Mengintip Aktivitas Booth Indonesia Game Studios di TGS 2015!

indonesia game studios di tgs 2015

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, booth Indonesia Game Studios di TGS 2015 benar-benar mandiri tanpa ada campur tangan dari pemerintah.

Yuk Berkenalan dengan Punggawa Indonesia Game Studios di TGS 2015!

Simak juga teaser dari booklet Indonesia Game Studios yang dibawa ke TGS 2015
Baca Juga

Tokyo Game Show (TGS) 2015 yang digelar mulai tanggal 17 hingga 20 September ini menandai kali keempat developer Indonesia ikut serta. Dengan masih mengusung nama Indonesia Game Studios, beberapa developer Indonesia ini menempati booth 4-N02 di bagian Asia New Stars Area. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, booth ini merupakan kumpulan dari beberapa developer Indonesia yang kali ini dikoordinir oleh Touchten Games dan juga didukung oleh Asosiasi Game Indonesia dan juga Duniaku Network sebagai satu-satunya media partner resmi TGS 2015 di Indonesia.

Seperti yang sudah pernah kami ulas sebelumnya, ada empat lima studio yang berangkat ke Jepang untuk menggawangi Indonesia Game Studios di TGS 2015 ini antara lain Touchten Games sebagai koordinator, Altermyth, Artoncode Indonesia, Tinker Games dan G.U.I.L.D Entertainment. Namun, Dien Wong (CEO Altermyth) dan Indra Gunawan (CEO Artoncode Indonesia) seringkali tidak tampak di booth karena lebih banyak melakukan business meeting dengan partner di luar booth.

indonesia game studios di tgs 2015

Ada satu kisah menarik di balik booth Indonesia Game Studios di TGS 2015 ini. Tahun-tahun sebelumnya, booth ini selalu mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah, utamanya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Di tahun 2012, Menteri Parekraf, Mari Elka Pangestu datang langsung ke Tokyo untuk memberikan dukungan kepada para developer Indonesia, bahkan sempat memberikan presentasi di panggung TGS 2012. Dilanjutkan di tahun 2013, Kemenparekraf hadir secara rombongan dipimpin oleh Harry Waluyo, Dirjen Ekonomi Kreatif basis Media, Desain, & IPTEK dari Kemenparekraf. Dan terakhir di TGS 2014 tahun lalu, Kemenparekraf diwakili oleh Direktur Kerjasama dan Fasilitasi Kemenparekraf, Lolly Amalia Abdullah.

indonesia game studios di tgs 2015

Tahun ini? Tidak ada. Booth Indonesia Game Studios betul-betul mandiri dan tidak ada campur tangan dari pemerintah sama sekali. Pihak penyelenggara TGS 2015 (dalam hal ini CESA) memberikan langsung booth kepada Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang lantas dikelola dan dikoordinasi oleh Touchten Games.

indonesia game studios di tgs 2015

Sebenarnya, rombongan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Heradi Prabowo mengatakan akan hadir. Bahkan, CESA selaku penyelenggara juga sudah membuat undangan kepada Menperin seperti yang diminta. Namun sampai artikel ini ditulis, Heradi Prabowo beserta rombongan masih belum terlihat di arena TGS 2015, dan Menperin Saleh Husin sudah dipastikan tidak menghadiri acara ini. Padahal kehadiran Menperin Indonesia juga sudah diharapkan oleh CESA. Dan tentu bisa menjadi morale boost bagi game developer Indonesia, yang akan memajukan industri game Indonesia.

indonesia game studios di tgs 2015

Selain Kemenperin, Badan Ekonomi Kreatif yang diharapkan bisa menggantikan peran Kemenparekraf di tahun-tahun lalu juga tidak tampak hadir di booth Indonesia Game Studios ataupun di TGS 2015. Apakah ketidakhadiran mereka ini berkaitan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 tahun 2015 yang sebelumnya sudah disahkan mengenai Badan Ekonomi Kreatif, dimana Game secara umum sudah tidak menjadi subsektor industri kreatif?

indonesia game studios di tgs 2015
CEO dari Touchten Games, Anton Soeharyo

Selain menampilkan game-game dari studio yang hadir, booth Indonesia Game Studios di TGS 2015 ini juga menampilkan game-game dari beberapa developer yang tidak bisa hadir, antara lain Enthrean Guardian, Mojiken Studio, Khayaland, dan Agate Studio dan G.U.I.L.D Entertainment. Ada satu kejutan dari Tinker Games yang ternyata membawa satu proyek baru mereka, Legrand Legacy yang mengambil genre JRPG klasik. Seperti apa game-nya? Tunggu ulasan kami selanjutnya ya! Oiya, booth ini juga membagikan booklet khusus kepada para pengunjung, isinya adalah pengenalan beberapa studio game Indonesia dan juga game mereka yang ada di booth dalam dua bahasa, Inggris dan Jepang.

indonesia game studios di tgs 2015
Nih booklet khusus Indonesia Game Studios di TGS 2015

Booth Indonesia Game Studios di TGS 2015 ini membawa sebuah hal yang positif, dimana menunjukkan bahwa ternyata industri game Indonesia tidak perlu melulu berharap dan tergantung kepada dukungan dari pemerintah. Yang harus kita lakukan adalah terus berkarya untuk menunjukkan bahwa game Indonesia layak diperhitungkan di mata internasional. Harapan ke depannya, Asosiasi Game Indonesia makin kuat dan solid seperti yang ditunjukkan pada Indonesia Game Studios di TGS 2015 ini, yang nantinya bisa membawa industri game Indonesia bisa lebih maju di masa yang akan datang.

indonesia game studios di tgs 2015

Duniaku Network adalah media partner resmi #TokyoGameShow untuk Indonesia.


SHARE
Previous articleHati-hati! 4 Anime Ini Akan Membuatmu Benci Umat Manusia
Next articleInvasi Supercell di TGS 2015, Hadirkan Booth Clash of Clans yang Megah!
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.