Armor Academy: Shape it Up, Asah Otak Bersama “Koalisi Kemakmuran” Tiga Studio Indonesia!

armor academy shape it up

Apa jadinya jika tiga studio dari tiga regional berbeda di Indonesia berkolaborasi mengembangkan game, dan dipublikasikan oleh salah satu publisher papan atas internasional? Armor Academy: Shape it Up ini adalah jawabannya!

Project SHE, Proyek Misterius Hasil Kolaborasi Mojiken Studio dan Toge Productions!

Dua developer dari dua kota berbeda, Mojiken Studio (Surabaya) dan Toge Productions (Tangerang) berkolaborasi mengembangkan sebuah proyek baru, Project SHE!
Baca Juga

Ya, itulah yang dilakukan oleh Toge Productions (Tangerang), Amagine Interactive (Yogyakarta) dan Mojiken Studio (Surabaya). Mereka bertiga berkolaborasi dan digandeng oleh Armor Games untuk mengembangkan Armor Academy: Shape it Up untuk Android ini. Armor Games sendiri sebelumnya dikenal sebagai salah satu portal game Flash terbesar, dan sudah beberapa tahun ini mereka menjadi publisher game mobile. “Di sini, Toge Productions mendapatkan kepercayaan untuk mengelola IP milik Armor Games, Armor Academy,” ungkap Jonathan Manuel Gunawan, COO dari Toge Productions saat dihubungi Duniaku.net. “IP ini milik Armor Games, namun untuk pengembangannya kami berkolaborasi dengan Amagine Interactive dan Mojiken Studio,” lanjutnya.

Jonathan sendiri mengungkapkan latar belakang dari adanya kolaborasi ini dan juga kesempatan dari Armor Games. “Karena kita lihatnya, hingga saat ini, banyak indie game developer lokal yang sebenarnya berkualitas (bagus) namun sayang tidak dapat menembus market global,” lanjutnya. “Kita kerja sama dengan beberapa publisher luar yang sudah dekat dengan Toge Productions. Kebetulan ini pas deal-nya paling cepat dari Armor Games, maka Armor Academy ini jadi game pertama kita,” lanjutnya. Nantinya, Toge siap menggandeng lebih banyak developer Indonesia lagi untuk berkolaborasi dalam koalisi yang disebut dengan “Koalisi Kemakmuran” ini.

armor academy shape it up

Untuk mengembangkan game ini, Toge productions bertindak sebagai mentor, dimana mereka memberikan pengarahan, mencari pendanaan, membantu marketing, serta memberikan akses kepada partner-partner mereka di luar negeri. Sedangkan Mojiken Studio mendapatkan tugas untuk mengerjakan art dan musik (karena memang sebagian besar anggotanya merupakan artist) dan Amagine Interactive sendiri mendapatkan tugas untuk menggarap programming-nya.

Sebagai sebuah IP, Shape it Up ini barulah permulaan dari seri Armor Academy. Nantinya, akan banyak lagi game-game yang mengusung nama Armor Academy, dan akan terfokus kepada genre puzzle. Dalam game ini, kamu diharuskan menemukan bentuk yang cocok untuk melengkapi puzzle yang disediakan. Jika bentuk yang kamu pilih salah, maka kamu akan mendapatkan penalti pemotongan waktu untuk menyelesaikan puzzle tersebut.

armor academy shape it up

Selain membantu developer Indonesia untuk menembus pasar global dengan menggandeng partner yang tepat, kolaborasi ini juga membawa manfaat lain. “Manfaat dari kolaborasi ini adalah kita dapat saling melengkapi. Contohnya, studio yang memiliki artist handal tapi tidak memiliki programmer bisa ketemu dengan studio yang memiliki programmer handal tapi tidak memiliki artist,” lanjut Jonathan. “Cita-cita kami kedepannya adalah untuk dapat menjadi publisher bagi game developer Indonesia dan membawa hasil karya mereka ke pasar global,” lanjutnya.

Manfaat tersebut pun dirasakan oleh Amagine Interactive dan Mojiken Studio, dua studio yang digandeng oleh Toge untuk mengembangkan Armor Academy ini. “Kesannya, asik sih bisa menghasilkan game dari kolaborasi yang purely online dan komunikasinya cuma via facebook chat,” ungkap Dennis Adriyansah, CEO dari Amagine Interactive. “Developer-developernya yang uda profesional dan berpengalaman bikin developmentnya jadi lancar,” lanjut Dennis.

armor academy shape it up

Dari segi teknis, Dennis juga merasakan manfaat dari kolaborasi ini. “Manfaatnya, mungkin melatih kesabaran terhadap QA (Quality Assurance) yang gak ada habisnya. Tapi emang membantu saya banget, jadi dapat banyak pelajaran soal management project, sama dapet info tools-tools baru,” pungkas Dennis.

“Memang sebetulnya ini bukan kali pertama Mojiken kolaborasi dengan studio lain, tetapi di koalisi ini ada hal lebih yang bisa kami rasakan,” ungkap Eka Pramudita, CEO dari Mojiken Studio. “Biasanya kan kita kolaborasi tapi lebih cenderung karena kita dikontrak ya mas, dimana kesannya itu seperti “terima jadi”, soalnya kan udah di bayar. Nah, kalo di koalisi ini, kita bertiga (Toge-Amagine-Mojiken) bener-bener kerasa tik-tok-nya. Jadi ibarat permainan sepakbola itu tiki-taka seperti Spanyol, hehe. Kita fokus gimana caranya agar game ini bisa tetep polish meskipun dengan brief game yang super simple” papar Eka lebih lanjut.

duniaku-armoracademy-0

Sebagai studio yang masih terbilang muda, melalui kolaborasi ini Eka juga mengungkapkan bahwa Mojiken mendapatkan pengalaman yang berharga dari Toge Productions yang lebih senior. “Dari pengalaman Toge yang juga bisa dibilang cukup sepuh, kami bener-bener bisa belajar juga workflow yang efisien, jadi bisa menyamakan persepsi dan juga selera terhadap kualitas game casual simple yang tetap polish untuk dimainkan,” jelasnya. “Selain itu, untuk Mojiken secara pribadi, kami jadi bisa membiayai proyek-proyek lainnya yang idealis. Ini menurut saya cukup penting sih, karena melihat beberapa pola Mojiken yang dulu cukup kurang sehat, karena selalu bermodal nekat bikin game secara independen dan idealis namun harus makan mie instan tiap hari..hehehe,” pungkasnya.

armor academy shape it up

Toge Productions juga membuka kesempatan bagi developer lain untuk bergabung ke dalam “Koalisi Kemakmuran” ini. Bagi kamu yang tertarik, kamu bisa melayangkan email ke alamat business@togeproductions.com. Ingin melatih ketangkasan otak bersama tiga studio dari Indonesia dan Armor Games ini? Kamu bisa men-download Armor Academy: Shape it Up melalui tautan di bawah ini.

Armor Academy: Shape it Up (Android - Gratis)