Mirror’s Edge Catalyst Perlihatkan Bagaimana Tukang Pos Ini Berlari Sambil Hajar Musuh!

Mirror's-Edge-Catalyst-9

Edisi Kolektor Mirror’s Edge Catalyst Berikan Bonus Tato Keren Milik Faith

Edisi Kolektor Mirror’s Edge Catalyst Berikan Bonus Tato Keren Faith, info Mirror’s Edge Catalyst, game Mirror’s Edge terbaru, gambar Mirror’s Edge Catalyst
Baca Juga

Mirror’s Edge Catalyst resmi dikonfirmasikan selama Electronic Entertainment Expo 2015 oleh Digital Illusions CE dan Electronic Arts selaku publishernya. Game tersebut disiapkan untuk untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC, dan sudah dipastikan selama E3 2015, bakal dirilis pada 23 Februari 2016 mendatang. Selama event Gamescom 2015 yang berlangsung pekan lalu, Electronic Arts merilis trailer gameplay barunya yang cukup panjang, dan memberikan kami gambaran seperti apa permainan game yang ditampilkan dalam sudut pandang first-person ini. Selain itu, 9 September 2015 mendatang, komik prekuelnya yang berjudul Mirror’s Edge: Exordium bakal dirilis. Komik tersebut juga mengambil setting yang sama seperti Mirror’s Edge Catalyst, yang ditulis oleh Christofer Emgård, dan digambar oleh Mattias Häggström and Robert Sammelin. Sama seperti gamenya, Mirror’s Edge: Exordium bakal menggali lebih dalam masa lalu kurir terkuat dunia, Faith. Kalian bisa membaca beberapa halaman awal komik tersebut di bawah.

Kemudian berikut trailer gameplay 5 menitnya yang dirilis selama Gamescom 2015. Kalian juga bisa mengunduh video di bawah dengan kualitas yang lebih tinggi, serta ukuran file mencapai 1,3 GB melalui tautan berikut.

Mirror’s Edge Catalyst Gameplay Trailer

Mirror’s Edge Catalyst merupakan Action Adventure yang menjadi reboot dari Mirror’s Edge pertama yang dirilis tahun 2008 lalu, serta bakal lebih jauh mengangkat masa lalu Faith. Mengisahkan tentang apa dan siapa dirinya sebelum kalian mengenalnya dalam Mirror’s Edge, melihatnya berkembang dari seorang gadis muda menjadi pahlawan untuk kotanya — termasuk bagaimana dia bisa mendapatkan tato di lengannya. Setting-nya sendiri diambil di Glass City, kota yang terlihat indah dari luar, namun di dalamnya dipenuhi kegelapan. Tempat dimana tida ada pemerintahan resmi yang mengatur, hanya perusahaan besar yang dipimpin oleh seorang pria bernama Gabriel Krueger. Electronic Arts sendiri menggambarkan setting dalam Mirror’s Edge Catalyst sebagai dunia tanpa privasi dan kebebasan individu. Namun di tengah tekanan tersebut, muncul Faith, yang berusaha meyakinkan seisi kota jika masih ada harapan. Selain mengisahkan kembali cerita Mirror’s Edge, dalam Catalyst kalian juga mengenal asal usul Faith.

Selama Gamescom 2015, developer memberikan sesi khusus menjelaskan lebih banyak mengenai game ini. Sebelumnya kami mengetahui jika jika keseluruhan level open-world dalam Mirror’s Edge Catalyst bakal menyatu, tanpa ada loading. Faith bisa bebas berlarian dengan responsif, lebih lembut, dan jelas terasa jika developernya, DICE berhasil meningkatkan keseluruhan mekanisnya. Dan juga sudah dipastikan jika Faith kali ini tidak akan bisa menggunakan pistol dalam Mirror’s Edge Catalyst — seperti disampaikan selama press conference E3 Electronic Arts, bahkan dia tidak mungkin mengambil senjata. Skenario utama game disampaikan melalui serangkaian misi yang saling terhubung, dan diantara misi, kalian bebas menjelajahi Glass City. Misalnya, melakukan mini-game “Dash,” salah satu tipe race di atas bangunan, dimana kalian perlu berpindah dari poin A ke B secepatnya.

Mirror's-Edge-Catalyst-1

Menggali Masa Lalu Kurir Terhebat Dunia Dalam Mirror’s Edge Catalyst

Menggali Masa Lalu Kurir Terhebat Dunia Dalam Mirror’s Edge Catalyst, guide Mirror’s Edge Catalyst, game E3 2015, game terbaru E3 2015
Baca Juga

Dalam prekuelnya Faith memang bisa menggunakan pistol. Namun senjata tersebut justru merusak filosofi utama game ini, yang memungkinkannya untuk terus bergerak. Sekali ingin menembak, Faith harus berhenti. Karena itulah dalam Catalyst, segalanya dalam pertarungannya adalah mengenai gerakan yang terus mengalir. Faith bakal terus berlari, tanpa harus menekan tombol. Jika kalian sanggup terus bergerak, memantulkan tubuh setelah berpijak pada dinding, dan menggunakan momentum tersebut untuk melancarkan serangkaian pukulan ke musuh, Faith sebenarnya seakan menjadi kebal dari peluru. Faith memang bertarung, menggunakan sistem pertarungan yang lebih difokuskan pada pertarungan melee, namun dia tidak akan membunuh musuh di sini. Membayangkan Digital Illusions CE yang sebelumnya dikenal melalui franchise shooter Battlefield, membuang opsi untuk menembak di sini sepertinya bakal membuat mereka tertekan juga ya. Namun sepertinya Mirror’s Edge Catalyst memang terlihat lebih baik tanpa senjata, karena memang fokus utamanya adalah bagaimana kurir kalian ini menjelajahi puncak kota dengan terus bergerak.

Mirror's-Edge-Catalyst-2

Karena Mirror’s Edge Catalyst membeberkan lebih banyak masa lalu Faith, di sini dia digambarkan sebagai Runner (sebutan untuk para kurir ilegal), yang gemar memilih misi runner yang sulit. Selain mejadi kurir, dia juga mencuri dan terkadang menerima misi menjadi mata-mata perusahaan. Karena ulahnya tersebut, dia pun harus berurusan dengan Conglomerate yang menguasai Glass City. Conglomerate terdiri dari beberapa perusahaan besar, dan pengaruh mereka mengekang penduduk Glass City, sebagai ganti mendapatkan hiburan. Tidak ada yang berani menentang Conglomerate.

Lanjut ke halaman 2…

1
2

SHARE
Previous articleStephen Amell Sang Pemeran Arrow Akan Berlaga di WWE Summerslam
Next articlePre Order Until Dawn, Kamu Bisa Nonton di BlitzMegaplex Gratis Bersama Pacarmu!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.