Kubu Tanaman Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Juga Invasi Lapangan FIFA 16!

Plants-vs.-Zombies-2-5

Setelah sempat dirumorkan awal Mei 2015 lalu, akhirnya selama E3 2015 lalu, Electronic Arts mengkonfirmasikan Plants vs. Zombies Garden Warfare 2, perpaduan third-person shooter dan tower defense yang kini langsung dirilis untuk platform PlayStation. Direncanakan rilis kuartal pertama atau kedua 2016 mendatang untuk Xbox One, dan Microsoft Windows serta PlayStation 4, sekuel ini memberi pembaruan fitur besar, terutama pada peran kubu tanaman yang mendapatkan kesempatan “balas dendam,” dan menyerang kuburan para Zombie! Berikut trailer terbarunya yang dirilis selama San Diego Comic-Con beberapa waktu lalu, mengkonfirmasikan hadirnya slaah satu map barunya, “Seeds of Time.”

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 – Seeds of Time Map

Dalam game pertamanya lalu, kubu Plant memang identik dengan bertahan, mulai dari mempertahankan taman hingga mempertahankan teman-temannya dari serangan para zombie. Kali ini pihak developer, PopCap Games, lebih “adil” dengan memberikan mode baru, Graveyard Defense yang membalik semuanya. Plant akan bertindak sebagai tim penyerang, dan Zombie berada di garis pertahanan untuk melindungi kuburan mereka!

Plants-vs.-Zombies-2-6

Plants vs Zombies: Garden Warfare 2, Kini Kubu Plant pun Bisa Agresif Menyerang!

PopCap rupanya cukup puas dengan Garden Warfare tahun lalu. Buktinya, mereka kini pun sudah menyiapkan sekuelnya lewat PvZ: Garden Warfare 2
Baca Juga

Keseluruhan gameplay-nya sama, namun ada penambahan 6 class baru untuk plant dan zombie (dari past, present, dan future). Sejauh ini kami menemukan bajak laut zombie bernama Captain Deadbeard, versi zombie Superman yang bernama Super Brainz, dan zombie imp yang bisa men-summon mech suit ala Titanfall. Untuk kubu plans, ada penjelajah wakti bernama Rose, jeruk besar bernama Citron, dan juga Kernel Corn. Kemudian ada versi zombie dari Garden Ops, berjudul Graveyard Ops yang bisa kalian lihat permainannya melalui trailer di bawah (4-player co-op, semacam mode Horde), dan mode baru Herbal Assault, yang mendukung multiplayer hingga 24 pemain. Setiap class memiliki ability yang berbeda. Semua karakter dan mode (Team Vanquish, Garden Ops, dll) dari prekuelnya juga dikembalikan di sini. Ability lama untuk karakter yang sudah eksis sebelumnya, juga dibawa kembali untuk Plants vs. Zombies Garden Warfare 2.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Gameplay Reveal | E3 2015

Tidak seperti prekuelnya, kalian bisa bermain secara offline untuk memainkan semua modenya, entah secara single, multiplayer split-screen, atau private server. Setidaknya ada 12 map dan 40 karakter tersedia saat game ini diluncurkan, dan seperti prekuelnya, bakal bertambah melalui konten DLC post-release.

Plants-vs.-Zombies-2-7

PopCap Games juga memberi reward kalian gamer prekuelnya. Varian tanaman dan zombie yang sudah didapatkan sebelumnya, bisa ditransfer kemari. Konten gratisannya banyak, jadi bisa diharapkan untuk sekuel ini DLC yang bakal diberikan juga bakal bikin kalian sering mengunduhnya nanti. Mereka juga merubah antar muka permainannya, lebih baik saat ini, misalnya kini Crazy Dave dan Dr. Zomboss diperlihatkan dalam bentuk 3D, bukan sekadar muncul gambaran wajahnya saja seperti sebelumnya.

Dari segi setting, sekuel ini diambil setelah event dalam Garden Warfare, dimana tanaman telah kalah, sedangkan Suburbia kini dikuasai zombie, dan mereka berniat mengubahnya menjadi Zomburbia. Kubu tanaman pun harus menginvasi Zomburbia dan merebutnya. Game ini juga diperkuat oleh engine keren milik EA Digital Illusion, yaitu Frostbite 3, yang terakhir membuat kami terpukai dengan kualitasnya melalui Need for Speed reboot, yang bikin susah membedakan antara tampilan render in-game serta gambar aslinya.

Kemarin Electronic Arts merilis beberapa material marketing game ini yang keren. Mereka memperlihatkan lelucon, bagaimana seandainya para karakter baru Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 menginvasi game lainnya, melalui beberapa contoh poster. Ada porter game yang diparodikan, seperti “Leafa 16” dan “Untangle,” dan juga dari game Microsoft, seperti “Aloe 5: Gardening” dan “Vinecraft.” Jika diterjemahkan, itu semua untuk game Mirror’s Edge: Catalyst, FIFA 16, dan Unravel. Serta dua IP Microsoft, Minecraft dan Halo 5.

Plants-vs.-Zombies-2

Plants-vs.-Zombies-2-1

Tidak ada game eksklusif Sony di sana, kemungkinan karena dalam game prekuelnya ada persetujuan antara Electronic Arts dan Microsoft, dimana Plants Vs. Zombies Garden Warfare termasuk timed exclusive untuk Xbox One. Namun dengan Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 langsung muncul juga untuk PlayStation 4, kami tidak heran jika tidak lama lagi bakal ada lelucon lainnya, misalnya God of Plants atau Uncharted: Peashooter’s Revenge.

Plants-vs.-Zombies-2-2 Plants-vs.-Zombies-2-3 Plants-vs.-Zombies-2-4

Meskipun sekadar poster lelucon, dan juga tidak diharapkan mereka benar ada dalam game aslinya, pada kenyataannya Plants Vs. Zombies Garden Warfare ini juga ide awalnya tidak lain sekaligus untuk mengejek Call of Duty: Modern Warfare, game shooter yang dikembangkan oleh rivalnya Electronic Arts, yaitu Activision.

 


SHARE
Previous articleGrand Chase M Hadir di Asia Tenggara, Daftar Sekarang Juga!
Next articleStreet Fighter V Bermasalah, Capcom Hentikan Versi Beta!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.