Inilah Lima Momen Terbodoh Fantastic Four Terbaru!

SPOILER ALERT!!

Momen Terbodoh Fantastic Four - 1Sudah seminggu berlalu sejak Fantastic Four versi Josh Trank tayang di Indonesia. Salah satu hal yang cukup menakjubkan di film ini adalah betapa banyaknya momen bodoh yang bertebaran di sepanjang film, terutama setelah para karakternya mulai memperoleh kekuatan super. Apa saja? Simak saja daftar lima momen terbodoh Fantastic Four ini untuk melihat beberapa yang paling menonjol.

1

Perjalanan Pertama ke Planet Zero


Momen Terbodoh Fantastic Four - Planet ZeroAlih-alih dikenang sebagai momen spektakuler, perjalanan pertama ke Planet Zero ini adalah penanda kalau kualitas film ini mulai menukik turun. Karenanya, daftar momen terbodoh Fantastic Four pun dibuka dengan kejadian ini.

Tiga dari empat peserta “jalan-jalan” ini adalah pemuda jenius. Reed Richards dan Victor Von Doom adalah dua kunci utama portal antar dimensi dapat tercipta. Johnny Storm mungkin tak secerdas mereka berdua, tapi ia sudah membuktikan dirinya sebagai sosok kreatif yang mampu menciptakan apapun dengan tangannya. Ada juga Ben Grimm, yang langsung saja patuh mengikuti Reed tanpa keraguan.

Momen Terbodoh Fantastic Four - Ending

Inilah Penampilan Edge di Season Dua Flash Nanti!

Sudah diumumkan sebelumnya kalau Edge akan tampil di season dua Flash. Inilah penampilan sang legenda gulat pro itu sebagai musuh terbaru Flash!
Baca Juga

Beri mereka sedikit alkohol, dan tiga orang jenius ini pun memutuskan untuk bertindak luar biasa bodoh. Tidak hanya seenaknya melakukan perjalanan dimensi, mereka juga melakukan eksplorasi tidak perlu (menuruni tebing, seenaknya menyentuh materi di alam lain) dan menyebabkan kehancuran besar di sana. Singkat kata, keempatnya layak menderita transformasi yang mereka peroleh.

Jangan salah, Fantastic Four pun sebenarnya memang tercipta karena kesalahan Reed Richards. Tapi ada perbedaan antara seseorang yang terobsesi untuk melanjutkan proyek luar angkasanya, meski dananya sudah dipotong, dengan sekumpulan pemuda yang memutuskan pergi ke dimensi lain karena mabuk. Bahkan insiden di Fantastic Four 2005 (Reed Richards salah melakukan perhitungan, hingga Fantastic Four dan Doom terkena badai kosmik) masih lebih bisa diterima ketimbang ini.

Momen Terbodoh Fantastic FourKeputusan Reed di komik dia buat dengan sadar. Karenanya kebodohan itu bisa dianggap sebagai tragedi. Kalau saja pembuat film mengambil pendekatan serupa (dana proyek dipotong, Reed tetap memutuskan – setidaknya dengan sadar – untuk menjadi tes pilot, Sue dan Johnny bersedia menemani) mungkin kejadian ini bisa diterima. Tapi melakukan perjalanan antar dimensi dengan mabuk? Membiarkan Doom seenaknya menyentuh materi dunia lain? Tak heran kalau ini menjadi salah satu momen terbodoh Fantastic Four, dan mungkin seluruh film superhero.


2

Absennya Sue Storm Dari Perjalanan


Momen Terbodoh Fantastic Four - Sue StormMomen terbodoh Fantastic Four yang satu ini antara kesalahan sutradara, penulis naskah, atau eksekutif studio yang menginginkan demikian. Di versi komik, empat yang nekat melakukan perjalanan luar angkasa adalah seluruh anggota Fantastic Four. Di Fantastic Four 2005, mereka juga melakukan perjalanan itu berempat, ditemani oleh Victor Von Doom.

Di Fantastic Four 2015 ini, kembali Fox ingin menyajikan kalau Doom memperoleh kekuatan dengan metode yang sama dari Fantastic Four. Namun Sue Storm, yang selalu diperlihatkan ikut dalam perjalanan perdana timnya, disisihkan. Dia baru memperoleh kekuatannya karena ledakan akibat kembalinya kapsul antar dimensi.

Kalau kamu menonton filmnya, kamu akan langsung merasakan kalau karakter Sue adalah yang paling “kering.” Kamu bisa melihat gambaran kepribadian Reed, Doom, Johnny, dan Ben, tapi Sue selalu terasa sebagai karakter paling datar. Bahkan interaksinya dengan Reed pun terasa dipaksakan. Ia adalah yang paling membutuhkan perjalanan ini, agar setidaknya karakternya terlihat memiliki kedalaman tersendiri. Tapi ia malah disisihkan begitu saja. Padahal sebelumnya Josh Trank sudah menjanjikan akan memperlihatkan Sue yang lebih progresif dari komiknya.

1
2

SHARE
Previous articleCerdas Cermat Kini Pakai HP dengan Game Dari Dagelan dan Touchten Ini!
Next articleGalaxy Note 5 Drop Test, Phablet Samsung Hanya Bertahan 6 Ronde!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.