CDEC dan MVP.Phoenix Melaju ke Main Event TI5!

The International 2015 akhirnya dimulai dengan perebutan Wild Card demi dua dua tempat terakhir menuju Main Event TI5. Hadir kembali untuk ke lima kalinya, wilcard kali akan dilaksanakan dalam double elimination bracket. 2 team pemenang dari round 1 akan melaju ke upper bracket, sedangkan 2 team yang kalah akan saling bertanding di lower bracket. Berikut ini adalah review pertandingan semalam oleh Tribekti Nasima, Co-Caster dotA2 Tv Indonesia.

Main Event TI5 - Hasil AkhirSesuai yang di prediksikan, CDEC berhasil menampilkan performa yang kuat dan solid dari awal hingga akhir. Di lain pihak, Vega Squadron juga menunjukkan mental yang kuat untuk memutar balik game, di game ke-3 bahkan tampak lebih mendominasi.

Ketika CDEC berhasil menempati posisi pertama di perebutan wildcard kali ini, maka hal sebaliknya terjadi pada Team Archon. Sesuai prediksi sebelumnya, Team Archon menempati posisi terakhir meski berhasil menyuguhkan game yang akan masuk highlight dota. Selain itu, Archon memang terlihat belum bermain sebagai sebuah team. Selama game terjadi begitu banyak kesalahan individu yang fatal.

Di sisi lain, MVP.Phoenix dan VEGA Squadron berhasil menunjukkan kelas yang seimbang. Sebelum menyambangi MVP.Phoenix di lower bracket, VEGA berhasil membawa CDEC ke 3 game, dan bahkan mendominasi early game di game 1 dan 2. MVP.Phoenix sendiri cukup solid ketika melawan Archon, dengan hero PA dimainkan QO, tetapi belum bisa mengimbangi CDEC.

Main Event TI5 -  Team Archon ketika kalah
Team Archon, pasca gagal mendapatkan tiket menuju main event TI5

Akhirnya saat Vega Squadron menemui MVP.Phoenix, pertandingan memperebutkan slot terakhir menuju main event TI5 menjadi klasik.

Menebak Hasil Perebutan Wild Card The International

Beberapa jam sebelum perebutan dua slot terakhir menuju main event TI5. Berikut ini merupakan prediksi perebutan wild card the international 2015 kali ini.
Baca Juga

VEGA menunjukkan kekuatannya dengan merebut game 1. MVP akhirnya melakukan drafting berbasis hero wisp dan bristleback. Setelah early game yang luar biasa bagus di game ke 2, Mag di hero clockwerk membuat MVP balik tertekan, dimana Ember dari VEGA Pashabaeshu mulai menggila dan mendapatkan killing streak beyond godlike.

MVP bertumpu pada taktik Relocate Backdoor dengan memainkan laju creepwave di lane atas VEGA. Hal ini membuat VEGA terus tertekan dan akhirnya menjadi akhir yg menegangkan dimana 15 menit terakhir penuh skirmish yang seru. VEGA akhirnya kalah dan skor imbang 1-1.

Tanpa ragu, MVP kembali menggunakan wisp bristleback, VEGA mencoba menjawab dengan line-up kuat berbasis Slardar dan Windranger. Last pick hero Omniknight menjadi kunci untuk MVP.Phoenix, yang bermain sangat solid di game terakhir, mengamankan tiket ke main event TI5.

Main Event TI5 -  Vega Squadron ketika kalah
Vega Squadron, pasca gagal mendapatkan wildcard menuju main event.

Dengan hasil ini CDEC dan MVP.Phoenix berhasil mendapatkan sisa dua slot terakhir menuju main event TI5. Di main event TI5, CDEC dan MVP.Phoenix akan bergabung dengan 14 tim lainnya – ViCi Gaming, Evil Geniuses, Team Secret, Invictus Gaming, LGD Gaming, Cloud 9, Team Empire, Virtus.Pro, Newbee, Fnatic, EHOME, Na’Vi, Complexity, and MVP.Hot6ix – untuk memperebutkan prize pool sebesar $17.512.943.

Bagaimana tanggapanmu terhadap CDEC dan MVP.Phoenix yang berhasil mendapatkan dua slot terakhir? Tim manakah yang menjadi jagoanmu di TI5 kali ini? Tuliskan di komentar ya!


SHARE
Previous articleUps, Internet Positif Pun Kini Ada Versi Moe: Ipo-Chan!!
Next articleNintendo TVii akan Resmi Ditutup Oleh Nintendo!