Review Everest: Sebuah Kisah Nyata Manusia dalam Menaklukan Puncak Tertinggi Dunia

Everest-filmBagaimana rasanya mendaki sebuah gunung Everest? Hal itulah yang tersaji dalam film yang diadaptasi dari kisah nyata berjudul Everest ini.

Review Everest: Sebuah Kisah Nyata Manusia dalam Menaklukan Puncak Tertinggi Dunia

Bagaimana rasanya mendaki sebuah gunung Everest? Hal itulah yang tersaji dalam film yang diadaptasi dari kisah nyata berjudul Everest ini.

Abaikan

Everest disutradarai oleh Baltasar Kormakur dengan screenwriter oleh Willian Nicholson dan Simon Beaufoy. Film ini juga dibintangi oleh Jason Clarke (Rob Hall), Jake Gyllenhaal (Scott Fischer), (Doug Hansen), (Yasuko Namba) dan (Jon Krakauer). Film bergenre dokumenter, adventure dan survival ini didistribusikan oleh Universal Picture dan telah rilis di Indonesia sejak 16 September 2015, dengan durasi kurang lebih 2 jam.

Warning: Spoiler Ahead!

Wah, Film The Exorcist Akan Diremake! Akankah Sebagus Aslinya?

Salah satu film terseram di dunia ini akan diremake! Akankah sebagus versi aslinya?
Baca Juga

Film ini bercerita mengenai sebuah perusahaan penyedia jasa dan konsultan untuk mendaki gunung, Adventure Consultant di tahun 1996 –dimana belum lama jalur menuju pendakian puncak Everest dibuka untuk umum. Rob Hall (Jason Clarke), adalah pemimpin tim dari Adventure Consultant untuk pergi kepuncak Everest. Salah satu anggota dari tim yang dipimpin Rob adalah Doug Hansen (John Hawkes), yang dibantu oleh anak-anak sekitar rumahnya membiayai perjalanannya ke Everest. Untuk memberikan semangat kepada anak-anak tersebut, Doug yang hanya seorang tukang pos berusaha untuk melakukan hal mustahil seperti naik ke puncak Everest. Ada juga dalam satu tim, wanita asal Jepang, Yasuko Namba (Naoko Mori) yang ingin menaklukan tujuh puncak tertinggi di dunia, dan puncak terakhir yang belum dicapainya adalah Everest. Anggota terakhir Rob adalah Jon Krakauer (Michael Kelly) seorang jurnalis yang akan meliput puncak Everest dengan pengalamannya sendiri.

everestmovie

Dalam mencapai puncak Everest ada beberapa base camp sebagai check point dan memberikan persediaan makanan, minuman dan oksigen. Untuk mencapai puncak, mereka harus mengerahkan seluruh tenaga untuk berjuang melawan iklim Everest yang sangat tidak bersahabat untuk manusia: badai salju, cuaca dingin, oksigen yang tipis hingga hipotermia. Saat perjalan naik, hampir semua tim yang dipimpin oleh Rob berhasil ke puncak Everest, kecuali Krakauer yang tidak bisa melanjutkan hingga summit sebelum mencapai 8000 meter dikarenakan matanya yang mulai rabun. Doug akhirnya bisa mencapai puncak everest meski di bantu oleh Rob sehingga mereka berdua ditinggal oleh rombongannya. Saat akan melakukan perjalan turun dari puncak, badai menghampiri Everest dan mengancam nyawa para pendaki.

everestSecara teknis, visual efek dari Everest sangat memukau. Bisa dikatakan, visual efek yang disajikan sesuai dengan kondisi alam Everest aslinya sehingga membuat kita seakan diajak untuk ikut mendaki. Sound effect beserta background music begitu menyatu sehingga terasa membawakan serunya pendakian gunung tertinggi di dunia ini kepada penonton.

Cerita yang disajikan oleh Everest sendiri cukup sederhana –dan bahkan bisa dikatakan terlalu klise sehingga sedikit membuat penonton sedikit bosan. Akan tetapi, secara keseluruhan film ini cukup menghibur dengan drama dan cerita nyata yang diusungnya.

Apakah kamu sudah menonton Everest? Bagaimana pendapatmu mengenai film ini? Suarakan pendapatmu di kolom komentar ya….

REVIEW OVERVIEW
Rating Everest
73 %

SHARE
Previous articleDragon Ball Super 4: Dragon Ball Seukuran Planet!?
Next articleKumpulan Cosplay TGS 2015, Mulai dari yang Loli Hingga yang Seksi
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.