Tunggu Dulu, Apa Hubungannya Naruto dan Pesta Sabu?

naruto dan pesta sabu thumbs

Beberapa media Indonesia seperti Detik dan Tempo memberitakan bahwa Naruto ditangkap polisi! Alasannya? Karena pesta Sabu! Naruto dan pesta sabu? Wait…

Semakin hari, media Indonesia semakin kreatif –atau mungkin kelewatan kreatif. Ketika kalian berseluncur secara bebas di dunia maya untuk mencari informasi, tak jarang kalian akan menemukan beberapa hal yang unik. Sangat unik. Masih ingat dengan berita yang menghubung-hubungkan bunuh dirinya seorang mahasiswa UI dengan kartu Yu-Gi-Oh? Well, kali ini kalian akan menemukan hal yang serupa. Hanya saja, kali ini tokoh utamanya adalah Naruto dan pesta sabu.

Sebuah judul bombastis dikeluarkan oleh website resmi Tempo dan juga Detik –yang entah apa hubungannya antara kedua media ini, apakah baik-baik saja atu mungkin complicated. Begini judul bombastis tersebut: “Pesta Sabu, Naruto Ditangkap” dalam website Tempo dan “Asyik Pesta Sabu, Naruto Cs ditangkap Polisi” dalam website Detik.

Apa yang kalian pikirkan saat membaca judul tersebut? Bingung?

naruto dan pesta sabu 2Karena Tempo dan Detik adalah beberapa dari media terkemuka dengan kredibilatas yang saat ini sering dipertanyakan lumayan bisa diterima, mungkin kalian akan bertanya-tanya, “Ini berita beneran nggak sih? Naruto ‘kan tokoh fiksi…”

Atau mungkin sebagian Otaku yang mengidap Chuunibyou akut, mungkin akan bertanya-tanya: “Loh, bukannya Naruto itu jadi Hokage ya? Kok sekarang malah main sabu? Ini pasti ada campur tangan dari Akatsuki! Eh, tapi akatsuki bukannya sudah bubaran, ya?”

Dan setelah kepala kalian overload dengan berbagai macam pertanyaan, akhirnya sebuah sensasi dingin dan menyegarkan gejolak kuat di dalam dada pun muncul dan –mungkin– secara tidak sadar kalian mulai meng-klik judul tersebut.

Jadi bagaimanakah isinya? Paragraf pertama:

M alias Naruto, J alias Joy, dan HS dibekuk jajaran Polsek Pademangan di kamar nomor A07 di sebuah hotel di Ancol, Jakarta Utara pada Rabu (16/9/2015) dini hari. Saat ditangkap, ketiga orang itu kedapatan membawa tiga plastik kecil berisikan sabu.”

*Damn!*

Organisasi Akatsuki Afkar Dianggap Sesat di Malaysia! Kok Bisa?!

Apa mungkin Organisasi Akatsuki Afkar mulai menyimpang seperti Akatsuki setelah dipimpin Pain??
Baca Juga

Ternyata Naruto hanyalah nama alias belaka. Yep, bukan nama asli seperti halnya Tuhan dan Siaton yang sempat bikin heboh karena turun dari langit ke kota Jakarta, Naruto disini ternyata adalah nama alias yang dibuat agar judul lebih menarik! Well, siapa yang tidak penasaran setengah mati untuk mengklik judul tersebut? Saya yakin 9,5 dari 10 orang yang membaca pasti bakalan meng-klik judul tersebut. Dan seyakin-yakinnya saya, pasti yang dibaca hanyalah paragraf awalnya saja. Sisanya? Nope, nggak bakalan dibaca.

Memang perlu diakui, pemberian judul Naruto dan Pesta Sabu ini sangatlah kreatif. ClickBait. Siapa yang menyangka Naruto bakalan pesta Sabu setelah meminang Hinata dan menjadi Hokage? Akan tetapi, untuk media berita atau news sekelas Tempo dan Detik rasanya tindakan ini seperti sebuah tindakan putus asa untuk mengundang pembaca. Menurut saya, mungkin –hanya mungkin– jika berita “parodi” semacam ini lebih cocok diangkat oleh media yang untuk fun saja –contohnya saja Duniaku.net (*halaaahhh……)

naruto dan pesta sabu 3
Reaksi saya setelah membaca paragraf pertama….

Inilah 10 Oppai Paling Menarik Menurut Fans Indonesia!

Well, ternyata banyak yang gemar nonton Highschool DxD ya?
Baca Juga

Ya, kata Naruto hanya sebagai pemanis disini. Dan karena haya digunakan sebagai nama alias, saya bisa bilang kejadian dalam berita tersebut (yang tidak saya baca semuanya karena saya kehilangan minat setelah paragraf pertama) tidaklah benar-benar terjadi.

Atau mungkin memang benar-benar terjadi, tetapi orang-orang menjadi tidak percaya terhadap kebenaran berita tersebut karena, yah… Naruto dan Pesta Sabu itu.

Selain itu, tidak adanya pula sumber yang jelas beserta berbagai foto-foto yang setidaknya membuat pembaca percaya dengan berita tersebut, membuat pembaca semakin tidak percaya bahwa pesta Sabu yang dilakukan oleh sang kepala desa Konoha tersebut benar-benar terjadi.

naruto dan pesta sabu 1
Satu-satunya gambar generik bukti otentik yang akan kalian temukan di website tempo/detik

Membangun Gundam, Cara Ampuh Militer Jepang Melawan Terorisme

Bakalan ada battle ala Gundam 00 di dunia nyata nih :v
Baca Juga

Untungnya, tidak seperti bagaimana pembaca bereaksi marah terhadap mahasiswa UI yang bunuh diri dan Yu-Gi-Oh!, pembaca pun menanggapi berita Naruto dan pesta sabu ini dengan bercanda. Memang kelihatannya biasa-biasa saja, tetapi secara tersirat, bercanda bisa menjadi pertanda penurunan dari kredibilitas media yang bersangkutan. Orang-orang bisa mulai tidak percaya lagi dengan apa yang tertulis disana, karena, perlu diingat, mereka mencari berita aktual bukan “parodi”. Jadi, yang ditakutkan adalah ketika seseorang mengeluarkan berita aktual yang benar-benar gawat, orang-orang malah menanggapinya dengan bercanda.

Eh, atau berita-berita diatas memang dibuat untuk parodi ya?

Entahlah… Yang jelas, media berita Indonesia sekarang sudah sulit untuk dipercaya –apalagi kalau sudah membahas politik. Tampaknya segala informasi aktual tentang hal-hal yang terjadi di Indonesia saat ini menjadi sangat langka, dalam artian: susah mencari sesuatu yang benar-benar bisa dipercaya ataupun credible, bukankah begitu?

Nah, daripada bingung, baca-baca saja konten menarik yang ada di Duniaku.net. Hehe…

Sumber: Tempo, Detik


SHARE
Previous articleyanaginagi: “Lebih Susah Menyanyikan Lagu Buatanku Sendiri Dibanding Menyanyikan Lagu Buatan Orang Lain”
Next articleBagaimana Jadinya Jika Naruto dan Karin Bertemu?
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.