Review Film Crayon Shinchan: My Moving Story! – Petualangan Epik Shinchan di Meksiko

Review Film Crayon Shinchan - My Moving StoryCrayon Shinchan termasuk franchise yang sangat besar di Jepang. Ini terbukti dari jumlah film layar lebarnya yang sejauh ini mencapai angka 23! Mulai dari tanggal 2 September, fans Shinchan di Indonesia pun dapat menyaksikan film layar lebar terbaru dari karakter kocak ini di Blitz. Tapi bagaimana kualitasnya? Simak saja review film Crayon Shinchan: My Moving Story ini untuk jawabannya!

Impian panjang Hiroshi Nohara untuk menjadi manajer akhirnya terwujud. Sayang, ia tidak memperoleh kesempatan itu di kantor Kasukabe. Telah ditemukan kaktus yang dapat menumbuhkan buah manis di kota fiktif Meksiko, Madakueruyobaka. Dia pun diminta kantornya untuk menjadi manajer di sana, dengan iming-iming promosi dan rumah megah.

Hiroshi yang tadinya ingin berangkat sendiri akhirnya membawa keluarganya setelah diskusi dengan Misae. Setelah perpisahan mengharukan dengan kenalan mereka di Kasukabe, keluarga Nohara pun berangkat ke Meksiko. Namun siapa sangka kalau di sana mereka malah harus berhadapan dengan pasukan kaktus pemangsa segala?

Review Film Crayon Shinchan - My Moving Story 2

Ini Daftar Perbedaan Film Attack on Titan dengan Manga dan Animenya!

Perbedaan film Attack on Titan dengan manga dan animenya cukup mengundang kontroversi. Tapi sedalam apa perbedaan ini sebenarnya? Mari kita bedah!
Baca Juga

Untuk plot, My Moving Story menggunakan formula yang sama dengan cerita spesial Shinchan yang bisa kamu temui di komik serta film-film sebelumnya. Mulai dari skala plot epik, karakter baru, dan tak lupa komedi-komedi khas serial Crayon Shinchan. Tanpa spoiler, penyelesaian konflik ini pun digambarkan khas gaya Shinchan.

Meski plotnya tidak benar-benar menyajikan sesuatu yang baru, film ini masih terasa cukup memuaskan. Animasinya halus, dengan detil menarik. Jadi secara visual penonton pun pasti akan dibuat puas dengan warna-warna cerah dan latar menarik yang tersaji di sepanjang film.

review film crayon shinchan 1Karakter-karakternya pun ditampilkan dengan baik. Keluarga Nohara masih bersikap sebagai keluarga Nohara, tapi karakter-karakter baru yang ditampilkan seperti gadis berponsel, Nene Rodriguez sang luchador, hingga Duyaggo Eraindesu sang walikota disajikan memiliki perkembangan karakter sepanjang film. Bukan jenis perkembangan karakter yang terlalu mengejutkan tentunya, tapi cukup untuk memberi dimensi ekstra terhadap filmnya.

Ancaman yang diberikan dari para monster kaktus pun, secara tidak terduga, terasa sangat bagus. Sejak kemunculan pertama mereka, kamu akan langsung merasakan betapa mengancamnya makhluk-makhluk ini. (Walau mereka masih bertingkah konyol juga). Teror dari monster-monster kaktus ini menyajikan drama dan tensi ketegangan yang oke, hingga kamu pun bisa merasakan seru dan tegangnya aksi keluarga Nohara dan penduduk yang tersisa menghadapi mereka.

Review Film Crayon Shinchan - My Moving Story 3Secara keseluruhan, film terbaru Shinchan ini cukup oke untuk dijadikan tontonan. Penulis malah lebih merasa terhibur ketimbang saat menyaksikan live action Attack on Titan. Tapi seperti biasa, kalau kamu melihat film ini di Blitz, disarankan kamu yang tidak mengerti bahasa Jepang melihat teks Inggrisnya saja. Teks Indonesia yang tersaji masih buruk di beberapa bagian. Entah kapan Blitz akan memperbaiki kualitas teks Indonesia mereka.

Tentu saja, khas Shinchan, film ini juga tidak direkomendasikan untuk anak yang masih terlalu muda. Ini film Shinchan, jadi pastinya lelucon dewasa khas Shinchan pun bisa ditemui di sini.

REVIEW OVERVIEW
Skor Film
75 %

SHARE
Previous articleDapatkan Tunggangan Baru di Perfect World dengan Monarch Wings Lucky Box Ini!
Next articleAcer Liquid Z330 dan Z320, Android Lollipop Murah Berkoneksi 4G LTE
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.