraan Alternatif Untukmu

Volume Penjualan Percobaan Pertalite

RPP E-Commerce Bakal Habisi Toko Online Indonesia?!

Wacana penggodokan RPP e-commerce meramaikan dunia bisnis, namun malah mengancam eksistensi toko-toko online. Mengapa bisa jadi blunder begini?
Baca Juga

Pemerintah optimis Pertalite akan terjual habis pada hari pertama peluncurannya di beberapa SPBU tertentu di Indonesia. Berdasarkan data penjualan bahan bakar harian untuk jenis Premium dan Pertamax, pada penjualan percobaan ini pemerintah menyediakan Pertalite sebanyak 8 ribu kiloliter untuk setiap SPBU.

Data yang dimiliki oleh Pertamina menunjukkan bahwa penjualan harian untuk bahan bakar Premium adalah 70-80 ribu kiloliter, sedangkan untuk Pertamax mencapai 8 ribu kiloliter setiap harinya.

Selama masa percobaan ini, Pertamina hanya akan menyediakan Pertalite di beberapa SPBU terpilih, yaitu sebanyak 68 SPBU di Jakarta dan sekitarnya, 2 SPBU di Bandung, dan 30 SPBU di Surabaya. Sedangkan untuk kebutuhan di jalan tol, Pertamina mempercayakan 33 SPBU yang tersebar di rest area untuk menjual Pertalite.

Agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan bahan bakar baru ini, pemerintah membatasi pembelian Pertalite untuk setiap kendaraan pribadi yaitu maksimal tiga liter untuk motor, dan 10-20 liter untuk mobil.

ganti-pertalite
Saatnya beralih ke Pertalite?

Yuk, kita coba gunakan Pertalite!


SHARE
Previous article5 Film Adaptasi Novel Fantasi yang Belum Pasti Dilanjutkan
Next articleTrailer The Good Dinosaur Menjanjikan Petualangan Menarik di Zaman Purba
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.