Hobi Main Gran Turismo, Gamer Ini Bawa Indonesia Sabet Gelar di Nissan GT Academy!

nissan gt academy 2015 andika rama

Prestasi gamer yang satu ini mungkin bisa jadi satu bukti lain untuk “mematahkan” pernyataan Mario Teguh yang menganggap gamer tidak bisa berpikir cerdas dan terbelakang. Berawal dari hobinya bermain Gran Turismo, Andika Rama Maulana berhasil membawa Indonesia menyabet gelar juara kedua dalam balapan mobil sungguhan Nissan GT Academy 2015 di Sirkuit Silverstone, Inggris!

7 Gamer Sukses Ini Bikin Pernyataan Om Mario Teguh Gak Berlaku

Ketujuh gamer sukses ini mungkin bisa membuat om Mario Teguh mengakui bahwa dunia game saat ini bisa membuka peluang pemuda untuk menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri.
Baca Juga

Seperti yang sudah kita tahu, sekitar pertengahan tahun lalu untuk pertama kalinya Nisan GT Academy 2015 diselenggarakan di Indonesia oleh Nissan bekerja sama dengan PlayStation. Tujuannya adalah mencetak para pembalap handal dari gamer yang gemar bermain game racing, utamanya Gran Turismo. Enam pemenang dari Nissan GT Academy Indonesia akhirnya dibawa untuk bertarung di taraf internasional yang berlangsung di sirkuit Silverstone, Inggris bulan Agustus ini.

Nissan GT Academy ini sendiri sudah digelar sejak tahun 2008 dan sudah banyak mencetak pembalap handal yang mengikuti berbagai seri kejuaraan balap tenar dunia seperti Le Mans 24 Hours. Tahun ini juga menandai debut Indonesia di ajang tersebut, dan yang membanggakan, debut ini akhirnya dibayar lunas oleh Andika Rama dengan menyabet juara kedua di Nissan GT Academy grup Asia sekaligus mengumandangkan lagu Indonesia Raya di podium. Keberhasilan menjadi juara kedua ini cukup mengejutkan banyak pihak, pasalnya Andika berhasil menyisihkan beberapa favorit juara yang berasal dari Jepang, Thailand dan India.

Potensi dari Andika sendiri sudah terlihat sejak dia menjadi pembalap tercepat dalam balap Stock Car yang mengawali babak final. Keberhasilan tersebut menempatkan Andika menempati pole position dalam babak final dengan menggunakan mobil Nissan 370Z. Andika sebenarnya sempat memimpin jalannya lomba sembari terus dikuntit oleh Jose Gerard Policarpio yang berasal dari Filipina. Sayang, pertahanan Andika akhirnya goyah dan berhasil disalip oleh Gerard yang akhirnya menjadi jawara. Setelah pertarungan yang sengit tersebut, Andika pun harus puas di posisi kedua dengan selisih 0.288 detik dari Gerard.

Dari Gamer Jadi Pembalap Professional, Hanya di GT Academy!

Bener kan kata mimin, pembalap profesional terpilih bukan dari mereka yang doyan ngebut di jalanan... Tapi justru kita yang doyan ngegame yang punya kesempatan.
Baca Juga

Debut dan menyabet gelar juara kedua tentu sebuah hasil yang sangat bagus. Apalagi, Andika juga berhasil mencatatkan fastest lap (waktu tercepat satu putaran) 1 menit 18,023 detik, tercepat dari semua kontestan. Tentu ini adalah sebuah awal yang menjanjikan bagi pembalap Indonesia untuk berprestasi lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya. Apalagi, Indonesia turun dengan komposisi pembalap dengan umur yang sangat muda, antara 18 hingga 22 tahun. Andika sendiri masih berusia 20 tahun!

“Ini merupakan kesempatan yang baik bagi Nissan Indonesia untuk menunjukkan potensi terbaik anak bangsa melalui kategori olahraga balap, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah balap Internasional,” ungkap Hamish Daud Wyllie, Brand Ambassador Nissan GT Academy Indonesia seperti dikutip dari pernyataan resminya. Andika Rama sendiri menganggap, Nissan GT Academy ini merupakan pengalaman yang sangat berharga baginya, karena para gamer di sini dilatih dan dibimbing untuk menjadi pembalap sungguhan.

nissan gt academy 2015 andika rama
Andika Rama (kiri) di podium Silverstone, Inggris

Selamat untuk Andika Rama! Dan semoga di tahun-tahun yang akan datang, akan semakin banyak pembalap-pembalap dunia yang muncul dari kalangan gamer seperti Andika :)


SHARE
Previous articleSony Kembali Hadirkan Dunia Papercraft di PS4 Lewat Tearaway Unfolded!
Next articleR Mika Street Fighter V Kembali! Bokong Mautnya Bikin Repot Lawan
Gamer. Otaku. Suka film. Suka melakukan hal-hal yang baru.