Inikah “Sisi Gelap” dari Cewek SMA Jepang? (Video)

gadis sekolah jepang thumbs

Inilah 5 Anggapan “Sesat” Cewek Jepang Menurut Orang Indonesia!

Menurutmu, bagaimana sih cewek Jepang itu? Well, pada kenyataannya para cewek Jepang tidaklah seperti yang kebanyakan orang Indonesia bayangkan!
Baca Juga

Salah satu budaya pop Jepang adalah Gadis Sekolah Jepang (Japanese School Girl) atau para gadis-gadis yang mengenakan seragam sekolah. Tapi tahukah kamu kalah budaya ini juga punya ‘sisi gelap’?

Jepang memiliki banyak sekali untuk dibanggakan, terutama dalam budaya populernya. Nah, salah satu budaya populer di Jepang yang paling populer mungkin adalah gadis sekolah (Japanese school girl). Yep, siapa sih yang tidak kenal dengan para gadis-gadis Jepang yang menggunakan seragam sekolah? Mereka selalu tampak dalam media periklanan, video music, anime, game, dan berbagai macam media lainnya. Akan tetapi, ditengah keimut-imutan mereka, ternyata gadis sekolah Jepang memiliki sebuah ‘sisi gelap’. Apakah itu?

Ada sebuah servis atau pelayanan di Jepang dimana setiap gadis sekolah Jepang memberikan berbagai macam layanan terhadap laki-laki (terutama laki-laki yang lebih tua) demi bayaran. Fenomena ini dikenal dengan JK Business (JK adalah singkatan dari joshikosei atau gadis sekolah Jepang) yang memiliki beberapa bentuk seperti JK Walking dimana gadis sekolah Jepang menemani pria jalan-jalan atau JK Massages dimana mereka akan memberikan pijatan terhadap pelanggan. Nah, yang menyeramkan adalah pelayanan ini bahkan sampai pada hal prostitusi.

Berikut ini adalah ‘sisi gelap’ dari gadis sekolah Jepang yang disorot oleh media luar Jepang dan dikumpulkan dalam bentuk video documenter pendek.

Gadis-Gadis Yang Dijual Sebagai Komoditas di Jepang

Sebuah channel berita internasional Vice News mengirimkan sebuah reporter yang kemudian membuat sebuah video documenter yang berjudul Schoolgirls for Sale in Japan (Gadis Sekolah Dijual di Jepang). Berikut ini adalah video-nya:

Inikah “Sisi Gelap” dari Cewek SMA Jepang? (Video)

Salah satu budaya pop Jepang adalah Gadis Sekolah Jepang (Japanese School Girl) atau gadis-gadis yang mengenakan seragam sekolah. Tapi tahukah kamu kalah budaya ini juga punya ‘sisi gelap’?

Abaikan

Galeri Gadis Sekolah Jepang di Akihabara

gadis sekolah jepang 2

Untuk mengeksplorasi JK Business, reporter Vice News bernama Simon Ostrovsky pergi ke distrik Akihabara. Meski Akihabara dikenal sebagai kiblat otaku dan pusat maid café, JK Business juga berkembang disini. Saat Ostrovsky berjalan di Akihabara, dia mendapati beberapa gadis sekolah Jepang dan beberapa iklan yang mengiklankan layanan mereka. Ironisnya, ketika kamera berusaha merekam mereka, seseorang (yang sepertinya pengawas mereka) tampak mendekati kamera dan meminta untuk berhenti merekam ‘gadis di bawah umur.’

gadis sekolah jepang 3Ostrovsky mengakui bahwa Jepang adalah satu negara di mana budayanya mengeksploitasi gadis-gadis muda, dia juga menambahkan bahwa ada sesuatu yang unik dan meresahkan mengetahui fakta bahwa gadis sekolah di Jepang ini tersedia di tempat terbuka untuk disewakan.

Laki-Laki Yang Menyewa Gadis Jepang Per Jam

gadis sekolah jepang 4

Ostrovsky melanjutkan ke sebuah venue dimana gadis sekolah Jepang bernyanyi dan menari di depan banyak orang. Beberapa Idol Grup di Jepang, termasuk AKB48, sering kali memiliki konsep gadis muda yang suci dan ceria. Grup yang ditemui oleh Ostrovsky ini, Akishibu Project, juga termasuk didalamnya. Ostrovsky menyaksikan banyaknya fans laki-laki dewasa yang antusias membayar untuk berpartisipasi dalam konser dan mengikuti handshake event dengan para gadis.

gadis sekolah jepangOstrovsky juga mengunjungi JK Fortune-Telling dimana dia bisa berbicara dan diramal oleh gadis sekolah Jepang (note: setengah jam dibayari 3000 yen! [sekitar 330.000 rupiah]). Akan tetapi, Ostrovsky pergi hanya setelah 10 menit karena merasa sangat tidak nyaman berpikir bahwa pria dewasa mencari gadis dibawah umur untuk hal seperti ini.

gadis sekolah jepang 5

Kanna Hashimoto Dinobatkan Sebagai Idol Paling Imut!

Sebuah hasil survey yang dilakukan oleh My Navi Student kepada pria dan wanita Jepang menyatakan bahwa Kanna Hashimoto adalah Idol paling imut!
Baca Juga

Untuk mendapatkan informasi lebih dalam, Ostrovsky juga berbicara dengan Jake Adelstein, seorang jurnalis yang memiliki pengalaman 20 tahun di Jepang. Adelstein menjelaskan bahwa JK Business kemungkinan besar booming setelah fenomena ‘kencan bayaran’ (enjo kosai) pada tahun 1990. Dia juga berpendapat bahwa Jepang adalah negara yang sangat mengeksploitasi wanita dan jika dia seorang wanita maka dia tidak ingin tinggal di Jepang. Ketika ditanyai apakah pendapatnya itu adalah pendapat orang barat, Adelstein menjawab tidak dengan bukti bahwa Jepang bahkan sudah menandatangani Hak Asasi Manusia dan memerangi perdagangan anak.

Jadi, apa yang meyakinkan para gadis untuk bekerja dalam bidang ini?

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3

SHARE
Previous articleIni Cara Blizzard Rayakan Ulang Tahun StarCraft II yang Kelima!
Next articleYuk Intip Desain dan Spesifikasi Terbaru iPhone 6S!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.